Suara.com - Nama Kak Seto baru-baru ini menjadi perbincangan hangat setelah kisah masa lalu Aurelie Moeremans mencuat ke publik melalui buku memoar Broken Strings.
Buku tersebut menceritakan kasus child grooming dan hubungan manipulatif yang dialami Aurelie saat masih berusia belasan tahun.
Sorotan tajam diarahkan pada kronologi Kak Seto yang tidak menanggapi aduan ibu Aurelie Moeremans, yang terjadi lebih dari satu dekade lalu.
Netizen mempertanyakan mengapa laporan yang disampaikan orang tua korban ke lembaga perlindungan anak kala itu tidak berujung pada tindakan yang jelas.
Untuk memahami duduk perkara sebenarnya, penting menelusuri secara runtut bagaimana kronologi Kak Seto yang diduga tak tanggapi aduan Ibu Aurelie Moeremans. Berikut ulasan lengkapnya.
Kronologi Kak Seto Dituduh Tak Tanggapi Aduan Ibu Aurelie Moeremans
1. Aurelie Diduga Mengalami Grooming Saat Masih Remaja
Peristiwa ini bermula sekitar tahun 2009 hingga 2010. Saat itu, Aurelie Moeremans yang masih berusia sekitar 15 tahun menjalin hubungan dengan seorang pria dewasa bernama Bobby, yang belakangan diduga publik sebagai Roby Tremonti.
Hubungan tersebut dinilai tidak sehat karena adanya perbedaan usia yang jauh dan dugaan manipulasi emosional.
2. Orang Tua Aurelie Melapor ke Lembaga Perlindungan Anak
Baca Juga: Dituding Lakukan Kekerasan Seksual, Roby Tremonti Tantang Aurelie Moeremans Tunjukkan Bukti
Merasa khawatir dengan kondisi putrinya, ibunda Aurelie, Sri Sumarti, bersama sang ayah, Jean Marc Moeremans, mendatangi Komisi Nasional Perlindungan Anak (Komnas PA).
Lembaga tersebut saat itu berada dalam lingkup pembinaan Kak Seto. Keluarga meminta perlindungan karena menduga Aurelie mengalami brainwashing dan berada dalam relasi yang membahayakan secara psikologis.
3. Proses Mediasi Dinilai Tidak Memberikan Kejelasan
Berdasarkan pemberitaan lama, Komnas PA mencoba memfasilitasi pertemuan antara keluarga Aurelie dan pihak pria dewasa tersebut. Namun, proses mediasi berjalan sulit dan tidak menghasilkan keputusan yang jelas.
Salah satu kendala utama adalah kondisi psikologis Aurelie yang masih membela pelaku dan belum menyadari bahwa dirinya berada dalam situasi grooming.
4. Kekecewaan Keluarga karena Aduan Tak Ditindaklanjuti
Berita Terkait
Terpopuler
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Warga Kayumanis Bogor Tolak PSEL
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- 5 HP Baru 2026 Memori Besar dan Baterai Badak untuk Multitasking, Harga Rp2 Jutaan
Pilihan
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
Terkini
-
Biaya Umrah di Hanania Travel Berapa? Disorot Usai Owner Tersandung Kasus Penipuan
-
Bulan Juni 2026 Ada Berapa Tanggal Merah? Cek Jadwal Libur dan Cuti Bersama
-
Keren! Remaja Ini Teliti Teh Kombucha Jadi Inovasi Medis Perban Ramah Lingkungan
-
30 Ucapan Hari Waisak 2026 Singkat Penuh Makna, Lengkap Link Twibbon dan Poster Siap Pakai
-
3 Shio Paling Beruntung Selama 1-7 Juni 2026, Hidup Diprediksi akan Lebih Baik
-
25 Link Poster Ucapan Hari Raya Waisak 2026 Gratis, Bisa Langsung Download dan Dibagikan
-
Qurban Era Digital: Bagaimana Teknologi Mengubah Tradisi Idul Adha di ASEAN
-
Lebih dari Sekadar Kurban, Iduladha Juga Mengajarkan Arti Kepedulian
-
Energi Ceria Khas Brasil Hadir dalam Koleksi Sandal Penuh Warna
-
Apa Arti Mimpi Kecebur Sungai atau Got? Ini Penjelasannya Menurut Primbon Jawa