- Presiden Prabowo Subianto menginstruksikan peningkatan alokasi beasiswa LPDP untuk STEM.
- Presiden Prabowo meminta beasiswa LPDP untuk STEM mencapai 80 persen mulai tahun 2026.
- Kebijakan baru ini menuai kritik kekhawatiran pengabaian bidang sosial budaya meskipun didukung untuk penguatan iptek nasional.
Alasan di balik kebijakan ini cukup jelas. Indonesia menghadapi tantangan besar dalam penguasaan teknologi, seperti kecerdasan buatan, energi terbarukan, dan bioteknologi.
Dengan mengalokasikan mayoritas dana ke STEM, pemerintah berharap mencetak lebih banyak ahli yang bisa mendorong inovasi dan pertumbuhan ekonomi.
Namun, kebijakan ini juga menuai kritik. Beberapa pihak, seperti dari kalangan humaniora, khawatir bahwa ini akan menciptakan ketimpangan. Mereka menyebutnya sebagai upaya "membuat robot tanpa jiwa", karena mengabaikan aspek sosial, budaya, dan etika yang krusial untuk pembangunan berkelanjutan.
Apakah ini solusi atau justru masalah baru? Pendukung kebijakan menekankan bahwa prioritas STEM bukan berarti menghilangkan beasiswa untuk bidang lain, melainkan proporsi yang lebih besar untuk saintek, sementara 20 persen sisanya masih untuk sosial humaniora.
Dampak dari kebijakan ini bisa dirasakan dalam jangka pendek dan panjang. Dalam jangka pendek, calon penerima beasiswa dari bidang non-STEM mungkin menghadapi persaingan lebih ketat, dengan kuota yang lebih terbatas.
Namun, ini bisa mendorong lebih banyak anak muda untuk memilih jurusan STEM sejak dini, meningkatkan minat terhadap sains dan teknologi.
Di sisi lain, pemerintah juga perlu memastikan bahwa lulusan STEM ini kembali ke Indonesia dan berkontribusi, bukan justru ke luar negeri. LPDP telah memiliki mekanisme ikatan dinas untuk itu, tapi pengawasannya harus diperketat.
Secara keseluruhan, klaim bahwa beasiswa LPDP 80 persen ke STEM adalah benar, setidaknya berdasarkan instruksi presiden terbaru yang akan diterapkan pada 2026.
Baca Juga: Apa Saja 9 Beasiswa Bundling LPDP 2026? Ini Keistimewaannya
Berita Terkait
Terpopuler
- Sepeda Dewasa Merek Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Pilihan Terbaik untuk Harian
- 7 Pilihan Lipstik yang Awet 12 Jam, Anti Pudar Terkena Air dan Minyak
- Begini Respons Kopassus Usai Beredar Isu Orang Istana Digampar Pangkopassus
- 5 Parfum Indomaret dengan Wangi Segar Tahan Lama, Cocok Dipakai saat Cuaca Panas
- 12 Promo Makanan Hari Kartini 2026, Diskon Melimpah untuk Rayakan Momen Spesial
Pilihan
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
-
Terungkap Jalur Gelap 10 Ton Pupuk Subsidi di Sumsel, Dijual ke Pihak Tak Berhak
-
Garap Kasus Haji, KPK Panggil Ustaz Khalid Basalamah Hari Ini
-
Merantau ke Kota Kecil, Danu Tetap Sulit Cari Kerja: Sampai Melamar Pawang Satwa
Terkini
-
Nilai TKA Apakah Menentukan Kelulusan Siswa? Cek Penjelasan Lengkapnya
-
Jenis Lipstik Apa yang Tidak Mudah Luntur? Cek 5 Rekomendasi Terbaiknya
-
Siapa Siti Mawarni? Ini Alasan Kenapa Namanya Viral di Media Sosial
-
Event Lari Nasional Hadir di Malang, Gabungkan Gaya Hidup Sehat dan Liburan dalam Satu Momen
-
5 Rekomendasi Shade Baru Wardah Glasting Liquid Lip: Tahan Lama, Bikin Bibir Terlihat Plumpy
-
Dari Cemas Jadi Percaya Diri, Perjalanan Ibu di Era Gen Z Berubah
-
5 Rekomendasi Maskara Bening, Bikin Bulu Mata Lentik Alami Tanpa Terlihat Berlebihan
-
7 Day Cream Wardah yang Ampuh Cegah Kulit Keriput dan Flek Hitam
-
7 Rekomendasi Parfum Aroma Vanilla, Wanginya Manis dan Tidak Bikin Pusing
-
5 Rekomendasi Lip Liner Murah Lokal, Bibir Auto Penuh dan Presisi