Lifestyle / Komunitas
Kamis, 29 Januari 2026 | 16:45 WIB
Ilustrasi sidang isbat awal Ramadan 2026. (unsplash)

Jika hilal tak terlihat, maka bulan Syaban akan digenapkan menjadi 30 hari. Keputusan sidang isbat ini dikenal sebagai itsbatul 'aam yang berlaku secara nasional dan menjadi pedoman umat Islam di Indonesia.

Perbedaan Prediksi Pemerintah, NU, dan Muhammadiyah

Seperti tahun-tahun sebelumnya, penentuan awal Ramadan 2026 juga menunjukkan perbedaan metode antar lembaga Islam. Berikut perbandingannya:

- Pemerintah (Kemenag RI)
Prediksi: 19 Februari 2026
Metode: Rukyatul hilal melalui sidang isbat

- Nahdlatul Ulama (NU)
Prediksi: 19 Februari 2026
Metode: Rukyatul hilal

- Muhammadiyah
Prediksi: 18 Februari 2026
Metode: Hisab hakiki yang mengacu pada KHGT

Kontributor : Trias Rohmadoni

Load More