Kerupuk ikan, atau yang dikenal dengan sebutan kemplang, adalah salah satu camilan khas yang sangat populer di Indonesia, terutama di daerah Lampung.
Dengan tekstur yang renyah dan rasa yang menggoda, tidak mengherankan jika kerupuk ikan menjadi favorit banyak orang.
Maka dari itu, menarik disimak keistimewaan kerupuk ikan serta mengapa makanan tradisional ini tak boleh dilewatkan.
Asal Usul Kerupuk Ikan
Dikutip dari javaprivatetour, kerupuk ikan berasal dari proses pengolahan ikan yang menjadi bahan dasar. Biasanya ikan yang digunakan adalah ikan tenggiri atau ikan lainnya yang memiliki daging padat.
Proses pembuatannya meliputi penggilingan daging ikan, pencampuran dengan bahan-bahan lain seperti tepung tapioka, dan kemudian dicetak menjadi adonan tipis.
Setelah itu, adonan ini dikeringkan sebelum dibakar, menghasilkan kerupuk yang renyah dan beraroma khas.
Rasa yang Menggoda
Salah satu daya tarik utama kerupuk ikan adalah rasa yang gurih dan lezat. Ketika digigit, kerupuk ini memberikan sensasi renyah yang langsung memanjakan lidah.
Baca Juga: Menggali Jejak Sejarah Lotek, Makanan Tradisional yang Tercipta dari Jurnalis Asal Inggris
Selain itu, kerupuk ikan sangat cocok dipadukan dengan sambal atau bumbu khas lainnya, meningkatkan kenikmatan saat menikmatinya.
Ditambah dengan sensasi pedas dari sambal, pengalaman menikmati kerupuk ikan menjadi lebih menggugah selera
Variasi dan Penyajian
Kerupuk ikan hadir dalam berbagai variasi dan penyajian. Di Lampung, misalnya, kerupuk ini sering disajikan sebagai teman makan nasi atau bisa juga dinikmati sebagai penantang ringan di antara waktu makan.
Kerupuk ikan kemplang bisa dimakan langsung atau dicocol dengan berbagai saus, seperti sambal terasi atau sambal matah, yang semakin menambah cita rasa dan kenikmatan
Manfaat Kesehatan
Berita Terkait
Terpopuler
- Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- 6 Warna Pakaian yang Dipercaya Bawa Keberuntungan untuk Shio di Tahun Kuda Api 2026
- 5 HP Xiaomi RAM Besar Termurah, Baterai Awet untuk Multitasking Harian
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
Pilihan
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
Terkini
-
5 Moisturizer Murah Alternatif La Roche Posay Cicaplast Baume B5+ untuk Rawat Skin Barrier
-
Manager Fest 2026 Jadi Ruang Profesional Muda Hadapi Perubahan Dunia Kerja
-
7 Rekomendasi Tanaman Bunga yang Mudah Dirawat di Pot, Sulap Rumah Jadi Asri
-
Ashanty Kuliah S3 di Mana? Raih Gelar Doktor dengan Predikat Sangat Memuaskan
-
Long Weekend Belum Usai, Coba Sensasi Jadi Pembalap F1 Mulai Rp35 Ribu
-
Siapa Pemilik Pendopo Tulungo? Ternyata Sudah Diwariskan Soimah ke Sosok Ini
-
5 Rekomendasi Hybrid Sunscreen yang Cocok untuk Aktivitas Outdoor Sehari-hari
-
Tren Estetika Bergeser ke Non-Invasif, Teknologi Pengencangan Kulit Korea Mulai Populer di Indonesia
-
5 Rekomendasi Bedak Lokal Mengandung SPF, Praktis buat Touch Up Siang Hari
-
Nikahan di Pendopo Tulungo Milik Soimah Bayar Berapa? Ada Paket Royal Wedding