- Pemerintah AS merilis dokumen-dokumen terkait kasus Jeffrey Epstein melalui DOJ sebagai bagian dari Transparency Act.
- Dokumen yang dirilis telah melalui proses penyuntingan untuk melindungi identitas korban dan informasi sensitif.
- Akses resmi terhadap berkas-berkas tersebut dapat dilakukan melalui 12 set data pada situs resmi Departemen Kehakiman.
Suara.com - Kasus Jeffrey Epstein telah menjadi salah satu skandal terbesar di dunia. Ini karena terilisnya Epstein Files yang melibatkan tuduhan perdagangan manusia, eksploitasi seksual, dan keterlibatan tokoh-tokoh berpengaruh.
Epstein, seorang miliarder yang ditangkap pada 2019 dan meninggal di penjara, meninggalkan jejak dokumen hukum yang masif.
Baru-baru ini, pemerintah Amerika Serikat melalui Departemen Kehakiman (DOJ) merilis ribuan halaman dokumen terkait kasus ini sebagai bagian dari Epstein Files Transparency Act (H.R.4405).
Nah, klaim tentang Epstein Files berjumlah 3 juta halaman sering muncul di media sosial dan diskusi online, meskipun sumber resmi tidak secara eksplisit menyatakan angka sebesar itu.
Angka tersebut mungkin berasal dari estimasi kumulatif berbagai dokumen pengadilan, transkrip, dan bukti yang terkumpul selama bertahun-tahun investigasi.
Sumber utama untuk mengakses dokumen-dokumen ini adalah situs resmi DOJ. Di halaman khusus mereka, DOJ menyediakan disclosures yang telah direview dan direduksi untuk melindungi identitas korban dan informasi pribadi sensitif.
Tujuan dari rilis ini adalah memenuhi tenggat waktu Kongres, di mana materi-materi seperti nama korban, detail seksual, dan informasi pribadi non-publik telah disensor.
Redaksi dilakukan dengan hati-hati, termasuk penggunaan nada solid pada file audio untuk menyembunyikan bagian sensitif.
Jika ada kesalahan atau informasi yang tidak seharusnya terungkap, masyarakat dapat melaporkannya ke email EFTA@usdoj.gov.
Baca Juga: Berapa Kekayaan Jeffrey Epstein yang Jadi Biang Kerok Epstein Files?
Pada situs DOJ, dokumen dibagi menjadi 12 Data Set, masing-masing dengan link untuk melihat file. Misalnya, Data Set 1 dapat diakses melalui tautan langsung, dan begitu pula set-set berikutnya hingga Data Set 12.
Selain itu, ada bagian memorandum dan korespondensi, termasuk EFTA First Level Review Protocol yang tersedia dalam format PDF.
Meskipun tidak disebutkan jumlah halaman secara spesifik untuk setiap set, koleksi ini mencakup transkrip pengadilan, laporan investigasi, dan bukti terkait kasus Epstein.
Pengguna dapat mengunduh file-file ini langsung dari situs tanpa biaya, asalkan mengikuti aturan penggunaan data pemerintah.
Ini adalah sumber resmi dan terverifikasi, sehingga direkomendasikan untuk menghindari situs pihak ketiga yang mungkin mengandung malware atau informasi palsu.
Berikut link Epstein Files dari sumber resmi DOJ:
Data Set 1: https://www.justice.gov/epstein/doj-disclosures/data-set-1-files
Data Set 2: https://www.justice.gov/epstein/doj-disclosures/data-set-2-files
Data Set 3: https://www.justice.gov/epstein/doj-disclosures/data-set-3-files
Data Set 4: https://www.justice.gov/epstein/doj-disclosures/data-set-4-files
Data Set 5: https://www.justice.gov/epstein/doj-disclosures/data-set-5-files
Data Set 6: https://www.justice.gov/epstein/doj-disclosures/data-set-6-files
Data Set 7: https://www.justice.gov/epstein/doj-disclosures/data-set-7-files
Data Set 8: https://www.justice.gov/epstein/doj-disclosures/data-set-8-files
Data Set 9: https://www.justice.gov/epstein/doj-disclosures/data-set-9-files
Data Set 10: https://www.justice.gov/epstein/doj-disclosures/data-set-10-files
Data Set 11: https://www.justice.gov/epstein/doj-disclosures/data-set-11-files
Data Set 12: https://www.justice.gov/epstein/doj-disclosures/data-set-12-files
Mengenai klaim 3 juta halaman, ini mungkin berasal dari akumulasi seluruh arsip kasus Epstein, termasuk dokumen dari pengadilan Florida, New York, dan investigasi federal.
Dokumen resmi dari DOJ saja sudah mencapai ribuan halaman, tapi angka jutaan bisa termasuk email, foto, dan rekaman yang belum sepenuhnya dirilis.
Penting untuk diingat bahwa akses ke dokumen ini harus dilakukan secara etis, menghormati privasi korban. Banyak korban Epstein, termasuk mereka yang bersaksi dalam sidang Ghislaine Maxwell, telah menderita trauma, dan rilis dokumen bertujuan untuk transparansi tanpa membahayakan mereka lebih lanjut.
Bagi yang ingin mendalami, mulai dari situs DOJ adalah langkah terbaik. Link download Epstein Files resmi memastikan data akurat dan bebas dari manipulasi.
Terakhir, ingatlah bahwa informasi Epstein Files yang sensitif ini harus ditangani dengan tanggung jawab untuk menghindari penyebaran misinformasi.
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
Pilihan
-
Epstein Gigih Dekati Vladimir Putin Selama Satu Dekade, Tawarkan Informasi 'Rahasia AS'
-
Bertemu Ulama, Prabowo Nyatakan Siap Keluar dari Board of Peace, Jika...
-
Bareskrim Tetapkan 5 Tersangka Dugaan Manipulasi Saham, Rp674 Miliar Aset Efek Diblokir
-
Siswa SD di NTT Akhiri Hidup karena Tak Mampu Beli Buku, Mendikdasmen: Kita Selidiki
-
Kasus Saham Gorengan, Bareskrim Tetapkan 3 Tersangka Baru, Salah Satunya Eks Staf BEI!
Terkini
-
Jelang Imlek 2026, Nuansa Lunar New Year Khas Korea Hadir Penuh dengan Promo Menarik
-
5 Rekomendasi Lip Cream Tahan Lama, Mulai Rp20 Ribuan Warna Awet Seharian
-
Berapa Kekayaan Jeffrey Epstein yang Jadi Biang Kerok Epstein Files?
-
6 Shio Paling Hoki dan Mujur Hari Ini 4 Februari 2026, Ada Ular dan Babi
-
3 Zodiak yang Mengalami Kebahagiaan Tak Terduga Mulai 4 Februari 2026
-
Wajib Lihat! Pantjoran PIK Sulap Imlek Jadi Festival Cahaya dengan Barongsai LED dan Naga UV
-
Terpopuler: Cara Akses Dokumen Epstein hingga Sepeda Lipat Alternatif Brompton
-
7 Sepatu Running Lokal Kembaran Asics Ori, Bukan KW tapi Kualitas Dunia
-
Mandelic Acid vs Lactic Acid, Mana yang Lebih Aman untuk Lansia Hilangkan Flek Hitam?
-
Wajah Tetap Lembap, 5 Moisturizer untuk Menenangkan Kulit Setelah Eksfoliasi