Suara.com - Biaya pemasangan panel surya kapasitas 1300 watt masih tes menjadi perbicangan mengingat penggunaan Pembngkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) di Indonesia kurang masif. Belum lagi, pemerintah memang memilki target bauran energi hingga 23% pada tahun 2025 lalu.
Meski setiap layanan penyeda pemasangan panel surya bisa memilki tarif berbeda, pemerintah telah memberikan standar melalui Standar Nasional Indonesia (SN) melalui Peraturan Menteri ESDM Nomor 2 Tahun 2021 tentang Penerapan Standar Kualitas Modul Fotovoltik Silikon Kristalin.
Tarif yang dipasang tersebut nantinya memang belum termasuk biaya instalasi dan pemasangan smart meter dari PLN. Oleh karena itu, biaya investasi melalui pael surya biasaya memang baru kembali setelah 7-8 tahun.
Berapa biaya pemasangan panel surya kapasitas 1300 watt?
Biaya pemasangan panel surya 1.300 watt atau setara 1.300 VA untuk rumah tangga on grid di Indonesia umumnya berada di kisaran puluhan juta rupiah.
Berdasarkan informasi dari penyedia jasa PLTS atap, paket panel surya on grid 1.300 VA dapat dibanderol mulai dari sekitar Rp18 juta hingga Rp25 juta. Harga tersebut biasanya sudah mencakup modul panel surya, inverter, rangka pemasangan, serta sistem kelistrikan dasar.
Namun, Anda perlu mencermati detail penawaran karena belum semua paket memasukkan biaya jasa instalasi, pengurusan administrasi ke PLN, serta pemasangan smart meter ekspor impor. Biaya smart meter dari PLN sendiri bisa berkisar beberapa juta rupiah dan dibayarkan terpisah oleh pelanggan.
Perbedaan harga juga dipengaruhi oleh merek panel surya, efisiensi modul, jenis inverter, serta kompleksitas pemasangan di atap rumah Anda. Semakin tinggi kualitas komponen yang digunakan, umumnya semakin besar pula biaya awal yang perlu Anda siapkan.
Proses pemasangan panel surya
Proses pemasangan panel surya 1.300 watt diawali dengan survei lokasi oleh penyedia jasa. Pada tahap ini, tim teknis akan mengevaluasi kondisi atap rumah Anda, arah hadap bangunan, kemiringan atap, serta potensi paparan sinar matahari sepanjang hari. Survei ini penting untuk memastikan sistem PLTS dapat bekerja secara optimal.
Setelah survei, penyedia jasa akan menyusun desain sistem dan menghitung kapasitas panel yang sesuai dengan kebutuhan listrik Anda. Jika Anda menyetujui penawaran, proses pemasangan fisik panel surya di atap biasanya memakan waktu 1 hingga 3 hari, tergantung tingkat kesulitan instalasi.
Baca Juga: Harga MG4 EV dan MG ZS EV Makin Terjangkau di Awal 2026 Sasar Keluarga Muda Indonesia
Tahap selanjutnya adalah pengurusan izin dan administrasi ke PLN, termasuk permohonan pemasangan smart meter. Setelah smart meter terpasang dan sistem dinyatakan laik operasi, PLTS atap Anda sudah dapat digunakan untuk menyuplai listrik rumah tangga secara langsung.
Keuntungan pemasangan panel surya 1300 watt
Pemasangan panel surya 1.300 watt memberikan sejumlah keuntungan bagi Anda sebagai pemilik rumah. Keuntungan utama tentu saja penghematan tagihan listrik bulanan. Dengan sistem on grid, sebagian kebutuhan listrik Anda akan dipenuhi dari energi matahari, sehingga pemakaian listrik dari PLN dapat berkurang.
Selain itu, panel surya membantu Anda berkontribusi langsung terhadap pengurangan emisi karbon. Penggunaan energi bersih ini mendukung transisi energi yang lebih adil dan berkelanjutan, meskipun saat ini akses PLTS atap di Indonesia masih cenderung dinikmati oleh kelompok tertentu.
Keuntungan lainnya adalah nilai tambah pada properti. Rumah yang telah dilengkapi panel surya umumnya memiliki daya tarik lebih di mata calon pembeli atau penyewa karena dianggap lebih hemat energi dan ramah lingkungan. Dengan usia pakai panel surya yang bisa mencapai 20 hingga 25 tahun, investasi ini juga relatif stabil dalam jangka panjang.
Meski biaya awal tergolong besar, pemasangan panel surya 1.300 watt tetap menjadi opsi menarik bagi Anda yang ingin mengurangi ketergantungan pada listrik konvensional sekaligus berpartisipasi dalam upaya transisi energi di Indonesia.
Kontributor : Hillary Sekar Pawestri
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- Media Italia Bongkar Ada Kontrak Lebih dari Rp25 T di Balik Hibah Kapal Induk Giuseppe Garibaldi
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Pilihan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
-
Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam
Terkini
-
Ancaman Pasokan Memanas, Harga Minyak Dekati 100 Dolar AS per Barel
-
Demi Saingi Singapura-Dubai, Purbaya Kasih Insentif Pajak 0% hingga 50 Tahun ke Investor PFII
-
IWIP Terapkan Prinsip Ekonomi Sirkular Kelola Sampah Domestik
-
Kenapa Login Sulingjar 2026 Gagal Terus? Ini Cara Mengatasinya
-
Warna Pintu Utama Rumah yang Baik Menurut Feng Shui, Dipercaya Membawa Energi Positif
-
Vietnam Gemetar Hadapi Skuad Mewah Timnas Indonesia di Piala AFF 2026
-
Peluang untuk Beli, Emas Antam Lagi Murah Jadi Rp2,6 Juta/Gram
-
Ketika Pakan Satwa Dikorupsi: Ironi Ketidakadilan Mahluk yang Tak Bersuara
-
Mural Lingkungan Warnai Tanggul Pantai Tambaklorok Semarang
-
OJK Panggil Kredivo dan KreditFazz, Begini Kasusnya