- Hilangnya pigmen melanin menjadi penyebab utama rambut memutih sebelum waktunya.
- Genetik dan kekurangan Vitamin B12 mempercepat proses penuaan pada folikel rambut.
- Asupan tembaga dan probiotik efektif membantu mempertahankan warna asli rambut.
Suara.com - Pernahkah Anda bercermin di pagi hari dan tiba-tiba menemukan sehelai rambut putih yang "nakal" menyelinap di antara rambut hitam Anda? Padahal, usia rasanya belum terlalu tua. Munculnya uban seringkali menjadi momen menakutkan bagi banyak orang, menandakan bahwa "mesin" tubuh kita mulai berubah.
Secara biologis, rambut memiliki "pabrik warna" di folikel yang disebut sel pigmen. Sel ini memproduksi melanin.
Namun, seiring waktu atau karena faktor tertentu, pabrik ini mulai mogok kerja.
Tanpa melanin, rambut baru akan tumbuh transparan, yang kemudian kita lihat sebagai warna putih atau abu-abu.
Pertanyaannya, apakah kita hanya bisa pasrah? Tentu tidak. Nutrisi adalah kunci untuk mempertahankan pabrik tersebut tetap bekerja lebih lama.
Edukasi: Mengapa Rambut Bisa "Luntur"?
Sebelum masuk ke solusi, mari pahami musuhnya. Memang benar, genetik memegang kendali utama.
Jika orang tua Anda beruban di usia 30-an, besar kemungkinan Anda akan mengalami hal serupa. Ras juga berpengaruh; orang Asia rata-rata mulai beruban di akhir usia 30-an.
Namun, ada faktor "perusak" lain yang sebenarnya bisa kita kendalikan, yaitu kondisi kesehatan dan nutrisi.
Baca Juga: 5 Sampo Penghitam Rambut untuk Menutup Uban Usia 50 Tahun, Harga Ekonomis
Kekurangan Vitamin B12, masalah tiroid, hingga kondisi autoimun bisa mematikan sel pigmen lebih cepat. Stres? Itu hanya pemicu kecil, kekurangan nutrisi adalah masalah yang lebih nyata.
Kabar baiknya, Anda bisa memperbaiki asupan nutrisi ini lewat makanan sehari-hari yang mudah ditemukan.
Daftar Rekomendasi: 5 Superfood Penolak Uban
Berikut adalah 5 jenis makanan yang mudah ditemukan—beberapa di antaranya sangat murah di pasar—yang terbukti secara ilmiah mampu mendukung produksi melanin dan memperlambat laju uban:
1. Jeruk (Booster Kolagen Alami)
Buah oranye yang segar ini bukan hanya soal Vitamin C untuk imun tubuh. Vitamin C dalam jeruk sangat krusial untuk pembentukan kolagen, protein jaringan ikat yang menyusun rambut kita.
Tanpa kolagen yang cukup, rambut menjadi lemah dan folikel kehilangan kemampuannya memproduksi warna.
Rutin makan jeruk adalah cara termudah dan termurah untuk investasi rambut kuat.
2. Makanan Fermentasi (Sahabat Usus dan Rambut)
Siapa sangka asinan sayur atau kimchi punya hubungan dengan rambut? Makanan fermentasi mengandung probiotik tinggi yang menyehatkan usus.
Usus yang sehat mampu memproduksi Vitamin B Biotin secara optimal. Ingat, kekurangan biotin adalah salah satu penyebab utama rambut rapuh dan berubah warna.
Jadi, menjaga perut tetap sehat sama dengan menjaga kilau rambut.
3. Telur (Multivitamin Paling Terjangkau)
Jika Anda mencari solusi paling murah dan mudah di pasar, telur adalah jawabannya.
Jangan buang kuning telurnya! Telur utuh adalah salah satu sumber Vitamin B-12 terbaik.
Seperti yang dijelaskan sebelumnya, defisiensi B-12 berkaitan erat dengan hilangnya pigmen rambut.
Mengonsumsi telur rebus atau dadar secara rutin adalah cara paling ekonomis untuk memenuhi kebutuhan ini.
4. Cokelat Hitam (Camilan Awet Muda)
Kabar gembira bagi pecinta manis. Cokelat hitam (dark chocolate) kaya akan zat besi dan tembaga (copper).
Tembaga adalah nutrisi "ajaib" yang bertanggung jawab langsung dalam produksi melanin.
Menjaga kadar tembaga dalam tubuh tetap tinggi membantu mencegah proses pemutihan rambut. Pastikan memilih cokelat dengan kandungan kakao tinggi untuk manfaat maksimal.
5. Ikan Salmon (Investasi Vitamin D)
Meski harganya mungkin sedikit di atas rata-rata makanan pasar lainnya, manfaat salmon tak bisa diabaikan.
Salmon kaya akan Vitamin D dan Omega-3. Kekurangan Vitamin D sering dikaitkan dengan uban dini.
Jika salmon dirasa terlalu mahal untuk konsumsi harian, Anda bisa menjadikannya menu mingguan sembari melengkapinya dengan paparan sinar matahari pagi.
Menghambat pertumbuhan uban bukan hanya soal cat rambut atau sampo mahal. Kuncinya ada pada "bahan bakar" yang Anda berikan pada tubuh. Meskipun faktor usia dan genetik tidak bisa dilawan 100 persen, memberikan nutrisi yang tepat seperti Vitamin B12, Tembaga, dan Vitamin C dapat memperlambat proses tersebut secara signifikan.
Mulailah rutin mengonsumsi kelima makanan di atas. Selain rambut yang lebih hitam dan sehat, tubuh Anda pun akan terasa lebih bugar. Ingat, hasil yang nyata butuh konsistensi!
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Kisah Petani Gurem, Dihantui Pangan Murah Rendah Gizi
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
Terkini
-
KUIS: Love Language Apa yang Paling Menggambarkan Dirimu?
-
5 Sepeda Gunung Senyaman Polygon Xquarone EX9, Kualitas Juara Harga Lebih Murah
-
4 Rekomendasi Bedak untuk Biang Keringat, Ampuh Atasi Gatal-gatal
-
Bedak Apa yang Bikin Muka Glowing? Ini 7 Rekomendasi Andalannya
-
7 Sunscreen Terlaris di Shopee untuk Samarkan Garis Halus dan Flek Hitam Usia 50-an
-
Imlek 2026 Berapa Hari Lagi? Ini Tema, Link Download Logo, Makna dan Shio
-
Terpopuler: Kronologi Jokowi Masuk Epstein Files, Apa Agama Jeffrey Epstein?
-
Ini Alasan Klinik Kecantikan Modern Wajib Pilih Teknologi yang Terjamin Legalitasnya
-
7 Sepatu Running Adidas dengan Sol Paling Empuk dan Stabil untuk Pelari
-
25 Link Download PP Ramadan 2026, Bikin Bulan Puasa Lebih Meriah