Suara.com - Beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) kini dibuka dan calon mahasiswa berbondong-bondong mendaftarkan diri untuk mewujudkan impian mereka melanjutkan ke jenjang pendidikan lebih tinggi.
Namun di satu sisi, Beasiswa Unggulan yang dinaungi oleh Kemendikbudristek tak lama lagi akan dibuka menyusul LPDP.
Kedua beasiswa tersebut menjadi peluang bagi para calon mahasiswa untuk bisa kuliah tanpa harus mengeluarkan biaya.
Tak jarang beberapa pelamar mencoba untuk mencoba peluang mereka dengan memilih antara kedua beasiswa tersebut.
Tak sedikit juga mereka yang harus memilih lebih fokus ke LPDP atau Beasiswa Unggulan.
Menjawab dilema tersebut dapat dimulai dengan membandingkan benefit antara kedua beasiswa, sekaligus berbagai peluang yang akan dihadapi.
Mari ulas bersama LPDP dan Beasiswa Unggulan, termasuk benefit yang ditawarkan.
Seluk beluk LPDP 2026: Syarat hingga tunjangan
Secara umum, persyaratan LPDP 2026 masih konsisten dengan tahun sebelumnya, namun ada penekanan lebih kuat pada rencana kontribusi pascastudi.
Adapun syarat yang diberikan oleh penyelenggara LPDP adalah sebagai berikut.
Baca Juga: Berapa Skor TOEFL untuk Daftar LPDP 2026? Ini Ketentuan Lengkapnya
- Lulusan D4/S1 untuk pendaftar Magister (S2), dan lulusan S2 untuk pendaftar Doktor (S3),
- Usia maksimal 35 tahun untuk S2 dan 40 tahun untuk S3 (khusus pendaftar reguler). Untuk PNS/TNI/Polri biasanya memiliki ketentuan usia yang lebih longgar,
- IPK minimal 3,00 untuk S2 dan 3,25 untuk S3 pada skala 4,00,
- Kemampuan bahasa asing, untuk dalam negeri, minimal skor TOEFL ITP 500 atau IELTS 6,0,untuk luar negeri, minimal skor TOEFL iBT 80 atau IELTS 6,5
- Menulis rencana studi dan esai komitmen kembali ke Indonesia (1.500–2.000 kata). Bagi calon doktor, wajib menyertakan proposal penelitian.
Cakupan biaya: Biaya 'all-in' dari berangkat sampai pulang
LPDP dikenal sebagai beasiswa fully funded. Komponen biaya yang ditanggung dibagi menjadi dua kategori besar.
Biaya Pendidikan
- Dana Pendaftaran dan SPP (Tuition Fee): Dibayar penuh langsung ke universitas,
- Tunjangan Buku: Sekitar Rp10.000.000 per tahun,
- Dana Penelitian: Mencakup tesis atau disertasi, dengan besaran mulai dari Rp15.000.000 hingga Rp150.000.000, tergantung jenjang dan kebutuhan laboratorium,
- Dana Publikasi dan Seminar: Bantuan dana untuk publikasi jurnal internasional dan seminar internasional.
Biaya Pendukung
- Transportasi: Tiket pesawat PP kelas ekonomi (awal dan akhir studi),
- Visa dan Asuransi: Biaya pembuatan visa atau residence permit dan asuransi kesehatan dasar,
- Dana Kedatangan (Settlement Allowance): Uang tunai saat pertama kali tiba di kota tujuan,
- Keadaan Darurat: Dana bantuan jika terjadi musibah atau kondisi force majeure.
Jumlah Tunjangan Hidup Bulanan
Besaran uang saku atau Living Allowance (LA) disesuaikan dengan biaya hidup di lokasi kampus.
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- Media Italia Bongkar Ada Kontrak Lebih dari Rp25 T di Balik Hibah Kapal Induk Giuseppe Garibaldi
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Pilihan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
-
Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam
Terkini
-
Cari Dana Segar Buat Produksi Film dan Ekspansi, Emiten RAAM Mau Siapkan Rights Issue
-
Niatnya Self-Love, Kok Malah Insecure? Ini Jebakan di Balik Main Character Energy
-
Jumlah Uang Beredar Masih Bertambah, Apa Dampaknya bagi Ekonomi Indonesia?
-
Drama Blokade Pantura di Alastlogo Berakhir Usai Janji Mediasi Peluru Nyasar
-
5 Weton yang Berbakat Jadi Orang Kaya Menurut Primbon Jawa, Punya Garis Tangan Emas
-
Pemkot Bandar Lampung Sulap Pedestrian Jadi Solusi Banjir
-
Sebut Dasco Dulu Provokator Sekarang Profesor, Prabowo: Co, Hati-hati Co!
-
Review Film WIND UP: The Movie, Perjuangan Manis Mengejar Mimpi Masa Remaja
-
Prabowo Singgung Londo Ireng 'Nyamar' jadi Pengamat dan Wartawan, Kok Bisa?
-
25 Ton Ikan Nila Mati Massal Akibat Letupan Belerang di Danau Batur