- Tahun Baru Imlek memuat berbagai pantangan untuk menjaga keberuntungan.
- Ada sejumlah pantangan yang dipercaya bisa membawa bad luck jika dilakukan.
- Larangan populer mencakup menyapu rumah, keramas, memotong rambut, serta penggunaan benda tajam pada hari pertama perayaan.
Dua hari pertama Imlek diperingati sebagai hari lahir Shuishen (Dewa Air). Mencuci pakaian pada hari-hari ini dianggap sebagai bentuk penghinaan terhadap Dewa Air.
Selain alasan spiritual, hal ini juga memberikan waktu istirahat bagi keluarga untuk fokus pada perayaan.
4. Penggunaan Benda Tajam
Gunting, pisau, dan benda tajam lainnya sebaiknya disimpan jauh-jauh selama hari pertama Imlek.
Penggunaan benda tajam dipercaya dapat memutus aliran kekayaan dan kesuksesan. Bahkan, penggunaan gunting dianggap bisa memicu pertengkaran dalam hubungan antarmanusia.
5. Makan Bubur untuk Sarapan
Zaman dahulu, bubur dianggap sebagai makanan orang miskin atau simbol ketidakmampuan untuk membeli nasi yang utuh.
Sarapan bubur pada hari pertama Imlek dianggap sebagai pertanda buruk bahwa Anda akan menjalani tahun yang sulit secara finansial.
Masyarakat lebih menyarankan makan nasi atau pangsit yang melambangkan kelimpahan.
Baca Juga: Arti Asli Kata Gong Xi Fa Cai, Ternyata Bukan Ucapan 'Selamat Tahun Baru Imlek'
6. Mengonsumsi Obat-obatan (Kecuali Darurat)
Ada kepercayaan bahwa jika seseorang meminum obat tepat pada hari pertama Imlek, maka dia akan sakit-sakitan sepanjang tahun.
Namun, tentu saja hal ini tidak berlaku bagi penderita penyakit kronis yang membutuhkan pengobatan rutin demi keselamatan nyawa.
7. Mengunjungi Rumah Sakit
Kunjungan ke rumah sakit selama periode ini diyakini akan mendatangkan penyakit bagi orang yang bersangkutan selama setahun ke depan.
Oleh karena itu, kunjungan ke rumah sakit dihindari, kecuali dalam kasus darurat yang sangat mendesak.
8. Pinjam Meminjam Uang
Urusan finansial harus diselesaikan sebelum malam tahun baru. Menagih hutang saat Imlek dianggap akan membawa sial bagi kedua belah pihak (penagih dan yang berhutang) sepanjang tahun.
Hal ini juga dilakukan untuk menjaga keharmonisan dan kegembiraan di hari raya.
9. Menangis
Menangis, terutama bagi anak-anak, dipercaya akan membawa kesialan bagi seluruh keluarga.
Oleh karena itu, para orang tua biasanya sangat bersabar dan berusaha menjaga suasana hati anak-anak agar tetap ceria selama perayaan.
10. Mengucapkan Kata-Kata Negatif
Kata-kata seperti "kematian", "sakit", "miskin", atau "hantu" sangat dilarang diucapkan selama Imlek.
Masyarakat percaya bahwa apa yang diucapkan di awal tahun bisa menjadi kenyataan. Ganti kosakata Anda dengan doa-doa baik dan ucapan selamat yang penuh harapan.
11. Memecahkan Peralatan Rumah Tangga
Memecahkan gelas, piring, atau mangkuk dianggap sebagai simbol terputusnya koneksi dengan rezeki atau hancurnya keutuhan keluarga.
Jika tidak sengaja memecahkannya, biasanya seseorang akan segera membungkus pecahannya dengan kertas merah sambil berucap "Sui sui ping an" yang bermakna "Semoga selamat dan damai setiap tahun".
12. Mengenakan Pakaian Hitam atau Putih
Warna hitam dan putih secara tradisional dikaitkan dengan kedukaan atau pemakaman dalam budaya Tionghoa.
Saat Imlek, sangat disarankan mengenakan pakaian berwarna merah yang melambangkan energi, kegembiraan, dan pengusir roh jahat.
13. Memberikan Hadiah Tertentu
Saat berkunjung ke rumah kerabat, hindari memberikan hadiah berupa jam (simbol waktu yang habis/kematian), gunting (pemutus hubungan), atau sepatu (kata "sepatu" dalam bahasa Mandarin terdengar seperti "sial").
Pilihlah buah-buahan seperti jeruk mandarin yang melambangkan emas dan kemakmuran.
14. Memakai Pakaian Rusak
Jangan mengenakan pakaian yang rusak. Jika anak-anak khususnya mengenakan pakaian seperti itu di perayaan Imlek, konon akan membawa nasib buruk.
15. Memberi Uang Berjumlah Ganjil
Jangan memberikan uang dalam jumlah ganjil di dalam amplop merah. Orang Tiongkok menyukai angka genap, dengan kepercayaan tradisional bahwa hal-hal baik selalu datang berpasangan.
Tetapi hindari juga angka sial seperti 4 dan 40, karena angka 4 terdengar seperti kematian dalam bahasa Mandarin.
Meskipun zaman telah modern, banyak masyarakat Tionghoa yang tetap menjalankan pantangan Tahun Baru Imlek ini sebagai bentuk penghormatan terhadap tradisi dan leluhur.
Terlepas dari apakah Anda memercayainya, esensi dari larangan-larangan ini adalah untuk memulai tahun dengan pikiran positif, kebersihan hati, dan hubungan yang harmonis dengan sesama.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- Keunggulan Pompa Air Shimizu PL-138 BIT, Solusi Air Jernih Anti Karat
- 4 Zodiak Paling Beruntung pada 27 Juni 2026, Siap-siap Jadi Magnet Uang
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
Pilihan
-
Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh
-
Pelatih Timnas Iran Desak Infantino Tegas Terhadap AS: Perlakuan Mereka Buruk!
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
Terkini
-
6 Sepeda Gravel Termurah yang Nyaman di Aspal dan Jalan Terjal, Mulai Rp2 Jutaan
-
Feng Shui Rumah Menghadap Barat, Begini Cara Menatanya Biar Hoki
-
10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
-
Tips Belanja Perlengkapan Sekolah agar Lebih Hemat, Orang Tua Bisa Prioritaskan 5 Kebutuhan Ini
-
4 Sepatu Sekolah Hitam yang Awet Dipakai Setahun Penuh, Murah Anti Jebol!
-
Lee Jun ho Dukung Kampanye Chosen, Program yang Biarkan Anak Memilih Sponsornya Sendiri
-
Label Ramah Lingkungan Bisa Picu Konsumsi Berlebih, Bagaimana Bisa?
-
5 Ide Seru Isi Liburan Sekolah Anak di Jakarta, Ada Wahana Bermain hingga Kelas Kreatif
-
Kenapa Muharram Identik dengan Anak Yatim? Ini Sejarah dan Keutamaannya
-
Siap-Siap Cuan! 6 Shio Ini Diprediksi Paling Beruntung dan Sukses Finansial di Akhir Juni 2026