Berikut jadwal puasa Ayyamul Bidh Februari 2026:
- Minggu, 1 Februari 2026: 13 Syaban 1447 H
- Senin, 2 Februari 2026: 14 Syaban 1447 H
- Selasa, 3 Februari 2026: 15 Syaban 1447 H
Amalan Nisfu Syaban
Ada beberapa amalan yang dianjurkan untuk dilakukan di momen Nisfu Syaban. Amalan tersebut antara lain salat malam, membaca Al-Qur'an, beristighfar dan berdoa, puasa sunnah di hari Nisfu Syaban, serta bersedekah dan berbuat baik.
Beberapa bentuk kebaikan yang bisa dilakukan antara lain bersedekah kepada fakir miskin, memberikan makanan kepada orang lain, membantu orang yang membutuhkan, serta memperbanyak silaturahmi dan memaafkan kesalahan orang lain.
Berikut beberapa amalan yang bisa dilakukan untuk meraih keutamaan Nisfu Syaban yang hanya tiba satu tahun sekali menjelang Ramadhan ini.
1. Membaca Surat Yasin Tiga Kali
Pada malam Nisfu Sya’ban, sebagian masyarakat memiliki tradisi membaca surat Yasin sebanyak tiga kali dengan niat yang berbeda, yakni untuk memohon umur panjang, dilapangkan rezeki, dan mendapatkan husnul khatimah.
Tradisi ini populer di kalangan umat Islam, meskipun perlu dicatat bahwa tidak ada satu pun hadis shahih yang secara spesifik menyebutkan keutamaan membaca Yasin pada malam Nisfu Sya’ban.
2. Memperbanyak Doa
Malam Nisfu Sya’ban merupakan malam istimewa karena Allah SWT menjanjikan pengabulan doa. Rasulullah SAW bersabda:
"Lima malam yang tidak akan ditolak doa di dalamnya: malam pertama bulan Rajab, malam Nisfu Sya'ban, malam Jumat, malam Idul Fitri, dan Malam Idul Adha".
Umat Islam dianjurkan memanfaatkan malam ini untuk memperbanyak doa dengan sungguh-sungguh.
Baca Juga: Niat Puasa Syaban Sekaligus Qadha Ramadhan: Lengkap dengan Bacaan Arab, Latin, dan Artinya
3. Membaca Dua Kalimat Syahadat
Kalimat syahadat merupakan ucapan mulia yang membawa rahmat Allah SWT, terutama bila diulang-ulang pada malam Nisfu Sya’ban. Hadis riwayat Sayyid Muhammad bin Alawi dalam Ithmi’nanul Qulub menyebut:
"Seyogyanya seorang muslim mengisi waktu yang penuh berkah dan keutamaan dengan memperbanyak membaca dua kalimat syahadat, La ilaha illallah Muhammadur Rasulullah, khususnya bulan Syaban dan malam pertengahannya."
4. Memperbanyak Istighfar
Manusia tidak lepas dari dosa, baik yang disengaja maupun tidak. Istighfar menjadi amalan utama untuk memohon ampunan Allah SWT. Hadis Sayyid Muhammad bin Alawi menyatakan:
"Istighfar merupakan amalan utama yang harus dibiasakan orang Islam, terutama pada waktu yang memiliki keutamaan, seperti Syaban dan malam pertengahannya."
5. Berpuasa di hari Nisfu Syaban
Puasa sunnah pada siang hari juga dianjurkan. Dari Ali bin Abi Thalib, Rasulullah SAW bersabda:
"Dari Ali bin Abi Thalib, Rasulullah bersabda: "Apabila sampai pada malam Nisfu Sya'ban, maka shalatlah pada malam harinya dan berpuasalah pada siang harinya, karena sesungguhnya Allah akan turun ke dunia pada malam tersebut sejak matahari terbenam dan Allah berfirman: "Tidak ada orang yang meminta ampun kecuali Aku akan mengampuni segala dosanya, tidak ada yang meminta rezeki melainkan Aku akan memberikannya rezeki, tidak ada yang terkena musibah atau bencana, kecuali Aku akan menghindarkannya, tidak ada yang demikian, tidak ada yang demikian, sampai terbit fajar" (HR. Imam Ibnu Majah dalam kitab Sunannya hadits no: 1378).
