Lifestyle / Food & Travel
Selasa, 06 Januari 2026 | 12:07 WIB
Ilustrasi sate kadal [pexels.com]

Ketika berbicara tentang kuliner Jawa Barat, kita tidak bisa mengabaikan kelezatan yang ditawarkan oleh Sate Kadal atau Sate Biawak. 

Dilansir dari javaprivatetour, makanan ini bukan sekedar hidangan, tetapi juga merupakan pengalaman yang menggugah selera, terutama bagi para penjelajah rasa yang berani mencoba sesuatu yang berbeda.

Apa Itu Sate Kadal?

Sate Kadal terbuat dari daging biawak yang populer di kawasan Bandung. Makanan ini dikenal oleh sebagian orang sebagai kuliner ekstrem, karena bahan utamanya adalah reptil yang hidup di daerah rawa. 

Dalam tradisi kuliner, Sate Kadal tidak hanya sekedar rasa, tetapi juga mengandung nilai budaya dan kepercayaan masyarakat setempat. 

Daging biawak yang dimasak dengan bumbu khas Jawa menambah daya tarik dari hidangan ini.

Mengapa Sate Kadal Menarik untuk Dicoba?

Dari segi rasa, Sate Kadal menawarkan perpaduan unik antara bumbu dan tekstur dagingnya. 

Daging biawak diolah dengan bumbu yang kaya rempah seperti bawang putih, bawang merah, ketumbar, dan gula merah, memberi cita rasa yang kuat dan menggugah selera. 

Baca Juga: Mie Kocok, Keajaiban Rasa dari Bandung yang Tak Pernah Pudar

Selain itu, makanan ini sering dijual di pinggir jalan antara Lembang dan Tangkuban Perahu, menambah nuansa petualangan bagi mereka yang ingin mencobanya.

Siapa yang Harus Mencoba Sate Kadal?

Sate Kadal sangat cocok bagi para pecinta kuliner yang memiliki rasa ingin tahu tinggi. 

Bagi pengunjung luar daerah atau wisatawan yang berlibur di Bandung, klakson Sate Kadal adalah cara yang sempurna untuk merasakan keunikan budaya lokal. 

Masyarakat sekitar percaya bahwa mengkonsumsi daging biawak mampu meningkatkan vitalitas pria dan memiliki manfaat kesehatan lainnya.

Di Mana dan Kapan Sate Kadal Dapat Ditemukan?

Load More