- Menkeu Purbaya gandeng Menko Polkam serta TNI/Polri untuk melawan beking penghambat penerimaan pajak dan Bea Cukai.
- Langkah awal pemberantasan beking akan difokuskan pada pelaku rokok ilegal dalam kurun waktu sebulan ke depan.
- Purbaya meyakinkan pegawai pajak mendapat dukungan langsung dari Presiden RI untuk tidak takut menghadapi beking kuat.
Suara.com - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa akan menggandeng Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan Djamari Chaniago maupun TNI dan Polri untuk melawan balik beking yang selama ini menghambat penerimaan pajak maupun Bea Cukai.
Menkeu Purbaya beralasan kalau selama ini penerimaan pajak terhambat karena banyak perusahaan memiliki beking. Maka dari itu dia akan bekerja sama dengan Menko Polkam dan pihak lain untuk memberantas keluhan tersebut.
"Kami juga melakukan kerjasama dengan pihak tertentu untuk memperkuat enforcement pemeriksaan pajak atau penggerebekan pajak di lapangan.
Kalau kata orang-orang saya kan di lapangan selalu ada bekingnya," katanya saat konferensi Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) di Kantor Kemenkeu, dikutip Jumat (30/1/2026).
Ia mengaku kalau Menko Polkam sudah setuju untuk bekerja sama dengan Kementerian Keuangan. Nantinya mereka melibatkan polisi, tentara, maupun aparat penegak hukum lain untuk memberantas beking.
Adapun fokus pertama Purbaya adalah memberantas pelaku rokok ilegal. Ia menargetkan waktu hingga sebulan demi memburu beking tersebut.
"Pertamanya akan kita kejar di rokok ilegal dulu. Mungkin sebulan ke depan akan jalan itu. Jadi kita efektifkan pengumpulan pajak," jelasnya.
Sebelumnya Purbaya juga sempat menyinggung beking yang dianggap menghambat penerimaan negara. Kala itu dia berpesan kepada para pegawai Direktorat Jenderal Pajak (DJP) untuk tidak takut dengan teror beking.
"Jadi nanti kalau ada yang nawar-nawar bawa beking, kasih tahu saya. Kita beresin ramai-ramai bersama ya," katanya di Aula Kantor Pelayanan Pajak Madya Jakarta Utara, Jakarta, Kamis (22/1/2026).
Bendahara Negara juga menegaskan bahwa bekingan pegawai pajak adalah Presiden RI Prabowo Subianto. Purbaya meminta mereka untuk tidak takut dengan siapapun jika WP berdalih punya beking kuat.
Baca Juga: Purbaya Ungkap Nasib Lahan 28 Perusahaan Penyebab Banjir Sumatra Setelah Diakuisisi Danantara
"Kalau ada yang ribut-ribut, hajar. Kalau ada yang bawa beking, hajar. Kalau yang beking terlalu kuat, kasih tahu saya. Kita bekingnya Presiden langsung, jadi anda enggak usah takut," imbuhnya.
"Kan tidak ada bintang yang lebih tinggi dari Presiden kan? Jadi harusnya anda semua enggak ada hambatan untuk melaksanakan tugas anda. Kecuali anda punya niat sendiri yang enggak bagus," lanjut dia lagi.
Saat ditanya lebih lanjut, Purbaya mengatakan kalau beking-bekingan ini adalah salah satu momok untuk pegawai Pajak yang nantinya berpengaruh ke pendapatan negara.
Hanya saja dia tidak menjelaskan siapa beking kuat yang ditakutkan para pegawai pajak.
"Itu yang saya heran itu gitu. Kalau saya tanya bawahan, 'Kenapa enggak gerak? Ada bekingnya. Siapa bekingnya? Diam.' Saya sih selama ini enggak pernah dengar ada beking yang nama-nama bekingnya muncul. Hanya samar-samar saja. Itu yang saya tegaskan tadi, kalau ada kasih tahu saya, kita beresin, karena itu akan mempengaruhi pendapatan negara kan? Kita dibeking 100 persen oleh Presiden untuk mengamankan pendapatan dan kondisi fiskal kita," papar dia.
Tag
Berita Terkait
-
Purbaya Ungkap Nasib Lahan 28 Perusahaan Penyebab Banjir Sumatra Setelah Diakuisisi Danantara
-
5 Mobil Honda Bekas dengan Pajak Tinggi, Bukan untuk Kaum Mendang-mending
-
Menakar Keadilan bagi Rakyat Kecil: Mengapa Permintaan Maaf Aparat Saja Tidak Cukup?
-
Purbaya Yakin IHSG Pulih 3 Hari Lagi
-
Purbaya Tepati Janji Obrak-abrik Bea Cukai, Lantik 22 Pejabat Baru
Terpopuler
- Aliansi BEM Bersatu: Mobil Fortuner Tiyo Ardianto Tercatat Milik Adik Letjen Purn Setyo Sularso
- Cara Mencari Sinyal TVRI di TV Digital dan TV Analog agar Bisa Nonton Siaran Piala Dunia 2026
- 4 SMA di Banten Terpilih Jadi Sekolah Unggul Garuda 2026, Ini Daftarnya
- Milk Cleanser Viva untuk Umur Berapa? Ini Penjelasan dan 5 Pilihan Variannya
- 4 Cushion Terbaik untuk Usia 40 Tahun ke Atas, Anti Crack Samarkan Garis Halus Seharian
Pilihan
-
BREAKING NEWS: Kantor Dinas Pendidikan Sulsel Digeledah Kejati
-
Prediksi Argentina vs Aljazair: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Aksi di DPR Memanas! Peserta Demo Cipayung Menggugat Ngaku Dianiaya Polisi usai Ditangkap
-
Wasit Liga Indonesia 'Berulah', FIFA Investigasi Kemenangan Timnas Jerman vs Curacao
-
Mahasiswa Gelar Demo di DPR, Tagih Janji 19 Juta Lapangan Kerja dan Desak Hentikan MBG
Terkini
-
Dunia Borong Perhiasan Indonesia, Nilai Ekspor Melonjak hingga 9,1 Miliar Dolar AS
-
Pemilik Angkat Bendera Putih, Pizza Hut Resmi Dijual Rp47 Triliun
-
Pinjol Akseleran dan Awantunai Alami Kredit Macet Tinggi, Terancam Bangkrut!
-
Utang Luar Negeri Indonesia Tembus Rp7.784 Triliun Perlu Diwaspadai, Apa Faktornya?
-
Rupiah Alami Pelemahan, Cek Harga Dolar AS di Bank Mandiri, BNI, BRI dan BCA
-
Cabai Rawit Makin Pedas di Kantong! Harga Tembus Rp82.300 per Kg
-
Rupiah Kembali Lesu, Dolar AS Merangkak Naik ke Level Rp17.738
-
Investor Ragu Komitmen Damai AS - Iran, Harga Minyak Dunia Merangkak Naik
-
IHSG Masih Dalam Tren Menguat, Pantau Saham BMRI
-
Pertimbangkan Jual, Harga Buyback Emas Antam Naik Tinggi Jadi Rp2.514.000/Gram