Suara.com - Dunia lari semakin berkembang dengan hadirnya sepatu carbon plate atau sepatu nylon plate yang dirancang untuk meningkatkan efisiensi langkah dan kecepatan.
Banyak pelari pemula hingga berpengalaman mulai bertanya, apa beda carbon plate dan nylon plate, serta sepatu mana yang lebih cocok untuk kebutuhan mereka.
Secara sederhana, perbedaan carbon plate dan nylon plate terletak pada material pelat di bagian midsole. Carbon plate menggunakan serat karbon yang kaku dan responsif, cocok untuk race atau tempo run cepat.
Sementara itu, nylon plate memakai bahan lebih fleksibel sehingga transisi langkah terasa natural dan nyaman untuk latihan harian. Berikut ini 8 rekomendasi sepatu carbon plate dan nylon plate yang layak dipertimbangkan.
Asics Metaspeed Sky Tokyo Edition
Dirancang untuk pelari dengan cadence panjang, Asics Metaspeed Sky Tokyo Edition memanfaatkan carbon plate penuh yang memberikan dorongan agresif saat toe off. Midsole FF Blast Turbo terasa ringan namun responsif, membuat sepatu ini cocok untuk lomba jarak menengah hingga marathon.
Stabilitasnya cukup terjaga meski karakter sepatunya sangat racing oriented. Upper yang tipis membantu sirkulasi udara saat berlari cepat. Dari sisi harga, sepatu ini berada di kisaran Rp 4 jutaan hingga Rp 4,5 jutaan tergantung edisi dan ketersediaan.
Nike Air Zoom Alphafly Next% Volt Concord
Nama besar Nike hadir lewat Alphafly Next% yang dikenal sebagai sepatu carbon plate dengan teknologi paling agresif. Kombinasi carbon plate, ZoomX foam, dan Air Zoom pods memberikan sensasi pantulan yang sangat kuat di setiap langkah.
Sepatu ini sering digunakan atlet profesional karena efisiensi energinya tinggi. Namun, karakter solnya cukup tebal sehingga butuh adaptasi bagi sebagian pelari. Di pasaran Indonesia, harga Nike Air Zoom Alphafly Next% Volt Concord berada di kisaran Rp 4,8 jutaan hingga Rp 5,5 jutaan.
Asics Metaspeed Sky
Versi reguler dari seri Metaspeed ini tetap mempertahankan performa tinggi dengan carbon plate yang dirancang untuk pelari berstride panjang. Transisi langkah terasa cepat, terutama saat meningkatkan pace di kilometer akhir.
Baca Juga: 5 Sepatu Running Lokal Selevel Asics Original, Kualitas Juara Harga Aman di Dompet
Bobotnya relatif ringan untuk kelas sepatu balap, dengan grip outsole yang cukup aman di aspal kering. Harga Asics Metaspeed Sky biasanya sedikit lebih rendah dari edisi Tokyo, berkisar Rp 3,8 jutaan hingga Rp 4,2 jutaan.
Ortuseight Solar 1.1
Dari brand lokal, Ortuseight Solar 1.1 menawarkan sepatu carbon plate dengan harga lebih terjangkau. Pelat karbonnya dirancang untuk memberikan dorongan tambahan tanpa terasa terlalu kaku bagi pelari yang baru mencoba sepatu berpelat.
Midsole terasa empuk untuk jarak menengah, sementara upper cukup nyaman untuk iklim tropis. Untuk harga, Ortuseight Solar 1.1 berada di kisaran Rp 1,7 jutaan hingga Rp 2 jutaan, menjadikannya opsi menarik di kelas carbon plate.
Saucony Endorphin Speed 5
Masuk ke kategori nylon plate, Saucony Endorphin Speed 5 dikenal dengan pelat nylon berbentuk S yang fleksibel. Sepatu ini terasa cepat namun tetap nyaman untuk latihan tempo maupun long run.
Respons midsole PWRRUN PB cukup lembut dan stabil untuk berbagai pace. Karakternya yang serbaguna membuat sepatu ini banyak dipilih pelari harian. Di pasaran, harganya berkisar Rp 2,5 jutaan hingga Rp 2,9 jutaan.
Nike Ava Rover
Untuk Anda yang mencari sepatu nylon plate dengan nuansa kasual sporty, Nike Ava Rover menawarkan kenyamanan dan fleksibilitas. Pelat nilonnya membantu transisi langkah tanpa terasa memaksa.
Berita Terkait
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- 4 HP Redmi Memori 256 GB dan Kamera Jernih Harga Rp1 Jutaan, Cocok untuk Multitasking
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Jalan Santai Cocoknya Pakai Sepatu Apa? Ini 6 Produk Lokal yang Nyaman Buat 17 Agustusan
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Rekor Buruk Timnas Indonesia di Piala AFF Semakin Panjang, Pemain Naturalisasi Tak Berkutik
-
100 Petani Sidomulyo Muba Serahkan Diri, Bela 4 Warga yang Dituduh Mencuri di Kebun Sendiri
-
Eks Penyidik KPK: Kasus Febrie Adriansyah Harus Dikembangkan ke Atas, Bawah, dan Samping
-
Dari Batam Menuju Timnas Indonesia, Garudayaksa FC Buka Kesempatan bagi Talenta Muda
-
Erick Thohir Evaluasi Skuad Timnas Indonesia Usai Gagal di Piala AFF 2026, John Herdman Out?
-
Kata-kata Mengharukan Rizky Ridho Usai Timnas Indonesia Tersingkir dari Piala AFF 2026
-
Tangis Haru Karsa, Rumah Reotnya di Klapanunggal Kini Kokoh Direnovasi Indocement
-
Singapura Tahan Indonesia: Garuda Terhenti, Wasit Oman Dituding Biang Kerok