- Retinol berfungsi mempercepat regenerasi sel, sementara Vitamin C mencerahkan serta melindungi kulit dari radikal bebas.
- Retinol dan Vitamin C sebaiknya digunakan pada waktu berbeda; Retinol untuk malam dan Vitamin C untuk pagi hari.
- Penggunaan bersama Retinol dengan AHA/BHA atau Benzoyl Peroxide berisiko menyebabkan iritasi dan saling menonaktifkan formula.
Suara.com - Banyak bahan aktif dalam produk skincare yang memiliki manfaat untuk permasalahan masing-masing jenis kulit, tak terkecuali Retinol dan Vitamin C.
Retinol dan Vitamin C dikenal sebagai dua bahan aktif andalan dalam skincare yang memiliki manfaat luar biasa untuk kulit.
Retinol dikenal bisa membantu mempercepat regenerasi sel serta menyamarkan sekaligus mencegah tanda-tanda penuaan. Sementara itu, Vitamin C berperan untuk mencerahkan kulit dan melindungi dari radikal bebas.
Namun, banyak yang masih bingung, apakah retinol dan vitamin C aman dipakai bersamaan, atau justru bisa memicu iritasi?
Mengutip Alodokter, retinol dan vitamin c apabila digunakan dengan tepat bisa memberikan manfaat yang baik bagi kulit, antara lain:
1. Menghambat proses penuaan dini
2. Melembapkan kulit
3. Mencerahkan kulit dan memudarkan flek hitam
4. Mempercepat penyembuhan luka
5. Menyamarkan garis halus
6. Menjaga elastisitas kulit agar tetap kencang.
Namun, menggabungkan sembarang bahan tanpa pengetahuan yang cukup justru berisiko merusak skin barrier, memicu iritasi parah, hingga membuat produk menjadi tidak efektif.
Retinol dan Vitamin C tidak disarankan untuk dipakai secara bersamaan. Ada baiknya, kedua bahan ini digunakan pada waktu yang berbeda.
Sebaiknya, gunakan retinol pada malam hari dan Vitamin C pada pagi harinya. Vitamin C merupakan antioksidan yang dapat melindungi kulit dari polusi dan UV.
Baca Juga: 5 Skincare Mengandung Lendir Siput, Efektif Atasi Bopeng di Wajah
Bahan Aktif yang Tidak Bisa Dipakai Bersamaan
1. Retinol dan AHA/BHA (Exfoliating Acids)
Keduanya sama-sama berfungsi mempercepat regenerasi kulit. Menggabungkan Retinol dengan AHA (seperti Glycolic Acid) atau BHA (Salicylic Acid) secara bersamaan akan membuat kulit mengalami eksfoliasi berlebihan, menyebabkan kekeringan ekstrem, mengelupas, hingga rasa terbakar.
Solusi: Gunakan secara bergantian di malam yang berbeda.
2. Vitamin C dan AHA/BHA
Vitamin C sendiri bersifat asam. Jika digabung dengan AHA atau BHA, keseimbangan pH kulit akan sangat terganggu. Hal ini tidak hanya merusak fungsi bahan aktifnya, tetapi juga dapat memicu iritasi pada lapisan pelindung kulit.
Berita Terkait
Terpopuler
- 61 Kode Redeem FF Max Terbaru 20 Maret 2026: Raih THR Idul Fitri, AK47 Lava, dan Joker
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- 9 HP Gaming Terjangkau Rekomendasi David GadgetIn Buat Lebaran 2026, Performa Kencang!
- Apa Jawaban Minal Aidin Wal Faizin? Simak Arti dan Cara Membalasnya
- 7 HP Paling Murah yang Bisa Kamu Beli saat Idulfitri 2026
Pilihan
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
Terkini
-
Bacaan Niat Puasa Syawal, Apakah Harus Dilakukan Berurutan?
-
5 Rekomendasi Sunscreen untuk Kulit Berminyak dan Berjerawat
-
Niat Puasa Ganti Ramadan, Bolehkah Dilakukan dengan Syawal?
-
9 Makanan Pantangan Kolesterol Tinggi yang Wajib Dihindari usai Lebaran
-
5 Rekomendasi Jam Tangan Wanita Elegan dan Anti Air yang Awet
-
7 Cara Jitu Hadapi Post-Holiday Blues bagi Karyawan setelah Mudik Lebaran
-
Hukum Puasa Syawal tapi Masih Punya Utang Puasa Ramadhan
-
Niat Puasa Syawal Sekaligus Bayar Utang Ramadan, Lengkap dengan Hukumnya Jika Digabung
-
10 Ciri-Ciri Kolesterol Naik yang Jarang Diketahui dan Cara Mengatasinya
-
Jadwal Operasional Kantor Pos dan Ekspedisi Pasca Lebaran 2026