Suara.com - Olahraga lari menjadi salah satu cara paling populer untuk menjaga kebugaran, membakar kalori, dan melatih daya tahan tubuh. Agar latihan lari lebih efektif, penting untuk memahami apa itu pace lari dan bagaimana cara menghitungnya.
Pace bukan hanya soal seberapa cepat kamu berlari, tapi lebih pada ritme atau kecepatan yang dapat dipertahankan selama berlari.
Dengan memahami pace, kamu bisa mengatur tenaga, meningkatkan stamina, dan membuat latihan lari lebih terukur.
Agar lebih memahami soal apa itu pace lari dan bagaimana cara menghitungnya, simak penjelasan lengkapnya berikut ini.
Apa Itu Pace Lari?
Pace lari adalah kecepatan atau ritme yang dipertahankan saat berlari, biasanya diukur dalam satuan menit per kilometer.
Misalnya, jika seseorang berlari dengan pace 5, itu artinya setiap kilometer ditempuh dalam waktu 5 menit.
Berbeda dengan kecepatan yang diukur dalam kilometer per jam, pace lebih mudah dipahami karena langsung menunjukkan ritme lari dan seberapa cepat tubuh bergerak di setiap kilometer.
Pace bukan sekadar angka di stopwatch. Dengan mengatur pace, pelari bisa menghemat energi agar tidak cepat kelelahan, menjaga konsistensi sepanjang lari, dan mengoptimalkan performa tubuh.
Semakin stabil pace yang dijalankan, semakin efisien pula latihan lari yang dilakukan.
Baca Juga: 6 Jam Tangan dengan GPS dan Pemantau Jantung untuk Aktivitas Olahraga
Manfaat Mengetahui Pace Lari
Mengetahui dan mengatur pace lari membawa berbagai manfaat, antara lain:
1. Mengatur Energi secara Optimal
Pace membantu kamu mendistribusikan tenaga secara merata, sehingga tidak cepat lelah di awal lari dan tetap memiliki stamina hingga akhir.
2. Meningkatkan Daya Tahan Fisik
Dengan ritme lari yang stabil, tubuh dapat mempertahankan ketahanan hingga garis finish, penting terutama untuk lari jarak jauh.
3. Membakar Kalori Lebih Maksimal
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
- 5 Rekomendasi HP Rp1 Jutaan untuk Ojol, RAM 8 GB dan Baterai Awet
Pilihan
-
Bareskrim Geledah Kantor Shinhan Sekuritas Terkait Kasus Saham Gorengan
-
Dompet Menjerit Jelang Ramadan, Petani Tak Nikmati Harga Pangan yang Melambung Tinggi
-
Merayap dalam Senyap, Kenaikan Harga Pangan Semakin Mencekik Rakyat Kecil
-
Alarm Bahaya untuk BEI, Mengapa Indonesia Terancam Turun ke Kasta Banglades?
-
Isu Reshuffle untuk Singkirkan 'Orang Jokowi' Berhembus, Ini Jawaban Tegas Mensesneg
Terkini
-
5 Bedak Tabur Lokal yang Efektif Menyamarkan Pori-Pori Besar
-
5 Spot Treatment untuk Atasi Flek Hitam dan Kerutan, Mulai Rp50 Ribuan
-
5 Sepeda Lipat Listrik untuk Mobilitas Harian, Gesit di Jalanan Kota
-
5 Rekomendasi Bedak Tabur untuk Mengontrol Sebum, Wajah Bebas Kilap Seharian
-
Bye Wajah Kusam, Ini 5 Sunscreen untuk Meratakan Warna Kulit di Indomaret Mulai Rp20 Ribu
-
Heboh! KBBI Definisikan Sawit Sebagai Pohon, Kriterianya Sudah Sesuai?
-
Umur 40 Cocoknya Pakai Lipstik Warna Apa? Ini 7 Pilihan yang Bikin Awet Muda dan Fresh
-
5 Bedak Tabur untuk Kulit Kering Harga Terjangkau, Semua di Bawah Rp100 Ribu
-
Apakah Retinol dan Vitamin C Bisa Dipakai Bersamaan? Ini 3 Bahan Aktif yang Tak Boleh Digabung
-
Apakah Sepatu Sneakers Bisa untuk Lari? Awas Cedera, Ini Rekomendasi Running Shoes yang Aman