- Dating run, tren baru Gen Z, memadukan kebugaran fisik dengan interaksi sosial alami tanpa tekanan kencan formal.
- PacaRUN 2026 Closeup diadakan di Hutan Kota GBK Jakarta pada 10 Januari 2026, melibatkan 300 peserta.
- Acara ini menekankan interaksi melalui aktivitas seperti Wheel of Attraction, bertujuan membangun koneksi nyata di luar aplikasi kencan.
Suara.com - Di tengah gaya hidup Gen Z yang makin lekat dengan layar dan aplikasi, muncul sebuah tren baru yang memadukan kesehatan fisik dan kebutuhan akan koneksi nyata, dating run.
Konsep ini mengajak anak muda berkenalan sambil bergerak aktif, berlari, berjalan santai, tertawa, dan berbagi momen tanpa tekanan seperti kencan formal. Selain membantu tubuh tetap bugar, dating run juga memberi ruang untuk interaksi yang lebih natural, menurunkan kecanggungan, serta mendorong kepercayaan diri.
Inilah yang membuat dating run menjadi cara baru bagi Gen Z untuk menjalani gaya hidup sehat sekaligus membuka peluang hubungan yang lebih bermakna.
Konsep tersebut kini resmi hadir di Indonesia melalui PacaRUN 2026, running-date pertama yang digelar Closeup di Hutan Kota GBK, Jakarta pada 10 Januari 2026 lalu. Lebih dari 300 peserta ikut ambil bagian dalam pengalaman lari yang berbeda dari fun run pada umumnya.
Di sini, yang utama bukan kecepatan, melainkan interaksi dan kesempatan membangun kedekatan. Closeup menghadirkan PacaRUN sebagai ruang aman bagi anak muda untuk menemukan chemistry secara lebih alami, melampaui budaya swiping di dating apps yang sering terasa kaku dan instan.
Sepanjang rute, peserta tidak hanya berlari, tetapi juga terlibat dalam berbagai aktivitas interaktif seperti Wheel of Attraction, Photo Corner, Karaoke Box Booth, hingga Double Drop Stick Challenge.
Setiap tantangan dirancang untuk mencairkan suasana, memancing tawa, dan menciptakan momen kebersamaan. Semangat yang dibawa PacaRUN sangat jelas, the slower you run, the better.
Dengan melambat, peserta justru diberi lebih banyak waktu untuk saling mengenal dan menikmati proses, menghadirkan meet-cute moments yang kini semakin jarang dalam budaya kencan modern.
Setelah mencapai garis akhir, suasana hangat masih berlanjut. Peserta terlihat duduk bersama, mengobrol santai, bertukar kontak, dan menikmati sore di Hutan Kota. Momen-momen ini menunjukkan bahwa running date bisa menjadi cara yang lebih rileks dan menyenangkan untuk berkenalan, tanpa tekanan harus tampil sempurna seperti di kencan konvensional.
Baca Juga: 7 Rekomendasi Smartwatch Lari Anti Air Terbaik, Fitur Lengkap Mulai Rp300 Ribuan!
Kehadiran penampilan spesial dari Idgitaf semakin menghidupkan suasana hingga malam hari, memperkuat kesan bahwa PacaRUN bukan hanya soal olahraga, tetapi juga tentang membangun koneksi emosional.
Head of Marketing Oral Care Unilever Indonesia, Rikka Anggitha, menilai PacaRUN sebagai bukti bahwa ruang untuk koneksi nyata tetap dibutuhkan oleh generasi muda.
“Melihat bagaimana peserta membuka diri dan membangun kedekatan secara organik membuktikan bahwa koneksi real tetap sangat dibutuhkan di masa saat ini walaupun semua sudah serba digital. Sebagai bentuk apresiasi atas keterbukaan dan kepercayaan para peserta, kami menegaskan komitmen kami untuk menyediakan ruang yang aman, nyaman, dan suportif bagi seluruh peserta selama kegiatan berlangsung,” ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa Closeup ingin terus menjadi ‘hype buddy’ bagi anak muda, mendorong mereka agar lebih percaya diri untuk mendekat dan menunjukkan sisi terbaik diri mereka.
Antusiasme serupa disampaikan oleh KOL yang hadir, Gaby Saputra. “Acaranya menyenangkan sekali. Semua aktivitasnya bisa bikin interaksi jadi natural. Ini cara yang fresh dan lebih seru buat ketemu orang dan membangun chemistry,” katanya.
Pernyataan ini mencerminkan bagaimana PacaRUN berhasil menjawab kebutuhan Gen Z akan aktivitas yang tidak hanya menyehatkan, tetapi juga relevan secara sosial dan emosional.
Sebagai pionir dating run di Indonesia, PacaRUN 2026 membuktikan bahwa gaya hidup sehat bisa dikemas dengan cara yang fun, inklusif, dan penuh makna. Ketika anak muda diberi ruang untuk bergerak, melambat, dan menjadi diri sendiri, peluang untuk menemukan koneksi baru pun tumbuh secara alami.
Melalui PacaRUN, Closeup tidak hanya mengajak Gen Z hidup lebih aktif, tetapi juga membantu mereka get closer, dengan percaya diri, secara natural, dan dengan energi positif.
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- 7 Sepeda Terbaik untuk Pemula Mulai Rp1 Jutaan: dari Hybrid, Lipat hingga City Bike
- Lipstik Wardah yang Bagus Apa? Ini 4 Pilihan Paling Tahan Lama untuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
-
Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam
-
Sudaryono, Mantan Ajudan Prabowo Akan Gantikan Nanik Jadi Kepala BGN
-
Nanik Mundur dari Kepala BGN, Ini Alasannya
-
Nanik S Deyang Mundur dari Kepala BGN, Prabowo Minta Tetap Awasi MBG
Terkini
-
Mengapa Banyak Proyek AI di Perusahaan Indonesia Mandek? Ternyata Bukan Salah Teknologinya
-
Keluar dari 'Zona Tidak Aman', Sarwendah Pilih Tinggalkan Rumah Gono-gini Ruben Onsu
-
Sambut Minat Besar Investor, PLN Siapkan Kontrak Jangka Panjang untuk Akselerasi Proyek PSEL
-
Newcastle Turunkan Harga, Arsenal Semakin Dekat Dapatkan Bruno Guimaraes
-
Surya Paloh Pasang Target Tinggi: Yakin Nasdem Bakal Naik di Pemilu 2029
-
Tahan Tangis, Sarwendah Ungkap Perjuangan Nafkahi Anak di Tengah Gugatan Ruben Onsu
-
Putri Pahlawan Nasional Pimpin WPP PPP, Dewi Arimbi Siap Tempur di Pemilu 2029
-
Berkebun di Kota Kini Lebih Hemat, Panel Surya Jadi Solusi untuk Urban Farming
-
Kala Anak Nasabah PNM Mekaar Berkata 'Orang Tua Saya Berjuang di Sawah, Saya Berjuang di Sekolah'
-
Dunia Peanuts Jadi Nyata! Snoopy Siapkan Pengalaman Seru untuk Keluarga dan Penggemar Animasi