- Okamoto bekerja sama dengan astrolog Canti Widyadhari menggunakan zodiak sebagai medium refleksi relasi pasangan.
- Pendekatan zodiak bertujuan membuka diskusi tentang komunikasi, kenyamanan emosional, dan tanggung jawab bersama secara santai.
- Psikolog setuju bahwa zodiak populer menjadi jalan efektif mengajak pasangan membahas dinamika hubungan secara lebih personal.
Suara.com - Awal tahun sering jadi momen refleksi buat banyak pasangan: masih sefrekuensi nggak, komunikasinya sehat nggak, dan sama-sama nyaman nggak sih jalanin hubungan ke depan? Menariknya, obrolan serius soal relasi ini sekarang makin sering dibuka lewat cara yang lebih santai — salah satunya lewat zodiak.
Melihat tren itu, Okamoto menggandeng astrologer Canti Widyadhari untuk menghadirkan prediksi percintaan berdasarkan zodiak sekaligus mengajak pasangan lebih mindful dalam menjaga hubungan. Bukan sekadar ramalan cinta, pendekatan ini dipakai sebagai pintu masuk untuk ngobrolin hal yang lebih dalam: komunikasi, kenyamanan emosional, dan tanggung jawab bersama dalam relasi.
“Bagi kami, hubungan yang sehat berangkat dari komunikasi yang terbuka, rasa saling menghargai, dan tanggung jawab bersama. Pendekatan zodiak kami gunakan sebagai medium reflektif untuk membuka ruang percakapan seputar dinamika hubungan dengan cara yang ringan dan mudah dipahami,” ujar Holly Kwan, Senior Chief Marketer Okamoto Industries (HK) Ltd.
Pendekatan ini dinilai relevan dengan cara generasi muda memaknai hubungan saat ini. Zodiak, yang sering dianggap ringan dan fun, justru bisa menjadi jembatan untuk membicarakan hal-hal yang lebih personal.
Psikolog sekaligus Sex Educator Febrizky Yahya melihat metode ini sebagai langkah komunikatif yang efektif.
“Dalam psikologi, percakapan dan refleksi diri sering kali dimulai dari hal-hal yang dekat dengan keseharian. Zodiak, yang saat ini cukup populer, dapat dimaknai sebagai salah satu medium untuk mengajak pasangan berbicara tentang dinamika hubungan mereka secara lebih santai,” jelasnya.
Ia menegaskan bahwa apa pun pendekatannya, fondasi hubungan tetap sama. “Membangun relasi yang sehat tetap membutuhkan kesadaran, komunikasi yang jujur, serta tanggung jawab bersama agar keintiman emosional dan fisik bisa terjaga dengan baik,” tambah Febrizky.
Lewat rangkuman prediksi dari Canti Widyadhari, tiap zodiak diajak melihat potensi dinamika cintanya sepanjang tahun. Misalnya Aries yang dikenal mandiri, diprediksi akan memasuki fase lebih lengket dengan pasangan mulai Agustus hingga akhir tahun. Namun, ada potensi gesekan di Oktober akibat miskomunikasi atau kebutuhan ruang yang tidak tersampaikan dengan baik.
“Setiap zodiak punya pola energi yang berbeda dalam hubungan. Prediksi ini bukan untuk menghakimi, tapi jadi bahan refleksi agar pasangan lebih sadar membaca situasi emosional masing-masing,” ungkap Canti.
Baca Juga: 6 Zodiak Paling Hoki dan Cuan di Akhir Januari 2026, Bakal Banjir Rezeki Melimpah
Pendekatan seperti ini menunjukkan bahwa menjaga hubungan nggak selalu harus dibahas dengan bahasa berat. Dari obrolan soal zodiak, pasangan bisa lanjut diskusi soal hal yang lebih penting: bagaimana sama-sama merasa aman, dihargai, dan nyaman dalam kedekatan mereka.
“Dengan pemahaman yang tepat, pasangan dapat lebih percaya diri dalam berkomunikasi, memahami batas satu sama lain, serta mengambil keputusan yang sadar dan aman dalam menjalani kedekatan,” tutup Holly.
Karena pada akhirnya, entah kamu Aries yang lagi bucin maksimal atau zodiak lain dengan dramanya masing-masing, hubungan yang awet bukan cuma soal chemistry — tapi juga soal komunikasi, rasa hormat, dan kepedulian dua arah.
Berita Terkait
Terpopuler
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- Motor Baru Harley-Davidson Harga Cuma Rp40 Jutaan, Tenaga Setara Motor 250cc
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
- KPK Ungkap Dugaan Modus 'Pinjam Bendera' di Proyek Gedung Pemkab Lamongan Rp151 Miliar
Pilihan
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
Terkini
-
Ayam Goreng Kian Beragam, Ini Tren Rasa yang Bertahan Lebih dari Satu Dekade
-
Tren Baru Cat Parents Biar Anabul Panjang Umur
-
Mau Kuliah di Kampus Top Luar Negeri? 4 Strategi Susun Portofolio untuk Raih Beasiswa Impian
-
Air Bersih Belum Tentu Aman? Mengapa Keluarga Modern Kini Lebih Selektif Memilih Air Minum
-
Healing Maksimal di Negeri Naga Guntur: 5 Pengalaman Wellness di Bhutan yang Wajib Dicoba
-
Bagaimana Cara Dapat Kompensasi Pemadaman Listrik PLN?
-
5 Cara Selamatkan ASIP di Freezer saat Listrik Padam Berjam-jam, agar Tak Terbuang Sia-Sia
-
Gaya Bohemian Kembali Jadi Tren, Sandal Kasual Naik Kelas Lewat Kolaborasi Fashion
-
Kenapa Akhir-Akhir Ini Sering Mati Listrik? Ini Jawaban PLN
-
Kenapa PLN Melakukan Pemadaman Listrik? Ini 5 Alasannya