Otomotif / Mobil
Kamis, 22 Januari 2026 | 21:07 WIB
Mitsubishi Fuso dan Foxconn sepakat pada Kamis (22/1/2026) untuk mendirikan perusahaan bus listrik. Foto: Truk listrik Mitsubishi Fuso eCanter di GIIAS 2023. (Foto: KTB)
Baca 10 detik
  • MFTBC dan Foxconn membentuk perusahaan baru untuk memproduksi bus listrik.
  • Perusahaan patungan ini akan mulai beroperasi pada Semester II 2026, dipimpin oleh CEO Katsuto Kora, berbasis di Kawasaki.
  • Kerja sama awal fokus pengembangan dan penjualan bus listrik Model T dan U di pasar Jepang serta global.

Suara.com - Mitsubishi Fuso Truck and Bus Corporation (MFTBC) dan Hon Hai Technology Group (Foxconn) pada Kamis (22/1/2026) mengumumkan rencana untuk membangun perusahaan baru yang akan memproduksi bus listrik di Jepang.

Dalam kerja sama itu, Fuso akan keahlian dan pengalaman panjang dalam desain bus. Sementara Foxconn akan menyumbangkan keunggulannya dalam pengembangan kendaraan nol emisi serta jejaring globalnya.

Perusahaan patungan ini rencananya akan berdiri pada Semester II 2026. Sementara Katsuto Kora, yang kini menjabat sebagai Direktur Fuso Bus, MFTBC akan diangkat sebagai CEO perusahaan baru tersebut.

Sebagai awalan, dua anak usaha masing-masing perusahaan yakni Mitsubishi Fuso Bus Manufacturing Co dan Foxtron Vehicle Technolies, akan bekerja sama untuk mengembangkan, memproduksi, mengelola rantai pasok dan penjualan bus-bus listrik, yang dimulai dari Model T serta Model U - dua bus listrik yang dikembangkan Foxtron.

Bus-bus listrik hasil kolaborasi dua perusahaan ini akan diproduksi di Toyama, Jepang dan menggunakan merek Fuso. Sementara kantor pusatnya akan berlokasi di Kawaski, Jepang yang juga menjadi markas dari Mitsubishi Fuso Truck and Bus Corporation.

Adapun produk perusahaan baru itu akan dipasarkan di Jepang dan di pasar global.

"Kami sangat gembira bisa bekerja sama dengan Foxconn. Kolaborasi ini akan menggabungkan kekuatan dua pihak untuk mempercepat transformasi di sektor bus," kata CEO MFTBC Karl Deppen.

Ia menambahkan bahwa bekal pengalaman panjang Fuso dan Foxconn di industri masing-masing akan akan menghasilkan produk yang tepat, serta solusi yang sesuai dengan kebutuhan publik.

Sementara Chief Strategy Officer Foxconn Jun Seki menekankan bahwa kolaborasi ini akan menyajikan solusi elektrifikasi untuk ekosistem transportasi Jepang.

Baca Juga: Bus Listrik Isuzu, dengan Teknologi Kemudi Otonom, Akan Beroperasi Tahun 2027

"Serta akan memangkas siklus pengembangan produk serta meningkatkan efisiensi," kata Jun.

Menurut Katsuto Kora perusahaan baru yang dia pimpin akan menggabungkan budaya korporasi Jepang dengan keunggulan teknologi Foxconn, perusahaan asal Taiwan yang lebih dulu dikenal dengan produk-produk teknologinya.

"Kami berharap di masa depan kolaborasi dua pihak akan berkembang lebih luas. Saat ini fokus kami adalah untuk memenuhi kebutuhan konsumen," kata Kora.

Load More