Lifestyle / Komunitas
Kamis, 22 Januari 2026 | 19:07 WIB
Hutang puasa lewat 2 kali Ramadhan, bagaimana menggantinya? (freepik)

Secara umum, ada tiga hal utama yang perlu diperhatikan ketika utang puasa telah melewati dua kali Ramadan.

1. Mengganti Puasa (Qadha)

Bagi orang yang sebenarnya mampu berpuasa, maka cara utama melunasi utang puasa adalah dengan mengqadha sesuai jumlah hari yang ditinggalkan dengan ketentuan berikut:

  • Jumlah puasa pengganti harus sama dengan hari puasa yang ditinggalkan.
  • Qadha dilakukan di luar bulan Ramadan.
  • Saat menjalankan qadha, niat wajib dilakukan pada malam hari, sebagaimana puasa wajib lainnya.
  • Tidak ada batas akhir waktu qadha secara mutlak, namun menunda tanpa alasan yang jelas sangat tidak dianjurkan.

Jika qadha baru dilakukan setelah Ramadan berikutnya, maka tetap sah, tetapi sebaiknya disertai dengan taubat dan istigfar atas kelalaian yang terjadi.

2. Membayar Fidyah

Dalam kondisi tertentu, seseorang tidak diwajibkan qadha, melainkan cukup membayar fidyah. Golongan ini adalah mereka yang benar-benar berat atau tidak mampu berpuasa, seperti:

  • Orang tua renta
  • Orang sakit menahun yang kecil kemungkinan sembuh
  • Menurut sebagian pendapat ulama, perempuan hamil dan menyusui yang berat berpuasa

Fidyah dibayarkan dengan cara memberi makan satu orang miskin untuk setiap hari puasa yang ditinggalkan. Bentuknya bisa berupa makanan pokok atau uang senilai satu kali makan orang miskin, dengan nominal yang menyesuaikan kondisi daerah masing-masing.

Fidyah hanya diwajibkan bagi orang yang benar-benar tidak mampu berpuasa, bukan bagi orang sakit sementara atau musafir. Golongan terakhir ini tetap wajib mengganti dengan puasa qadha.

3. Bertaubat dan Memohon Ampunan

Baca Juga: Amalan Bulan Syaban Anjuran Nabi, Tabung Pahala sebelum Ramadan

Jika utang puasa lewat 2 kali Ramadan terjadi karena kelalaian, maka selain qadha atau fidyah, seseorang juga dianjurkan untuk bertaubat dengan sungguh-sungguh kepada Allah SWT.

Taubat dilakukan dengan menyesali kelalaian, memohon ampun, dan bertekad untuk tidak mengulangi kesalahan yang sama di masa depan.

Demikianlah penjelasan lengkap terkait bagaimana mengganti utang puasa yang lewat dua kali Ramadan. Semoga bermanfaat.

Kontributor : Dini Sukmaningtyas

Load More