Lifestyle / Komunitas
Rabu, 04 Februari 2026 | 14:56 WIB
Ilustrasi rokok Garpit (Freepik)
Baca 10 detik
  • Nicholas Saputra  terekam menggunakan rokok Gudang Garam Filter yang dikenal sebagai Garpit.
  • Banyak netizen yang penasaran apa itu Garpit.
  • Garpit merupakan istilah populer dari Gudang Garam Filter, singkatan gabungan "Gar" dan "Pit" yang mudah diucapkan.

Suara.com - Sebuah video yang memperlihatkan Nicholas Saputra menerima sebungkus rokok dari penggemarnya mendadak ramai dibicarakan di media sosial. Bukan tanpa alasan, rokok yang diberikan fans tersebut ternyata adalah Gudang Garam Filter, yang lebih akrab disebut Garpit. Tapi banyak yang masih belum tahu nih apa itu Garpit.

Tak hanya Nicholas Saputra, selebriti Ariel Tatum juga pernah secara terbuka memperlihatkan salah satu rokok favoritnya yang ternyata sama-sama Garpit.

Aktris yang lekat dengan citra feminin dan modern itu sempat viral saat videonya membongkar isi tas beredar di media sosial. Sebenarnya ada dua bungkus rokok di tas aktris tersebut, tapi salah satu yang bikin salah fokus adalah keberadaan Gudang Garam Filter.

Menariknya, popularitas Garpit di kalangan selebritas ini terasa kontras dengan citra lamanya. Pasalnya, selama bertahun-tahun, Garpit dikenal sebagai rokok yang identik dengan kuli proyek, tukang bangunan, hingga pekerja lapangan.

Harganya yang relatif terjangkau, rasa kretek yang kuat, serta mudah ditemui di warung kecil membuat Garpit lekat dengan gambaran pekerja keras yang merokok saat istirahat siang.

Bahkan, istilah “rokok kuli” kerap dilekatkan pada Gudang Garam Filter dalam obrolan sehari-hari maupun candaan di media sosial.

Namun, seiring waktu, persepsi itu perlahan bergeser. Ketika figur publik seperti Nicholas Saputra dan Ariel Tatum terlihat dekat dengan Garpit, stigma lama tersebut mulai dipertanyakan. Rokok ini tak lagi sekadar diasosiasikan dengan satu kelas sosial tertentu.

Kenapa Disebut Garpit? Ini Sejarahnya

Istilah Garpit bukan nama resmi produk, melainkan panggilan gaul untuk Gudang Garam Filter. Nama ini lahir dari kebiasaan masyarakat memendekkan penyebutan merek agar lebih praktis dan mudah diucapkan.

Baca Juga: Gus Lilur Soroti Paradoks Cukai Rokok: Negara Raup Rp226 T, Industri Rokok Rakyat Justru Tertekan

Secara sederhana, Garpit berasal dari “Gar” dari Gudang Garam, dan “Pit” dari kata filter. Gabungan itulah yang kemudian populer di kalangan perokok.

Mengutip dari Komunitas Kretek, selain Garpit, Gudang Garam Filter juga kerap disebut dengan singkatan lain seperti GP. Penyebutan ini berkembang secara alami lewat percakapan sehari-hari, terutama di warung kopi dan lingkungan perokok.

Gudang Garam Filter sendiri merupakan salah satu rokok sigaret kretek mesin (SKM) yang cukup lama beredar di Indonesia dan dikenal dengan karakter rasa yang kuat. Kehadiran filter pada masanya juga menjadi pembeda dibanding rokok kretek non-filter yang lebih dulu populer.

Kini, Garpit tak lagi hanya hidup dalam percakapan pekerja lapangan atau warung kopi. Istilah dan produknya sudah masuk ke ranah budaya populer mulai dari meme, perbincangan media sosial, hingga cerita selebritas.

Fenomena ini menunjukkan bagaimana sebuah produk bisa mengalami pergeseran makna sosial. Dari yang dulu dianggap “rokok kuli”, kini Garpit justru menjadi simbol pilihan personal lintas kelas, tanpa harus terikat pada stigma lama.

Load More