- Kulit berminyak wajib menghindari 6 kandungan seperti occlusive ingredients dan alkohol.
- Bahan berat seperti silikon dan minyak tinggi oleic acid dapat memicu jerawat dan komedo.
- Pilih skincare oil-free dengan kandungan niacinamide dan hyaluronic acid untuk kontrol minyak.
Suara.com - Kulit berminyak merupakan salah satu jenis kulit yang paling umum ditemui. Kondisi ini umumnya dipengaruhi oleh faktor genetik dan hormon dalam tubuh.
Namun, kulit berminyak juga bisa dipicu oleh stres, polusi, serta pori-pori yang cenderung besar. Semua faktor ini dapat meningkatkan produksi minyak berlebih di wajah.
Meski sering dianggap merepotkan, kulit berminyak sebenarnya bisa dikelola dengan baik, terutama dalam memilih produk skincare dan menghindari kandungan tertentu.
Pemilihan skincare yang salah justru dapat memperparah kondisi kulit. Oleh karena itu, penting untuk mengetahui skincare yang harus dihindari kulit berminyak.
1. Occlusive Ingredients yang Menyumbat Pori
Kandungan pertama yang perlu dihindari adalah occlusive ingredients. Bahan seperti petroleum jelly, beeswax, dan mineral oil sering ditemukan dalam moisturizer dan sunscreen.
Kandungan ini bekerja dengan membentuk lapisan pelindung di kulit. Sayangnya, pada kulit berminyak, lapisan ini dapat menjebak minyak dan kotoran.
Akibatnya, pori-pori lebih mudah tersumbat dan memicu munculnya komedo maupun jerawat. Teksturnya yang berat juga membuat kulit terasa lengket.
2. Minyak Tinggi Oleic Acid
Baca Juga: 7 Basic Skincare Anti Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Stop Flek Hitam dan Kulit Kendur
Selanjutnya adalah minyak dengan kandungan oleic acid tinggi, seperti olive oil dan avocado oil.
Meski baik untuk kulit kering, minyak ini dapat memperparah produksi sebum pada kulit berminyak.
Penggunaan minyak ini pada kulit berminyak dapat meningkatkan risiko jerawat dan membuat kulit terasa lebih berat.
Sebagai alternatif, pilih minyak ringan yang non-comedogenic seperti grapeseed atau jojoba oil.
3. Produk Berbasis Alkohol
Produk berbasis alkohol juga termasuk skincare yang harus dihindari kulit berminyak. Toner atau cleanser beralkohol memang memberi efek matte instan.
Namun, alkohol dapat membuat kulit kehilangan kelembapan alaminya. Kondisi ini justru memicu kulit memproduksi minyak lebih banyak sebagai kompensasi.
Untuk kulit berminyak, pilihlah produk alcohol-free agar minyak tetap terkontrol dan kulit tidak kering berlebihan.
4. Silikon yang Menjebak Kotoran
Kandungan berikutnya adalah silicone. Silikon memberikan efek halus dan menutup pori-pori secara sementara.
Di balik efek instan tersebut, silikon dapat menjebak minyak, debu, dan kotoran di dalam pori-pori, sehingga meningkatkan risiko komedo dan jerawat.
5. Sunscreen dengan Oxybenzone dan Octyl Methoxycinnamate
Pada produk sunscreen, pemilik kulit berminyak perlu menghindari oxybenzone dan octyl methoxycinnamate. Kedua bahan ini berpotensi memicu iritasi dan minyak berlebih.
Sunscreen yang ideal untuk kulit berminyak adalah yang oil-free dan non-comedogenic, sehingga ringan dan nyaman digunakan sehari-hari.
6. Heavy atau Pore-Clogging Products
Tidak semua produk skincare atau makeup dibuat sama. Krim berat atau formula berbasis minyak bisa menyumbat kulit, menyebabkan pori tersumbat, dan memicu jerawat.
Solusinya, gunakan produk non-comedogenic yang tidak menyumbat pori. Pilih label oil-free dan formula ringan dengan efek mattifying agar kulit tetap nyaman dan bebas kilap.
Skincare yang Aman untuk Kulit Berminyak
Setelah mengetahui kandungan yang harus dihindari, penting juga mengenal bahan yang aman untuk kulit berminyak.
1. Niacinamide
Niacinamide membantu mengontrol produksi minyak, mengecilkan pori-pori, dan meratakan warna kulit. Kandungan ini cocok digunakan setiap hari untuk kulit berminyak.
2. Hyaluronic Acid
Hyaluronic acid mampu menghidrasi kulit tanpa membuatnya terasa lengket atau berminyak. Kulit berminyak tetap membutuhkan hidrasi agar produksi minyak tetap seimbang.
3. Witch Hazel
Witch hazel bermanfaat untuk mengontrol sebum dan membersihkan pori-pori. Bahan ini juga membantu mengurangi risiko jerawat serta mengatasi komedo.
Berita Terkait
-
Urutan Skincare Wardah yang Benar untuk Atasi Kulit Kusam, Toner atau Serum Dulu?
-
Air Beras Solusi Ampuh untuk Kecantikan Wajah, Simak Cara Pembuatannya!
-
Urutan Basic Skincare Pagi Menurut Dokter Tompi, Cuma Butuh 3 Langkah
-
Urutan Basic Skincare Malam Menurut Dokter Tompi, Simpel dan Efektif
-
6 Urutan Skincare Sebelum Makeup yang Benar agar Tidak Longsor dan Tahan Lama Seharian
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- 6 Sepeda Lipat Alternatif Brompton, Harga Murah Kualitas Tak Kalah
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
Pilihan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
-
Gempa M 4,2 Guncang Pacitan Terasa hingga Yogyakarta: 7 Orang Luka dan Sejumlah Bangunan Rusak
-
Hakim PN Depok Tertangkap Tangan Terima Ratusan Juta dari Swasta, KPK Lakukan OTT!
-
Hakim di PN Depok Tertangkap Tangan KPK, Diduga Terlibat Suap Ratusan Juta!
-
Eks Asisten Pelatih Timnas Indonesia Alex Pastoor Tersandung Skandal di Belanda
Terkini
-
Kode Ice Cream dan Grape Ribuan Kali Disebut di Epstein Files, Benarkah Terkait Kekerasan Seksual?
-
10 Promo Skincare dan Makeup Viva Cosmetics Terbaru Februari 2026
-
Kekayaan Hary Tanoesoedibjo yang Namanya Masuk Epstein Files
-
Belajar Menang dari Proses: Perjalanan Panjang Siswa Indonesia di Dunia Robotika Global
-
Daftar Kode Terselubung dalam Epstein Files, Ada Pizza hingga Ice Cream
-
Dorong Smart Diplomacy, OIC Youth Indonesia Siapkan Pemimpin Muda Global
-
5 Rekomendasi Smart TV 32 Inch Murah Terbaik untuk Keluarga Baru
-
Siapa Keluarga Rothschild yang Disebut dalam Epstein Files? Ini Profilnya
-
Kenapa Pakai Retinol Perih dan Gatal? Ini 5 Retinol yang Aman untuk Pemula
-
88 Negara Bebaskan Visa untuk WNI, Ini Beda Visa on Arrival dan Electronic Travel Authorization