Suara.com - Nyeri tumit yang terasa tajam saat pertama kali melangkah di pagi hari atau setelah duduk lama bisa menjadi tanda plantar fasciitis, salah satu gangguan kaki yang paling umum dialami orang dewasa. Kondisi ini terjadi akibat peradangan pada plantar fascia, yaitu jaringan tebal yang membentang dari tumit hingga jari kaki dan berfungsi menopang lengkungan kaki.
Plantar fasciitis sering dialami oleh orang yang banyak berdiri, berjalan jauh, memiliki berat badan berlebih, atau menggunakan alas kaki yang tidak menopang kaki dengan baik.
Salah satu kunci utama untuk meredakan dan mencegah nyeri plantar fasciitis adalah menggunakan sepatu yang tepat. Sepatu dengan bantalan tumit yang baik, arch support yang memadai, serta sol yang stabil dapat mengurangi tekanan berlebih pada plantar fascia.
Sepatu yang salah justru dapat memperparah peradangan dan membuat proses pemulihan lebih lama. Berikut ini lima rekomendasi sepatu yang dikenal nyaman dan cocok untuk penderita plantar fasciitis.
1. HOKA Bondi 8
HOKA Bondi 8 dikenal sebagai salah satu sepatu dengan bantalan paling empuk di kelasnya. Midsole yang tebal dan responsif membantu menyerap benturan saat kaki menyentuh tanah, sehingga tekanan pada tumit dan plantar fascia berkurang secara signifikan.
Sepatu ini juga memiliki bentuk rocker yang membantu transisi langkah menjadi lebih halus, sangat bermanfaat bagi penderita nyeri tumit kronis. Di pasaran Indonesia, HOKA Bondi 8 dijual di kisaran Rp2.700.000–Rp3.000.000, cocok untuk penderita plantar fasciitis yang sering berjalan jauh atau berdiri lama dan membutuhkan perlindungan ekstra sepanjang hari.
2. ASICS Gel-Kayano 30
ASICS Gel-Kayano terkenal dengan sistem stabilitasnya yang membantu menjaga posisi kaki tetap netral saat berjalan atau berlari. Teknologi Gel di bagian tumit dan depan kaki memberikan bantalan tambahan yang efektif meredam tekanan pada plantar fascia.
Dengan harga sekitar Rp2.600.000–Rp2.900.000, sepatu ini cocok untuk penderita plantar fasciitis yang juga memiliki overpronation yakni kaki yang cenderung masuk dan membutuhkan sepatu yang stabil serta suportif untuk aktivitas harian.
3. Brooks Adrenaline GTS 23
Brooks Adrenaline GTS 23 menawarkan kombinasi bantalan yang seimbang dan sistem GuideRails yang membantu mengontrol gerakan kaki berlebih. Sepatu ini terasa nyaman sejak pertama dipakai dan tidak terlalu kaku, sehingga cocok digunakan sepanjang hari, baik untuk berjalan santai maupun aktivitas ringan.
Baca Juga: 5 Semir Rambut Tanpa Bleaching untuk Tutupi Uban, Aman Buat Lansia
Dengan kisaran harga Rp2.300.000–Rp2.600.000, Brooks Adrenaline GTS 23 ideal bagi penderita plantar fasciitis yang menginginkan sepatu serbaguna dengan kenyamanan jangka panjang.
4. New Balance Fresh Foam 1080 v13
New Balance Fresh Foam 1080 v13 dikenal dengan bantalan Fresh Foam X yang empuk namun tetap ringan. Solnya memberikan dukungan lengkungan kaki yang baik tanpa terasa terlalu keras, sehingga membantu mengurangi ketegangan pada plantar fascia. Sepatu ini juga memiliki ruang depan kaki yang cukup lega, mengurangi tekanan pada telapak.
Dengan harga sekitar Rp2.400.000–Rp2.700.000, sepatu ini cocok untuk penderita plantar fasciitis yang mengutamakan kenyamanan dan fleksibilitas untuk pemakaian harian.
5. Vionic Walker Classic
Berbeda dari sepatu lari, Vionic Walker Classic dirancang khusus sebagai sepatu harian dengan ortotik bawaan yang mendukung lengkungan kaki secara optimal. Solnya stabil, tumitnya kokoh, dan desainnya membantu menjaga posisi kaki tetap sejajar, mengurangi tarikan pada plantar fascia.
Dengan harga sekitar Rp1.800.000–Rp2.100.000, sepatu ini cocok untuk penderita plantar fasciitis yang membutuhkan sepatu kerja atau sepatu jalan santai dengan fokus utama pada kesehatan kaki, bukan performa olahraga.
Kontributor : Nadia Lutfiana Mawarni
Berita Terkait
-
5 Sepatu Eiger untuk Hiking dan Aktivitas Harian dengan Material Breathable
-
4 Rekomendasi Sepatu Lari 910 Senyaman Hoka Clifton untuk Long Run
-
5 Rekomendasi Sepatu Trail Running Lokal: Aman Dipakai Naik Gunung, Keren buat Nongkrong di Cafe
-
Terpopuler: Warna Lipstik yang Cocok Buat 50 Tahun ke Atas hingga Sampo Penghitam Uban Paling Ampuh
-
5 Semir Rambut Tanpa Bleaching untuk Tutupi Uban, Aman Buat Lansia
Terpopuler
- Lirik Lagu 'MBG Mas Bahlil Ganteng' yang Viral, Lengkap Asal Usulnya
- 7 HP Midrange Serasa Flagship 2026: Spesifikasi Premium dan Performa Juara
- 5 HP Realme RAM 12 GB dan Kamera Jernih Paling Murah Mulai Rp2 Jutaan
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 4 Sepatu Nike Tanpa Tali Serbaguna: Nyaman untuk Olahraga, Praktis buat Jalan Santai
Pilihan
-
Bos Nvidia Serobot Antrean Jagung Bakar dengan Traktir Semua Pembeli, Egois atau Dermawan?
-
BREAKING NEWS! Persija Resmi Tidak Perpanjang Kontrak Mauricio Souza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
Terkini
-
8 Minuman Penurun Kolesterol, Cocok Dikonsumsi Setelah Makan Daging Kurban
-
31 Ucapan Hari Raya Waisak yang Singkat, Penuh Makna, dan Menyentuh Hati
-
Out of the Boox, Gudang Buku 2026 Hadir Kembali di 12 Kota!
-
Waspada Siklon dan Ancaman Penyakit! Hantavirus Mengintai, Diabetes Tipe 2 Ancam Anak Muda
-
Apa Saja yang Dilakukan saat Hari Raya Waisak? Mengenal Hari Tri Suci Umat Buddha
-
Di Tengah Tren Kerja Remote, Komunitas WFC Journal Jadi Ruang Baru untuk Merasa Tidak Sendirian
-
5 Amalan dan Bacaan Doa di Hari Tasyrik yang Dianjurkan setelah Iduladha
-
Puasa Setelah Idul Adha Kapan Lagi? Ini Alasan Kenapa Kita Dilarang Berpuasa
-
Apakah Hari Ini Boleh Puasa? Ini Penjelasan Hari Tasyrik setelah Iduladha
-
10 Makanan untuk Menurunkan Kolesterol setelah Makan Daging Kurban