-
ASICS Novablast menjadi sepatu lari paling populer secara global di Strava.
-
Nike Pegasus dan HOKA Clifton menempati posisi tiga besar pilihan pelari.
-
Merek lokal Ortuseight masuk daftar terpopuler dengan harga sangat terjangkau.
Suara.com - Strava merupakan salah satu aplikasi gaya hidup dengan popularitas tinggi di kalangan pelari. Layanan tersebut baru-baru ini mengungkap berbagai data, termasuk beberapa sepatu terpopuler sepanjang 2025.
Data itu diambil melalui laporan Strava berjudul Year In Sport: Trend (“Tahun Olahraga: Laporan Tren”).
Perusahaan menganalisis miliaran aktivitas dari komunitas global Strava dan hasil survei terhadap lebih dari 30.000 responden (yang terdiri dari pengguna dan bukan pengguna Strava).
Laporan ini menemukan tren yang jelas, yakni Gen Z mulai beralih dari kebiasaan pasif seperti scrolling di media sosial menuju kegiatan aktif.
Menurut data Strava, ASICS Novablast merupakan sepatu lari terpopuler di platformnya sepanjang 2025.
Tak hanya itu, ASICS ditemani oleh dua merek ternama seperti Nike dan HOKA.
"ASICS Novablast menempati posisi pertama sebagai sepatu lari terpopuler, diikuti Nike Pegasus di peringkat kedua dan HOKA Clifton di peringkat ketiga," bunyi keterangan resmi dari Strava pada Desember 2025.
Cukup menarik, terdapat merek lokal yang menjadi populer di kalangan pengguna Indonesia.
Menurut Strava, penggemar running di Indonesia sering memilih sepatu dari merek Adidas dan Ortuseight.
Baca Juga: 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
Harga terjangkau dengan kualitas mid-sole mumpuni kemungkinan membuat brand Ortuseight populer. Berikut 5 sepatu lari terpopuler di Strava sepanjang 2025:
1. ASICS Novablast
ASICS Novablast menawarkan sensasi nyaman sehingga menjadi pilihan pengguna aplikasi running.
Harga seri Novablast dibanderol berkisar Rp1,9 juta hingga Rp2 jutaan.
Rahasia dari Novablast (khususnya seri Novablast 4 dan seterusnya) terletak pada busa FF BLAST PLUS ECO. Busa ini tidak hanya ramah lingkungan karena mengandung material bio, tetapi juga dirancang untuk memberikan pengembalian energi yang eksplosif.
Desain outsole-nya yang unik dengan geometri seperti origami di bagian tumit dan midsole menciptakan efek "trampolin" saat kaki mendarat.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
Terkini
-
Kontroversi Dikidoy, Akun yang Live TikTok Sidang Pelecehan Seksual Mahasiswa FH UI
-
Apa itu Objektifikasi Perempuan? Berkaca pada Kasus Pelecehan Seksual 16 Mahasiswa FH UI
-
Apa Beda Whistleblower dan Justice Collaborator di Kasus Pelecehan FH UI?
-
Kreatif Saja Tak Cukup, UMK Kuliner Perlu Bimtek untuk Tembus Pasar Lebih Luas
-
16 Nama Mahasiswa FH UI Pelaku Pelecehan Seksual ke 27 Orang
-
5 Urutan Skincare Pagi dengan Day Cream dan Moisturizer yang Benar
-
Tren Baru Gaya Hidup: Kipas Portable dengan Kamera, Hadapi Cuaca Panas Sambil Abadikan Momen
-
Kronologi Lengkap 16 Mahasiswa FH UI Lakukan Pelecehan Seksual ke 27 Korban
-
Apa itu Helicopter Parenting? Dikaitkan dengan 16 Mahasiswa FH UI Pelaku Pelecehan Seksual
-
6 Rekomendasi Sabun Mandi Aroma Buah yang Segar Dipakai Pagi-Pagi