Lifestyle / Komunitas
Kamis, 12 Februari 2026 | 11:58 WIB
Imlek Pakai Baju Warna Apa (freepik)

Suara.com - Menjelang Tahun Baru Imlek, biasanya orang-orang akan mulai mempertanyakan sebaiknya saat perayaan Imlek pakai baju warna apa? Pertanyaan ini bukan sekadar soal selera atau tren fashion, tetapi juga berkaitan dengan tradisi dan kepercayaan dalam budaya Tionghoa.

Dalam ajaran Feng Shui, warna pakaian yang dikenakan saat Imlek diyakini memengaruhi aliran energi atau chi dalam diri seseorang. Warna tertentu dipercaya mampu menarik keberuntungan, kebahagiaan, hingga kemakmuran di tahun yang baru. Sebaliknya, ada pula warna yang sebaiknya dihindari karena dianggap membawa energi kurang baik.

Lalu, warna apa saja yang dianjurkan saat Imlek? Berikut ulasannya.

Warna Baju yang Dianjurkan saat Imlek

Saat Imlek, dianjurkan untuk mengenakan pakaian dengan warna yang menjadi simbol keberuntungan dan kebahagiaan. Selain itu juga dianjurkan untuk memakai warna yang menjadi simbol keharmonisan, kebijaksanaan, lambang kekayaan, kemakmuran dan lain sebagainya.

Berikut warna-warna yang termasuk ke dalam simbol tersebut.

1. Merah

Warna merah merupakan simbol keberuntungan dan kebahagiaan dalam perayaan Imlek. Selain itu, merah juga menjadi warna yang paling identik dengan perayaan Imlek. 

Hampir semua dekorasi, angpao, hingga ornamen rumah didominasi warna ini. Dalam budaya Tionghoa, merah melambangkan keberuntungan, kebahagiaan, kemakmuran, dan perlindungan dari energi negatif.

Warna merah juga dipercaya mampu mengusir roh jahat serta membawa suasana hangat dan penuh semangat. Karena itu, mengenakan baju merah saat Imlek sangat dianjurkan, baik untuk orang dewasa maupun anak-anak. Jika tidak ingin tampil terlalu mencolok, Anda bisa memadukan merah dengan warna netral atau memilih aksesori bernuansa merah.

Baca Juga: Lebih dari Sekadar Barongsai: Deretan Mal Ini Jadi Destinasi Rayakan Imlek Penuh Budaya dan Hiburan

2. Hijau

Hijau identik dengan pertumbuhan, kesuburan, dan pembaruan. Dalam Feng Shui, warna ini juga berkaitan dengan elemen kayu yang melambangkan perkembangan dan stabilitas.

Mengenakan pakaian berwarna hijau saat Imlek dipercaya dapat mendatangkan harmoni dalam kehidupan, memperkuat hubungan keluarga, serta membuka peluang rezeki baru. Hijau juga sering dikaitkan dengan keberlimpahan dan kekayaan.

Warna baju Imlek (Freepik)

3. Kuning

Kuning melambangkan kebahagiaan, kebijaksanaan, serta suasana hati yang cerah. Dalam sejarah Tiongkok kuno, warna kuning identik dengan kekaisaran dan melambangkan status tinggi serta kekuasaan.

Tak heran jika warna ini dipercaya membawa aura kemakmuran dan wibawa. Mengenakan pakaian kuning saat Imlek dapat menjadi simbol harapan untuk kehidupan yang lebih stabil dan penuh keberhasilan di tahun baru.

4. Merah Muda

Selain merah, warna merah muda juga dianggap membawa aura positif. Warna ini melambangkan cinta, kelembutan, kebahagiaan, dan kehangatan emosional.

Bagi Anda yang ingin menarik energi positif dalam hubungan asmara atau mempererat ikatan keluarga, merah muda bisa menjadi pilihan yang tepat saat perayaan Imlek.

