- Lansia penderita diabetes wajib memilih susu dengan Indeks Glikemik rendah.
- Pastikan asupan karbohidrat dalam susu tidak lebih dari 15 gram.
- Kandungan inulin dan serat membantu energi terjaga tanpa lonjakan gula darah.
Suara.com - Lansia membutuhkan asupan protein dan kalsium tambahan melalui susu, terutama sejak memasuki usia 50 tahun.
Namun, lansia yang menderita diabetes tak bisa sembarangan memilih susu untuk menahan asupan gizi hariannya.
Salah pilih susu, kadar gula darah lansia yang menderita diabetes bisa langsung melonjak drastis.
Karena itu, penderita diabetes disarankan mengonsumsi susu yang diformulasikan khusus dengan Indeks Glikemik (GI) rendah.
Susu jenis ini bekerja dengan cara memperlambat penyerapan gula ke dalam darah, sehingga energi tetap terjaga tanpa bikin gula darah naik.
Namun jangan langsung terkecoh dengan susu berlabel rendah gula, karena susu dengan kandungan karbohidrat yang tinggi pun tak disarankan untuk penderia diabetes.
Pastikan total karbohidrat susu yang dikonsumsi penderita diabetes tidak lebih dari 15 gram per saji.
Berikut ini, 5 rekomendasi susu yang disarankan untuk lansia penderita diabetes sejak usia 50 tahun ke atas.
1. Diabetasol Vita Digest
Baca Juga: Daftar Harga Mobil BYD Semua Tipe, Terbaru Bulan Januari 2026
Diabetasol Vita Digest salah satu susu yang disarankan untuk lansia penderita diabetes, karena susu ini mengandung karbohidrat lepas lambat yang membantu mengontrol gula darah lebih lama.
Susu ini juga sudah teruji klinis punya Indeks Glikemik rendah (angka 44).
Kandungan serat, protein, dan vitaminnya pun lengkap, sehingga sangat cocok dijadikan sebagai pengganti makan saat nafsu makan lansia menurun.
Harga = Sekitar Rp257.090
2. Tropicana Slim Skim Milk Fiber Pro
Susu Tropicana Slim Skim Milk Fiber Pro merupakan susu yang ditujukkan untuk lansia dengan masalah kolesterol atau penyakit jantung.
Sebab, susu Tropicana Slim Skim Milk Fiber Pro ini hadir dengan konsep 0 gram lemak dan tanpa gula tambahan.
Selain itu, susu ini juga diperkaya dengan Omega-3 dan serat alami dari tumbuhan chicory yang efektif membantu menurunkan kolesterol dan mencegah penyumbatan pembuluh darah.
Kalori susu Tropicana Slim Skim Milk Fiber Pro pun rendah, yakni hanya 90 kkal per saji.
Harga= Sekitar Rp120.500
3. Diabetolac
Diabetolac adalah susu untuk penderita diabetes yang bahan utamanya dari susu kambing etawa dan diformulasikan oleh dokter dengan tambahan bahan herbal.
Susu ini mengandung pemanis alami stevia, daun insulin, labu cina, dan daun susu nabi yang dikenal baik untuk menstabilkan tekanan darah dan gula darah.
Selain itu, susu Diabetolac ini juga tinggi serat sehingga bisa membuat lansia kenyang lebih lama.
Harga = Sekitar Rp74.900
4. DiabetaCare
DiabetaCare adalah susu untuk penderita diabetes yang harganya sangat terjangkau, tapi kandungan nutrinya lengkap dan berkualitas.
Susu DiabetaCare ini pun hadir dengan dua rasa, yakni vanilla dan cokelat tapi tanpa gula tambahan.
Susu ini juga dilengkapi formula Procare, yakni multifiber, selenium, dan kromium yang fokus membantu mengontrol kadar gula darah setiap hari.
Harga = Sekitar Rp40.000
5. Konsure Diabetic Formula
Konsure Diabetic Formula merupakan susu premium dengan teknologi mutakhir dari Amerika Serikat yang diklaim efektif menstabilkan gula darah dengan bantuan inulin alami untuk mengurangi penyerapan gula di usus.
Susus ini menggunakan Nanotechnology Calcium, sehingga kalsiumnya jauh lebih cepat diserap tubuh untuk mencegah pengeroposan tulang.
Susu ini pun sangat disarankan bagi penderita diabetes tipe 1 maupun tipe 2 yang ingin mencegah komplikasi.
Harga = Sekitar Rp330.000
Berita Terkait
-
5 Sepatu Olahraga untuk Usia 50-an dari Brand Lokal, Harga Ekonomis Kualitas Premium
-
5 Susu Tinggi Protein untuk Lansia Usia 50 Tahun agar Tulang Kuat
-
BGN Respons Isu Susu Langka: Pemerintah Akan Bangun Pabrik dan 500 Peternakan Sapi
-
Lansia Cocoknya Pakai Sepatu Apa? Cek Rekomendasi yang Empuk Anti Nyeri Sendi
-
5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
- Menkop Ferry Minta Alfamart dan Indomaret Stop Ekspansi Karena Mengancam Koperasi Merah Putih
Pilihan
-
SBY Sentil Doktrin Perang RI: Kalau Serangan Udara Hancurkan Jakarta, Bagaimana Hayo?
-
Kasus Pembakaran Tenda Polda DIY: Perdana Arie Divonis 5 Bulan, Hakim Perintahkan Bebas
-
Bikin APBD Loyo! Anak Buah Purbaya Minta Pemerintah Daerah Stop Kenaikan TPP ASN
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
Terkini
-
Jadwal Imsak dan Adzan Subuh Hari Ini 24 Februari 2026, Panduan Akurat dari Kemenag RI
-
3 Cara Menghasilkan Uang dari HP Tanpa Modal untuk THR Lebaran, Terbukti Cuan Maksimal
-
7 Serum Alpha Arbutin dan Niacinamide Ampuh Hempas Noda Hitam, Siap Glowing saat Lebaran
-
Promo Kue Kaleng Indomaret Alfamart 2026 Terbaru, Potongan Harga Gede-gedean untuk Lebaran
-
3 Resep Kue Kering Lebaran Tanpa Oven, Anti Ribet Cuma Pakai Teflon
-
Apakah STNK Bisa Digadai? Tak Cuma BPKB, Cek Syarat Lengkapnya
-
Cap Go Meh 2026 Libur atau Tidak? Cek Daftar Tanggal Merah Bulan Maret
-
Rahasia Puasa Nyaman: Pentingnya Sirkulasi Udara di Rumah
-
5 Kepribadian Unik Orang yang Suka Bangun Pagi Menurut Penelitian
-
9 Hal yang Membatalkan Puasa Menurut Buya Yahya, Lengkap dan Jelas!