Lifestyle / Female
Kamis, 22 Januari 2026 | 19:31 WIB
Ilustrasi kulit keriput (Freepik/freepik)
Baca 10 detik
  • Kulit usia matang lebih tipis sehingga sensitif terhadap bahan kimia keras.

  • Hindari sulfat dan alkohol karena dapat menarik kelembapan alami kulit wajah.

  • Campuran retinol dan AHA/BHA berisiko memicu iritasi ekstrem pada kulit keriput.

Suara.com - Kulit kencang dan awet muda tentu impian semua orang ketika sudah menginjak usia 45 tahun ke atas, yang mulai mengalami tanda-tanda penuaan.

Karena itu, produk skincare anti-aging sering jadi incaran perempuan usia 45 tahun ke atas yang ingin kulit kencang dan awet muda.

Namun jangan asal membeli skincare anti-aging, karena terkadang kulit makan jadi makin kering, merah dan garis halus tampak nyata bila salah pilih skincare.

Sebab, kulit yang sudah menunjukkan tanda penuaan biasanya lebih tipis dan sensitif, sehingga salah pilih bahan aktif dalam skincare bisa berakibat fatal.

Agar upaya awet muda tidak sia-sia, berikut 6 bahan skincare yang harus dihindari Anda dengan masalah kulit keriput.

Ilustrasi skincare (freepik)

1. Sulfat (SLS dan SLES)

Sodium Lauryl Sulfate (SLS) sering ditemukan dalam sabun cuci muka, karena menghasilkan busa melimpah.

Padahal, bahan ini bersifat korosif dan mengikis minyak alami kulit.

Pemakaian skincare dengan bahan ini bisa membuat kulit kehilangan kelembapan secara ekstrem.

Baca Juga: 5 Mobil Bekas Seharga Motor yang Masih Berjaya di Tahun 2026, Anti Rugi!

Sedangkan, kulit kering membuat keriput semakin terlihat jelas.

2. Alkohol Keras

Jika Anda melihat kandungan Alcohol Denat, Ethanol, atau Isopropyl Alcohol di urutan atas skincare, sebaiknya hindari saja.

Alkohol jenis ini memang membuat produk cepat menyerap, tapi efeknya bisa menghisap kadar air dalam kulit.

Alih-alih memakai skincare dengan alkohol keras, sebaiknya pilih produk yang mengandung fatty alcohol, seperti Cetyl atau Stearyl Alcohol yang justru membantu melembutkan kulit.

3. Minyak Mineral dan Petrolatum

Load More