Lifestyle / Komunitas
Jum'at, 13 Februari 2026 | 06:35 WIB
Ilustrasi - Imlek atau Chinese New Year. (Freepik)

Suara.com - Imlek identik dengan warna merah yang meriah. Orang-orang yang merayakannya pun turut memeriahkan momen Imlek dengan mengenakan baju atau busana berwarna merah.

Hal ini mendorong pertanyaan di masyarakat umum, apakah pakaian saat merayakan Imlek harus berwarna merah, bagaimana dengan warna lain misalnya putih?

Menggunakan warna baju yang dipakai saat perayaan Imlek tidak boleh sembarangan. Perayaan Imlek atau Tahun Baru Cina bukan hanya diwarnai dengan dekorasi meriah dan makanan pembawa keberuntungan saja. Ternyata warna pakaian yang akan digunakan pun juga perlu diperhatikan.

Warna-warna yang dipilih untuk dikenakan selama perayaan Imlek dianggap membawa energi tertentu. Kepercayaan ini telah turun-temurun diwariskan dalam budaya Tionghoa.

Oleh karena itu, setiap warna baju yang akan dipakai saat Imlek ini memiliki makna dan pengaruh tertentu terhadap kehidupan dan nasib seseorang di masa depan.

Baju Imlek Anak Perempuan (Unsplash)

Selain warna merah yang sangat identik dengan perayaan Imlek, warna lainnya yang juga banyak mewarnai momen Imlek adalah warna emas. Kedua warna ini dianggap membawa keberuntungan. Berikut penjelasannya.

  • Merah: Ada sejarah panjang yang menjadikan warna merah identik dengan Imlek. Berdasarkan pada mitos yang ada di Tionghoa, warna merah dipercaya dapat mengusir nian, monster yang hidup di air atau gunung. Menggunakan pakaian berwarna merah saat Imlek dimaksudkan agar desa atau rumah tak diganggu oleh nian. Sampai sekarang warna merah menjadi warna baju Imlek yang paling banyak ditemui.
  • Emas: Selain merah, kamu juga bisa memakai baju warna emas yang melambangkan kemakmuran. Sama halnya dengan merah, emas juga dipercaya membawa keberuntungan.

Bagaimana dengan warna putih?

Sebenarnya baju warna putih tidak sepenuhnya terlarang, tetapi warna ini lebih sering dianggap melambangkan suasana berkabung. Sebab, putih dikaitkan dengan kematian dalam budaya Tionghoa. Oleh karena itu, warna ini sebaiknya dihindari dalam acara Imlek yang meriah.

Secara tradisional, memakai baju putih saat Imlek sebaiknya dihindari karena sering dikaitkan dengan warna duka cita, kematian, dan kesedihan dalam budaya Tionghoa, yang berlawanan dengan semangat perayaan yang ceria.

Baca Juga: Hindari Sial! Ini 15 Pantangan Tahun Baru Imlek agar Hoki Sepanjang Tahun

Meskipun tidak "dilarang" secara kaku, memakai warna monokrom seperti putih atau hitam dipercaya dapat membawa sial atau energi negatif.

Dalam bahasa Mandarin, warna putih dibaca bái sè, merupakan warna yang menyiratkan kecerahan dan kemurnian. Namun, warna ini juga dianggap kebalikan dari warna merah yang digunakan untuk mengekspresikan perasaan sedih.

Orang Tionghoa biasanya mengenakan pakaian berwarna putih saat mendatangi pemakaman atau upacara kematian. Sebab itulah, pakaian berwarna putih dilarang untuk digunakan saat perayaan Imlek.

Kontributor : Rizky Melinda

Load More