4. Menjalani Penyelidikan Kanonik
Tahap selanjutnya adalah Penyelidikan Kanonik, yaitu proses wawancara resmi dengan romo atau pastor. Meski terdengar serius, penyelidikan kanonik sebenarnya bertujuan untuk memastikan kesiapan batin, mental, dan iman calon pengantin.
Dalam sesi ini, romo akan menggali berbagai hal, seperti:
- Apakah pernikahan dilakukan tanpa paksaan
- Apakah kedua pihak benar-benar siap membangun rumah tangga
- Apakah ada ikatan pernikahan sebelumnya yang masih berlaku
- Untuk pasangan beda agama, gereja biasanya meminta dua orang saksi yang benar-benar mengenal calon mempelai non-Katolik dan bisa memastikan bahwa ia belum pernah menikah serta tidak memiliki halangan pernikahan.
5. Memastikan Status Liber (Bebas dari Ikatan Nikah)
Inilah bagian yang banyak disorot dalam kasus Aurelie Moeremans. Dalam Gereja Katolik, seseorang hanya boleh menikah jika memiliki status Liber, artinya bebas dari ikatan pernikahan sebelumnya.
Jika seseorang pernah diklaim menikah, namun pernikahan tersebut tidak sah secara kanonik, gereja akan melakukan pemeriksaan mendalam.
Bila terbukti tidak sah sejak awal, gereja dapat mengeluarkan surat Status Liber. Tanpa status ini, gereja tidak akan mengizinkan pernikahan Katolik, karena pernikahan yang sah hanya boleh terjadi sekali seumur hidup.
6. Persiapan Liturgi dan Pemberkatan Pernikahan
Setelah semua proses administratif dan kanonik selesai, calon pengantin masuk ke tahap persiapan akhir. Tahap ini meliputi:
Baca Juga: Roby Tremonti Bicara Soal Surat Pembatalan Nikah dengan Aurelie Moeremans, Dipaksa Ngaku KDRT
- Penyusunan tata liturgi pernikahan
- Pemilihan lagu-lagu gereja
- Pembuatan buku misa (harus disetujui romo)
- Gladi resik sebelum hari H
Perlu diperhatikan bahwa tidak semua tanggal tersedia. Gereja Katolik biasanya tidak melayani pemberkatan pernikahan pada masa tertentu, seperti Advent dan Prapaskah.
7. Pencatatan Pernikahan ke Catatan Sipil
Setelah pemberkatan gereja dilaksanakan, pernikahan baru kemudian dicatatkan secara negara melalui catatan sipil. Biasanya pihak gereja akan membantu mengarahkan proses administrasi ini agar pernikahan sah secara agama dan hukum negara.
Demikianlah penjelasan lengkap tentang tata cara menikah di gereja Katolik, berkaitan dengan Aurelie Moeremans dan Roby Tremonti yang disebut-sebut pernah menikah di masa lalu.
Kontributor : Dini Sukmaningtyas
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP RAM 8 GB Harga di Bawah Rp1,5 Juta: Kamera Bagus, Performa Juara
- 4 Mobil Bekas Rp50 Jutaan yang Ideal untuk Harian: Irit, Gesit Pas di Gang Sempit
- 5 Cat Rambut untuk Menutupi Uban: Hasil Natural, Penampilan Lebih Muda
- Link Download Gratis Ebook PDF Buku Broken Strings, Memoar Pilu Karya Aurelie Moeremans
- Kronologi Pernikahan Aurelie Moeremans dan Roby Tremonti Tak Direstui Orang Tua
Pilihan
-
Nama Orang Meninggal Dicatut, Warga Bongkar Kejanggalan Izin Tanah Uruk di Sambeng Magelang
-
Di Reshuffle Prabowo, Orang Terkaya Dunia Ini Justru Pinang Sri Mulyani untuk Jabatan Strategis
-
Akun RHB Sekuritas Milik Wadirut Dijebol, Ada Transaksi Janggal 3,6 Juta Saham BOBA
-
Danantara Janji Bangkitkan Saham Blue Chip BUMN Tahun Ini
-
Gurita Bisnis Adik Prabowo, Kini Kuasai Blok Gas di Natuna
Terkini
-
5 Cat Rambut Uban yang Halal dan Wudhu Friendly, Lebih Alami dan Aman Buat Salat
-
Kronologi Kak Seto Dituduh Tak Tanggapi Aduan Ibu Aurelie Moeremans
-
Biodata dan Pendidikan Kak Seto yang Terseret Kasus Aurelie Moeremans
-
16 Januari 2026 Libur Apa? Ini Penjelasan Resmi Berdasarkan SKB 3 Menteri
-
Belajar dari Kisah Aurelie Moeremans, 7 Alasan Psikologis Korban Child Gromming Tak Bisa Melawan
-
Contoh Susunan Acara Isra Miraj 2026 yang Praktis dan Menarik unuk Berbagai Tempat
-
Contoh Surat Undangan Isra Miraj 1447 H, Lengkap untuk Sekolah Masjid dan Warga
-
5 Cushion dengan Coverage Tinggi untuk Samarkan Flek Hitam Usia 45 Tahun
-
Siapa Kelly, Milo, Tom dan Zane di Broken Strings Aurelie Moeremans, Ada yang Kena Karma?
-
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Detail Sejarah Isra Miraj?