5. Emas

Warna emas selalu dikaitkan dengan kemewahan dan kemakmuran. Dalam tradisi Tionghoa, emas melambangkan kekayaan yang berlimpah serta keberhasilan finansial.

Mengenakan pakaian dengan sentuhan emas, baik dalam bentuk motif, bordir, maupun aksesori, dipercaya dapat menarik energi rejeki dan keberuntungan sepanjang tahun.

6. Biru

Biru memberikan kesan sejuk, damai, dan menenangkan. Dalam Feng Shui, biru berkaitan dengan kebijaksanaan, penyembuhan, serta stabilitas emosional.

Bagi Anda yang ingin memulai tahun baru dengan pikiran jernih dan hati yang tenang, biru bisa menjadi pilihan warna yang tepat.

Warna yang Sebaiknya Dihindari saat Imlek

Selain warna-warna yang dianjurkan, ada pula warna yang sebaiknya tidak dikenakan saat Imlek karena memiliki makna kurang baik dalam budaya Tionghoa, yaitu putih dan hitam.

Putih

Putih sering dikaitkan dengan suasana duka dan kematian. Warna ini lazim digunakan dalam upacara pemakaman. Karena itu, mengenakan pakaian serba putih saat Imlek dianggap kurang tepat. Meski begitu, dalam konteks tertentu putih masih bisa dipadukan dengan warna keberuntungan lain agar tidak mendominasi keseluruhan tampilan.

Hitam

Hitam juga dianggap kurang membawa keberuntungan dalam perayaan Imlek. Dalam Feng Shui, hitam sering diasosiasikan dengan kesedihan dan energi berat. Oleh sebab itu, warna ini tidak dianjurkan untuk dipakai pada hari-hari perayaan yang penuh sukacita.

Tak hanya warna, kondisi pakaian juga menjadi perhatian saat Imlek. Pakaian yang robek, pudar, atau terlihat lusuh dipercaya membawa energi negatif dan melambangkan kesialan.

Karena itu, banyak masyarakat Tionghoa memilih mengenakan pakaian baru saat Imlek sebagai simbol awal yang segar dan penuh harapan di tahun yang baru. Baju baru melambangkan pembaruan, kesempatan baru, dan kehidupan yang lebih baik.

Warna Keberuntungan Shio Kuda Tahun 2026

Tahun 2026 dikenal sebagai Tahun Shio Kuda. Dalam astrologi Tionghoa, setiap shio memiliki warna keberuntungan yang berbeda.

Untuk Shio Kuda, warna yang dipercaya membawa energi positif pada tahun 2026 adalah putih, kuning, dan biru. Putih melambangkan keberanian dan diyakini membantu menemukan solusi atas berbagai kesulitan.

Kuning dipercaya membawa energi baik dalam hubungan asmara dan kehidupan sosial. Biru melambangkan kebijaksanaan dan profesionalisme, menciptakan keseimbangan antara ketenangan dan keteguhan.

Meski putih umumnya dihindari saat Imlek, dalam konteks warna keberuntungan shio, penggunaannya bisa dipadukan dengan warna lain yang lebih dominan seperti merah atau emas.

Demikian itu pilihan Imlek pakai baju warna apa. Secara umum, merah tetap menjadi pilihan utama karena paling kuat melambangkan keberuntungan dan kebahagiaan.

Namun, warna lain seperti hijau, kuning, emas, merah muda, dan biru juga bisa menjadi alternatif sesuai harapan dan makna yang ingin Anda tarik di tahun baru.

Pada akhirnya, memilih warna baju saat Imlek bukan hanya soal tradisi, tetapi juga bentuk doa dan harapan untuk kehidupan yang lebih baik. Dengan mengenakan warna yang tepat dan pakaian yang layak, Anda turut menyambut tahun baru dengan energi positif serta semangat baru yang penuh optimisme.

Kontributor : Mutaya Saroh

Load More