1. Dibeli dengan Seharga Jutaan Dolar
Pada April 1998, sebuah perusahaan bernama LSJ membeli Little St James seharga USD7,95 juta dan dokumen kemudian mengungkapkan bahwa Epstein adalah satu-satunya anggota perusahaan tersebut. Great St James dibeli pada tahun 2016 seharga US$22,5 juta oleh Epstein.
Kedua pulau tersebut sering dikunjungi oleh pelaku kejahatan seksual itu, dan penduduk setempat menuduhnya membawa gadis-gadis di bawah umur ke kedua pulau tersebut, tetapi sebagian besar tuduhan berasal dari Little St James.
2. Lokasi Dilakukannya Aktivitas Ilegal
Virginia Giuffre mengklaim bahwa mantan pangeran Andrew Mountbatten Windsor memperkosanya di Little St James. Ghislaine Maxwell, rekan lama dan kekasih Epstein, memberikan kesaksian kepada pemerintah AS bahwa ia berada di pulau itu ketika Andrew berkunjung, tetapi "tidak ada gadis di pulau itu" pada saat itu.
Maxwell dihukum karena perdagangan seks, konspirasi, dan pengangkutan anak di bawah umur untuk aktivitas seksual ilegal pada tahun 2021. Pengacara Maxwell memberi tahu pengadilan New York minggu ini bahwa ia berencana untuk mengajukan permohonan pembebasan kembali.
3. Epstein Terang-Terangan Membawa Gadis-gadis Muda
Menurut penduduk setempat, Epstein hampir tidak berusaha menyembunyikan gadis-gadis muda yang bepergian bersamanya ke pulau itu.
Pada tahun 2019, setelah kematiannya, dua karyawan dari landasan udara di pulau tetangga St. Thomas mengatakan kepada Vanity Fair bahwa mereka menyaksikan Epstein naik pesawat dengan gadis-gadis muda.
Baca Juga: Foto Jenazah Jeffrey Epstein yang Dirilis Pemerintah AS Dicurigai Palsu: Tatonya di Mana?
4. Terdapat Kuil Aneh dan Patung Sapi
Sebuah kuil bergaris biru, jam matahari, dan patung sapi Holstein-Friesian yang selalu bergerak adalah tiga benda aneh yang ditemukan di Little St James. Pulau ini juga memiliki beberapa kolam renang, lapangan tenis, helipad, dan beberapa vila tamu.
Epstein juga membangun sebuah vila dengan perpustakaan, pemandian Jepang, dan bioskop di pulau itu. Ia menghabiskan jutaan dolar untuk mengembangkan pulau itu selama kepemilikannya, lapor The New York Times, mengutip dokumen pemerintah.
5. Digerebek FBI pada 2019
Beberapa hari setelah kematian Epstein pada 10 Agustus 2019, agen FBI dan penyelidik Departemen Kepolisian New York menggerebek Little St. James.
Penggeledahan itu menghasilkan "sejumlah besar materi, termasuk lebih dari 300 gigabyte data dan bukti fisik", kata sebuah memo dari FBI.
Kontributor : Rizky Melinda
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Sambut HUT RI ke-81, PB ORADO Gelar Turnamen Bertajuk Piala Panglima TNI
-
Terancam Sanksi! FK UGM Investigasi dr. Elda Putri Soal Komentar Rendahkan Pasien BPJS
-
Tiket Pesawat Jakarta-Yogyakarta Rp890 Ribuan! Ini Daftar Promo untuk Liburan Hemat
-
Perang Timur Tengah Belum Goyahkan Ekspor RI, BPS Ungkap Mesin Pertumbuhan Ekonomi Masih Ngebut
-
Bukan Sekadar Tempat Transit, Wajah Baru Lounge Bandara Ini Setara Hotel Berbintang
-
Bahlil Beri Tugas Baru Lemigas Urus Impor Minyak dan LPG, Targetkan Pasokan Nasional Lebih Terjamin
-
Tunda Kenaikan Gaji Kepala Daerah! Korupsi Itu Soal Integritas, Bukan Kurang Penghasilan
-
Industri Kecantikan Indonesia Makin Bergairah, Inovasi dan Teknologi Jadi Kunci Persaingan
-
Dari Kulit hingga Tekstil Ramah Lingkungan, Tren Fashion Masa Depan Makin Berkelanjutan
-
Wali Kota Solo Tegaskan Tak Toleransi Miras Ilegal, Empat Outlet Ditutup