Keutamaan Nisfu Syaban
Mengutip dari laman resmi Baznas, pertengahan Sya'ban adalah momen emas untuk memanjatkan doa. Malam ini adalah momen yang tepat untuk refleksi diri (muhasabah) atas segala perbuatan setahun ke belakang sebelum kita benar-benar bersih memasuki bulan Ramadhan.
Keutamaan bulan ini juga terekam jelas dalam hadis Nabi Muhammad SAW. Melansir baznas.go.id, Rasulullah SAW diketahui sangat sering berpuasa di bulan ini.
Dalam hadis riwayat Usamah bin Zaid RA, Rasulullah SAW bersabda:
“Bulan Syaban adalah bulan yang sering dilupakan oleh manusia, berada antara Rajab dan Ramadan. Padahal bulan itu adalah bulan diangkatnya amal-amal kepada Rabb semesta alam, dan aku senang jika amalku diangkat dalam keadaan berpuasa.” (HR. An-Nasa’i).
Malam Nisfu Syaban disebut sebagai malam di mana catatan amal manusia dalam setahun diangkat dan digantikan dengan yang baru.
Sebagai malam yang istimewa, banyak yang memanfaatkannya dengan meningkatkan amal ibadah dan berdoa agar diberikan keberkahan dalam kehidupan.
Kontributor : Rizky Melinda
Berita Terkait
Terpopuler
- Aliansi BEM Bersatu: Mobil Fortuner Tiyo Ardianto Tercatat Milik Adik Letjen Purn Setyo Sularso
- Cara Mencari Sinyal TVRI di TV Digital dan TV Analog agar Bisa Nonton Siaran Piala Dunia 2026
- 4 SMA di Banten Terpilih Jadi Sekolah Unggul Garuda 2026, Ini Daftarnya
- Milk Cleanser Viva untuk Umur Berapa? Ini Penjelasan dan 5 Pilihan Variannya
- 4 Cushion Terbaik untuk Usia 40 Tahun ke Atas, Anti Crack Samarkan Garis Halus Seharian
Pilihan
-
Demo Pakai Daster ke Istana, Aliansi Perempuan Tuntut Prabowo Turunkan Harga BBM dan Setop MBG
-
BREAKING NEWS: Kantor Dinas Pendidikan Sulsel Digeledah Kejati
-
Prediksi Argentina vs Aljazair: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Aksi di DPR Memanas! Peserta Demo Cipayung Menggugat Ngaku Dianiaya Polisi usai Ditangkap
-
Wasit Liga Indonesia 'Berulah', FIFA Investigasi Kemenangan Timnas Jerman vs Curacao
Terkini
-
5 Serum PDRN untuk Atasi Kulit Keriput di Malam Hari Sesuai Rekomendasi Dokter
-
LocknLock Buka Pop Up Store Tumbler Pertama di Yogyakarta, Bidik Tren Lifestyle Anak Muda
-
Urutan Skincare Malam Skintific untuk Mencerahkan Kulit Kusam, Praktis Cukup 3 Produk
-
Gaji Messi 1 Detik Berapa? Cetak Hattrick untuk Argentina di Piala Dunia 2026
-
Kenapa Banyak Pemain Piala Dunia 2026 Pakai Sepatu Pink? Ternyata Ini Alasannya
-
Berebut Berkah di Malam 1 Suro: Mengapa Air Bekas Jamasan Pusaka Begitu Diburu?
-
Hada Labo Perfect 3D Gel untuk Apa? Jadi Senjata Rahasia MUA Bikin Makeup Flawless dan Awet
-
Boleh Dicuci? Ini Cara Merawat Sepatu Adidas Samba yang Benar Biar Awet
-
Akses Keuangan Meningkat, Tapi Literasi Masih Tertinggal: Tantangan bagi Anak Muda dan Disabilitas
-
Siapa yang Paling Cocok dengan Gemini? Ini 6 Zodiak yang Bisa Jadi Pawangnya