- Honda Super-One, mobil listrik mungil, debut global di Singapore Motor Show lebih cepat dari Jepang.
- Hatchback ini memiliki tenaga 95 hp, fitur sportif, dan interior dilengkapi teknologi modern premium.
- Harga peluncuran di Singapura sangat tinggi, mencapai SGD178.999, memicu spekulasi pasar Malaysia.
Suara.com - Singapura kembali jadi panggung pertama bagi debut mobil listrik global. Kali ini giliran Honda Super-One, hatchback mungil bertenaga listrik yang resmi diperkenalkan di ajang Singapore Motor Show.
Menariknya, peluncuran ini bahkan lebih cepat dibanding Jepang, yang baru akan mendapatkannya di akhir 2026.
Super-One pada dasarnya adalah versi “souped up” dari kei car Honda N-One e. Meski dimensinya lebih kecil dari Perodua Axia, tenaga yang dihasilkan cukup mengejutkan: 95 hp dan torsi 162 Nm.
Angka ini membuatnya lincah di jalan perkotaan, apalagi ditambah fitur Boost Mode, simulasi transmisi tujuh percepatan, serta sistem Active Sound Control yang diadaptasi dari Honda Prelude.
Honda memang belum mengumumkan detail baterai, tapi waktu pengisian 20–80 persen dalam 30 menit mengindikasikan penggunaan baterai 29,6 kWh seperti saudaranya.
Dengan range WLTC sekitar 295 km pada model standar, Super-One kemungkinan sedikit lebih rendah karena performa motor lebih besar.
Secara tampilan, Super-One produksi tetap setia pada prototipe. Bedanya, kini hanya ada satu port pengisian, tidak lagi terpisah AC dan DC.
Karakter sporty ditonjolkan lewat velg alloy 15 inci delapan palang, fender tebal, lampu LED bulat, dan spoiler belakang. Aura “modern-retro” hot hatch terasa kuat.
Masuk ke kabin, nuansa sporty berlanjut dengan jok kulit dan fabric tiga warna, lengkap dengan aksen biru di dashboard, setir, dan panel pintu.
Baca Juga: Strategi Kia Manfaatkan Pabrik Hyundai demi Percepat Produksi Mobil Lokal di Indonesia
Pengemudi dimanjakan dengan digital gauge cluster, sementara hiburan ditangani layar infotainment 9 inci dengan Apple CarPlay dan Android Auto wireless. Suara dihasilkan dari sistem audio Bose delapan speaker, yang jadi pertama kalinya hadir di Honda kompak.
Namun, semua kemewahan ini datang dengan harga yang cukup mencengangkan. Di Singapura, Super-One dibanderol SGD178.999 atau sekitar Rp2,34 miliar, sudah termasuk Certificate of Entitlement (COE). Bandrol ini nyaris setara dengan Proton eMAS 7 Premium, padahal ukurannya lebih dari dua kali lipat.
Menariknya, Super-One sudah terlihat diuji di jalan Malaysia. Hal ini memunculkan spekulasi bahwa peluncuran lokal akan segera dilakukan.
Meski belum ada kepastian harga, banyak yang berharap banderolnya jauh lebih rendah dibanding harga fantastis di Singapura, meski insentif pajak untuk EV impor CBU sudah berakhir tahun ini.
Dengan kombinasi desain imut, performa lincah, dan fitur premium, Honda Super-One jelas jadi salah satu mobil listrik paling unik yang siap mencuri perhatian di Asia Tenggara.
Berita Terkait
-
Strategi Kia Manfaatkan Pabrik Hyundai demi Percepat Produksi Mobil Lokal di Indonesia
-
Penantang Yamaha Aerox dari Tiongkok Resmi Meluncur, Bawa DNA Balap Harganya Terjangkau
-
Harga MG4 EV dan MG ZS EV Makin Terjangkau di Awal 2026 Sasar Keluarga Muda Indonesia
-
3 Tanda Honda BeAT Mulai "Lelah" dan Penyakit yang Sering Datang
-
3 Skema Cicilan Honda Scoopy Terbaru 2026, Mulai Rp900 Ribuan
Terpopuler
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- 6 Shio yang Menarik Keberuntungan 14 Juli 2026, Banyak Teka-teki Akhirnya Terjawab
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Potensi Menang Praperadilan: Siasat Redam Konflik Polri-Kejagung
Pilihan
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
Terkini
-
Respons Lonjakan Trafik Data, Indosat Targetkan 1.100 Titik 5G di Bali-Nusra pada Akhir 2026
-
Sampai Kapan Pun Iran Tolak Tunduk ke Amerika, Selat Hormuz Tetap Ditutup
-
Appi: Saya Masih Tetap Kader Partai Golkar
-
Final Piala Dunia 2026: Foto Lionel Messi Mandikan Lamine Yamal Kembali Viral
-
Jembatan KA Matraman Aman, Tak Ada Kerusakan Struktur Usai Truk Molen Tersangkut
-
Rayakan Anniversary 10 Tahun, Proyek Spesial Stranger Things Bakal Hadir
-
Kontribusi Nyata BRI, Setorkan Rp19,1 Triliun ke Kas Negara di Kuartal I 2026
-
Kisahkan Dunia Bedah Kosmetik, Serial Plastic Beauty Tayang September 2026
-
Denny Sumargo Cerita Perjuangan Bangun Burger Bangor, Kini Rayakan 7 Tahun dengan Bangor Fest Vol. 4
-
KDKMP Didesak Evaluasi, YLBHI Soroti Peran Agrinas Pangan Nusantara