- Bluebird Group berkolaborasi dengan IP lokal Tahilalats untuk memperluas penetrasi pasar dan relevansi lintas generasi.
- Salah satu wujud nyata kolaborasi adalah Bus BirdGembira, armada interaktif yang beroperasi di lokasi urban strategis.
- Kolaborasi ini juga meluncurkan merchandise edisi terbatas yang bisa didapatkan pelanggan melalui aplikasi MyBluebird.
Merchandise ini bisa diperoleh dengan menukarkan EZPoints melalui aplikasi MyBluebird, sebagai bentuk apresiasi bagi pelanggan setia. Alih-alih sekadar suvenir, benda-benda ini menjadi perpanjangan cerita, membawa humor dan karakter Tahilalats ke aktivitas harian.
Monita Moerdani, Chief Marketing Officer PT Blue Bird Tbk, mengatakan, “Berangkat dari filosofi nama Bluebird sebagai burung pembawa kebahagiaan, kami melihat kesamaan nilai dengan Tahilalats sebagai brand lokal yang tumbuh bersama masyarakat dan berbagi tawa kekuatan cerita sehari-hari. Bersama Tahilalats, kami menerjemahkan cerita perjalanan dan nilai Bluebird ke dalam berbagai bentuk pengalaman yang bisa menjadi bagian dari momen kebahagiaan masyarakat.”
IP Lokal di Ruang Publik Kota
Bagi Tahilalats, kolaborasi ini membuka ruang baru bagi IP lokal untuk hadir lebih dekat dengan publik. Tidak lagi terbatas di layar ponsel atau media sosial, karakter Tahilalats kini hidup di ruang publik dan medium yang lebih beragam.
Rakhman Azhari, Co-Founder Tahilalats, menyampaikan, “Melalui karya orisinil yang kami hadirkan bersama Bluebird, kami ingin menunjukkan bahwa kreativitas dan talenta lokal memiliki ruang besar untuk tampil modern, relevan, dan dekat dengan publik. Sangat menyenangkan untuk melihat bagaimana karakter Tahilalats dapat lebih hidup di berbagai medium.”
Untuk melengkapi pengalaman, Bluebird Group juga menghadirkan promo khusus taksi menuju lokasi Bus BirdGembira melalui kode BBTAHILALATS di aplikasi MyBluebird. Rangkaian aktivasi ini menjadi awal dari berbagai inisiatif kreatif lain yang akan terus dikembangkan sepanjang periode kolaborasi.
Di tengah kota yang sering terasa terlalu serius, kolaborasi ini hadir sebagai pengingat bahwa ruang bermain bisa muncul di mana saja, bahkan di tengah perjalanan.
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
- 5 Sepatu Lari di Bawah Rp500 Ribu di Sports Station, Performa Nyaman Sesuai Review
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim
-
Kebakaran Lahan Meluas ke Pemukiman, BPBD Cianjur Minta Warga Waspadai Puntung Rokok
-
140 Titik di Banten Darurat Air Bersih
-
Gurita Pungli Dinas ESDM Jatim: Kabid Geologi Jadi Tersangka, Peras 217 Pemohon
-
Buka 31 Formasi Jabatan, Bupati Bogor Jamin Proses Seleksi ASN Transparan dan Bebas Orang Dalam