Suara.com - Umat Muslim di dunia, terutama di Indonesia akan menyambut fenomena unik yakni Idulfitri alias lebaran dua kali dalam satu tahun.
Alhasil dalam satu kalender tahun masehi, akan ada dua kali perayaan Idulfitri yang dirayakan oleh umat Muslim.
Fenomena tersebut unik, lantaran akan membawa dampak sosial yang besar seperti mudik lebaran, libur, pemberian THR, hingga salat hari raya Idulfitri dua kali dalam satu tahun masehi.
Pembicaraan tentang perayaan lebaran dua kali setahun tersebut memicu antusiasme dari umat Muslim yang tak sabar mendapat kebahagiaan hari kemenangan tak hanya sekali setahun.
Sayang, perayaan lebaran dua kali setahun tak jatuh pada tahun ini.
Meskipun demikian, momen tersebut akan tiba tak sampai satu dekade lagi.
Lantas, kapan perayaan lebaran dua kali setahun? Bagaimana fenomena tersebut bisa terjadi?
Kok Bisa Lebaran Dua Kali dalam Setahun?
Alasan utama mengapa Idulfitri bisa terjadi dua kali dalam setahun adalah adanya perbedaan jumlah hari antara Kalender Hijriah (berbasis peredaran Bulan) dan Kalender Masehi (berbasis peredaran Matahari).
Perbedaan berikut harus menjadi catatan utama untuk memahami perbedaan jumlah hari antara dua kalender tersebut.
Baca Juga: Jadi Tren Lebaran 2026, Baju Teal Blue dan Ash Blue Cocok dengan Warna Apa?
- Kalender Masehi: Terdiri dari 365 hari (atau 366 hari pada tahun kabisat).
- Kalender Hijriah: Terdiri dari 354 atau 355 hari.
Terdapat selisih sekitar 10 hingga 12 hari setiap tahunnya. Karena kalender Hijriah lebih pendek, maka tanggal-tanggal penting Islam seperti awal Ramadan dan Idulfitri.
Selalu bergeser maju atau lebih awal dalam penanggalan Masehi. Pergeseran inilah yang membuat Idulfitri perlahan-lahan bergerak dari bulan Desember menuju Januari hingga akhirnya bertemu di tahun yang sama.
Kapan Fenomena Ini Akan Terjadi?
Berdasarkan perhitungan astronomis, umat Muslim tidak perlu menunggu terlalu lama untuk menjumpai fenomena langka ini. Momen "Double Lebaran" diprediksi akan terjadi kembali pada tahun 2030.
Pada tahun tersebut, umat Muslim akan merayakan Idulfitri pada:
- Idulfitri 1451 H: Diperkirakan jatuh pada awal tahun, yakni sekitar tanggal 5 Januari 2030.
- Idulfitri 1452 H: Diperkirakan jatuh pada akhir tahun, yakni sekitar tanggal 26 Desember 2030.
Artinya, dalam rentang satu tahun kalender Masehi, akan ada dua kali gema takbir yang berkumandang menyambut hari kemenangan.
Pernahkah Terjadi Sebelumnya?
Fenomena ini bukanlah yang pertama kali terjadi. Siklus ini berulang kurang lebih setiap 32 hingga 33 tahun sekali. Jika menengok ke belakang, sejarah mencatat beberapa tahun kala umat Muslim merayakan dua kali Idulfitri:
Berita Terkait
Terpopuler
- Prabowo Timbang Chatib Basri Gantikan Purbaya, Senin Disebut Bakal Ada Reshuflle Kabinet
- Purbaya Disebut Bakal Jadi Gubernur BI, Prabowo Sedang Timbang Chatib Basri Jadi Menkeu
- 4 HP realme dengan Chipset Snapdragon dan RAM 8 GB Termurah Juni 2026
- HP Rp1,5 Jutaan yang Bagus Merek Apa? Ini 5 Rekomendasi Terbaik David GadgetIn
- Berapa Harga Sepatu Lari Ortuseight Ori? Ini 5 Pilihan Bagus untuk Daily Run
Pilihan
Terkini
-
5 Kulkas 1 Pintu Anti Bunga Es dan Hemat Listrik, Harga Mulai Rp1 Jutaan
-
Aturan Baru BPJS Kesehatan untuk Pasien Kontrol Per Juni 2026, Simak agar Tak Ditolak!
-
Urutan Pakai Face Mist yang Benar, Masih Perlu Pakai Moisturizer atau Tidak?
-
4 Serum Retinol Lokal Murah untuk Pemula Usia 30an, Atasi Flek Hitam dan Minim Iritasi
-
5 Lip Liner Terbaik yang Anti Pudar dan Transferproof, Lengkap dengan Harganya
-
Perbedaan Parfum dan Cologne, Mana yang Wanginya Lebih Tahan Lama?
-
Beda Cushion Wardah Colorfit Hijau dan Krem: Intip Harga, Kandungan, dan Manfaatnya
-
Cowok Gemini Sifatnya seperti Apa? Begini Karakter, Kelebihan, dan Kekurangannya
-
5 Cushion yang Dilengkapi SPF 50, Hasil Makeup Matte dan Tahan Lama
-
Bedak Azzura untuk Tipe Kulit Apa? Cek Klaim, Harga, dan Review Penggunanya