- ParagonCorp menyelenggarakan Beauty Science Tech (BST) 2026 pada Januari 2026 di Jakarta, merefleksikan transformasi menjadi Purposeful Beauty Tech Company.
- Perusahaan ini memfokuskan inovasi pada fondasi sains presisi, pemanfaatan teknologi personal, serta nilai etika untuk dampak global berkelanjutan.
- Kolaborasi dengan mitra AI menghasilkan lebih dari 30 pengalaman konsumen berbasis AI, memanfaatkan riset genomik dan *biometric science* kulit.
Suara.com - Di tengah perubahan lanskap industri kecantikan global, kecantikan kini dimaknai lebih dalam dari sekadar hasil visual. Ia bertransformasi menjadi sebuah perjalanan holistik yang menyatukan sains, teknologi, nilai kemanusiaan, serta dampak jangka panjang bagi masyarakat dan bumi.
Perspektif inilah yang selama 40 tahun menjadi napas perjalanan PT Paragon Technology and Innovation (ParagonCorp), dengan menempatkan sains sebagai fondasi presisi dalam setiap riset dan pengembangan produk.
Komitmen tersebut ditegaskan melalui penyelenggaraan Beauty Science Tech (BST) 2026 yang berlangsung pada 21–25 Januari 2026 di City Hall Pondok Indah Mall 3, Jakarta.
Mengusung tema “Beauty Rewired: Where Science, Technology, and Soul Transform Life,” gelaran ini menjadi refleksi transformasi ParagonCorp sebagai Purposeful Beauty Tech Company yang siap melangkah ke panggung global sekaligus berkontribusi dalam membentuk arah dan standar baru industri kecantikan dunia.
Melalui pendekatan Beauty Rewired, ParagonCorp memaknai kecantikan secara menyeluruh. Sains digunakan sebagai fondasi yang presisi untuk memahami kompleksitas kulit dan tubuh manusia.
Sedangkan teknologi dimanfaatkan untuk menghadirkan solusi personal bagi konsumen yang semakin tersegmentasi, sementara nilai dan etika menjadi acuan agar inovasi tetap relevan, inklusif, dan bertanggung jawab di tengah tuntutan global.
“Selama 40 tahun berdiri, kebermanfaatan selalu menjadi tujuan utama pertumbuhan Paragon. Kami mengejar kebermanfaatan, dan dari sanalah pertumbuhan mengikuti,” ujar Harman Subakat, Group CEO ParagonCorp.
Menurutnya, transformasi ParagonCorp bukan hanya tentang inovasi produk, melainkan kontribusi jangka panjang terhadap ekosistem kecantikan global. “Komitmen ini menegaskan kesiapan Paragon untuk terus berkontribusi dalam membangun global beauty ecosystem melalui inovasi yang berkelanjutan, inklusif, dan bermakna.
Dengan memanfaatkan sains dan teknologi serta didukung kolaborasi dengan para expert dan global partners, ParagonCorp menghadirkan inovasi yang berdampak bagi konsumen, masyarakat, dan bumi,” lanjut Harman.
Baca Juga: Bisnis 2026: Rhenald Kasali Soroti Dominasi AI dan Pergeseran Psikologi Publik
Sebagai salah satu pusat riset dan pengembangan kecantikan terbesar di Asia Tenggara sekaligus rumah bagi produk kecantikan halal terkemuka dunia, ParagonCorp menempatkan riset ilmiah sebagai jantung inovasi.
Kolaborasi dengan lebih dari 20 mitra teknologi global di bidang Artificial Intelligence (AI) melahirkan lebih dari 30 AI-powered consumer experiences yang memungkinkan konsumen memahami kondisi kulit, wajah, dan kebutuhan tubuh secara presisi.
Pendekatan ini berangkat dari pemahaman ilmiah bahwa kulit bukan sekadar permukaan.
“Melalui biometric science, genomic and microbiome research, serta data-driven skin analysis, kita mulai memahami bahwa kulit adalah sebuah sistem biologis,” ungkap dr. Sari Chairunnisa, Sp.D.V.E, FINSDV, Deputy CEO & Chief R&D Officer ParagonCorp.
Ia menegaskan, teknologi memungkinkan kita memahami perbedaan dan keunikan setiap individu, sehingga solusi kecantikan yang dihadirkan menjadi lebih presisi, personal, dan bertanggung jawab, bukan untuk mengubah manusia, tetapi untuk menjawab kebutuhannya.
Sejalan dengan visi global tersebut, BST 2026 juga menjadi ruang dialog strategis lintas sektor. Kehadiran Retno Marsudi sebagai Board of Council Paragon Wardah Stewardship for Global Impact menegaskan pentingnya peran industri dalam menciptakan dampak sosial dan global yang berkelanjutan.
Dalam forum pembukaan BST 2026, Retno menyoroti bagaimana inovasi berbasis sains dan teknologi perlu berjalan beriringan dengan nilai, diplomasi kemanusiaan, serta tanggung jawab global terutama di tengah dunia yang menghadapi ketidakpastian dan tantangan multidimensi.
Melalui BST 2026, ParagonCorp menunjukkan bahwa masa depan kecantikan tidak lagi dibangun hanya dari tren, tetapi dari riset ilmiah yang presisi, teknologi yang inklusif, dan nilai yang berakar kuat.
Di sinilah kecantikan diredefinisi, sebagai inovasi holistik yang memberdayakan manusia, membangun kepercayaan, dan membawa dampak berkelanjutan dari Indonesia ke panggung dunia.
Berita Terkait
Terpopuler
- Jakarta Siap Pungut Pajak Mobil Listrik Tahun Ini, Kendaraan Mewah Kena hingga 75% PKB
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
- 6 Shio Paling Beruntung pada 23 Juli 2026, Keberuntungan Memihak
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
- 5 Warna Lipstik Wardah untuk Bibir Hitam dan Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
Terkini
-
Jangan Anggap Sepele Nyeri Pinggang Mendadak, Bisa Jadi Tanda Batu Saluran Kemih
-
Motul Perluas Jangkauan di Jawa Barat, Dorong Pertumbuhan Ekosistem Otomotif Nasional
-
Igor Tolic Beberkan Faktor X yang Bikin Persib Hajar Arema di Piala Presiden 2026
-
Naik Kereta untuk Liburan? Jangan Lupa Siapkan Antisipasi Jika Jadwal Berubah
-
Febrie Adriansyah Ditahan di Rutan KPK, Koalisi Sipil Desak Pengusutan Tuntas Tanpa Intervensi
-
MAXI Yamaha Day Jabar 2026 Pikat Komunitas dengan Budaya dan Alam Kuningan
-
Gap antara Kampus dan Industri Masih Lebar, Mahasiswa Bisa Rugi Kalau Tak Bersiap
-
Hanya Gara-gara Colokan Kabel, Bisnis MUA di Tuban Kebakaran Rugi Rp400 Juta
-
Tangis Ayah untuk NH, Dugaan Perundungan yang Berulang, Bocah Kelas 3 SD Meninggal
-
Gunung Anak Krakatau Erupsi Dua Kali: Abu Hitam Pekat Selimuti Langit Selat Sunda