Suara.com - Adidas Adizero Adios kini tak bisa menyombongkan diri sebagai sepatu maraton. Pasalnya, ada segudang sepatu lari maraton murah yang menawarkan performa setara.
Harganya tetap masuk akal di kantong para pelari amatir atau pemula yang hendak memulai maraton pertama mereka dan lebh miring ketimbang Adidas Adizero Adios yang dibanderol Rp1,8 juta hingga Rp4,4 juta.
Performa yang ditawarkan juga tak kalah gacor, lantaran segudang sepatu tersebut punya fitur-fitur canggih untuk menambah kecepatan hingga stabilitas.
Berikut rekomendasi sepatu lari maraton sekelas Adidas Adizero Adios yang punya fitur premium dengan modal lebih minimum.
Ortuseight Hyperblast Evo
Sepatu ini merupakan jawaban bagi pelari yang mengutamakan proteksi sendi melalui bantalan maksimal (maximalist cushioning).
Sepatu ini dirancang untuk meredam impak keras saat kaki menghantam aspal dalam durasi 4 jam lebih dengan mengandalkan teknologi CumulusFoam yang sangat empuk.
Fitur unggulan
- Geometri sol yang melengkung (rocker) memaksa kaki untuk terus bergulir ke depan, sehingga mengurangi beban kerja otot betis.
- Struktur upper menggunakan material engineered mesh yang sangat tipis namun memiliki struktur pengunci di bagian tengah kaki (midfoot). Fitur ini memberikan ruang gerak bagi jari kaki yang biasanya membengkak saat lari maraton tanpa mengorbankan stabilitas posisi kaki.
Estimasi Harga: Rp550.000 – Rp600.000
910 Nineten Haze Vision
Haze Vision adalah manifestasi sepatu balap ringan yang berfokus pada kecepatan murni untuk pelari dengan cadence tinggi.
Baca Juga: 5 Sepatu Lari Mizuno Ternyaman untuk Kaki Lebar: Bantalan Empuk, Anti Lecet
Fitur unggulan
- Daya tarik utamanya terletak pada teknologi Hyperlight Foam. Busa ini tidak selembut Hyperblast, namun jauh lebih responsif dan padat, memberikan rebound yang cepat segera setelah kaki menyentuh tanah.
- Material upper transparan AcryonMesh memiliki sifat hidrofobik dan tidak menyerap keringat atau air, sehingga sepatu tetap ringan hingga garis finis.
Estimasi Harga: Rp650.000 – Rp720.000
Mills Enermax Nanoknit M2
Sepatu ini merupakan representasi kecanggihan material rajutan lokal yang fokus pada kenyamanan dinamis dan sirkulasi udara maksimal.
Fitur unggulan
- Fitur utama yang menonjol adalah penggunaan teknologi Nanoknit pada bagian upper. Berbeda dengan rajutan biasa, Nanoknit dirancang dengan kerapatan yang bervariasi dan sangat rapat di area punggung kaki untuk ventilasi
- Pada bagian midsole, teknologi Enermax memberikan bantalan yang cenderung stabil, tidak terlalu amblas, namun tetap mampu meredam getaran saat kaki mendarat secara berulang-ulang.
Estimasi Harga: Rp650.000 – Rp750.000
Decathlon Kiprun KD500 2
Sepatu ini merupakan representasi kecanggihan material rajutan lokal yang fokus pada kenyamanan dinamis dan sirkulasi udara maksimal.
Berita Terkait
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- 4 HP Redmi Memori 256 GB dan Kamera Jernih Harga Rp1 Jutaan, Cocok untuk Multitasking
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Jalan Santai Cocoknya Pakai Sepatu Apa? Ini 6 Produk Lokal yang Nyaman Buat 17 Agustusan
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Rekor Buruk Timnas Indonesia di Piala AFF Semakin Panjang, Pemain Naturalisasi Tak Berkutik
-
100 Petani Sidomulyo Muba Serahkan Diri, Bela 4 Warga yang Dituduh Mencuri di Kebun Sendiri
-
Eks Penyidik KPK: Kasus Febrie Adriansyah Harus Dikembangkan ke Atas, Bawah, dan Samping
-
Dari Batam Menuju Timnas Indonesia, Garudayaksa FC Buka Kesempatan bagi Talenta Muda
-
Tak Berdiri Sendiri, Pengamat Unas Endus Ada Sosok Berpengaruh di Kasus Eks Jampidsus
-
Erick Thohir Evaluasi Skuad Timnas Indonesia Usai Gagal di Piala AFF 2026, John Herdman Out?
-
Kata-kata Mengharukan Rizky Ridho Usai Timnas Indonesia Tersingkir dari Piala AFF 2026
-
Tangis Haru Karsa, Rumah Reotnya di Klapanunggal Kini Kokoh Direnovasi Indocement