Suara.com - Menyambut tahun baru Imlek memang bisa dilakukan dengan banyak cara. Selain menggunakan dekorasi khas dan berbagai ucapan untuk sanak family, Anda juga bisa menggunakan qipao dan cheongsam. Untuk tahu apa beda qipao dan cheongsam, Anda bisa melihat penjelasannya di artikel singkat kali ini.
Keduanya adalah busana khas Imlek yang umum digunakan dalam perayaan tahun baru ini. Mungkin Anda belum mengetahui namanya, namun tentu pernah melihatnya digunakan oleh masyarakat secara umum saat perayaan Imlek dilakukan.
Pada dasarnya, qipao dan cheongsam memiliki perbedaan yang cukup signifikan selain dari namanya. Lebih lanjut, mari bedah perbedaan keduanya.
Pertama, Definisi dan Arti Namanya
Jika melihat dari nama busana khas ini, Cheongsam sebenarnya berasal dari dialek Kanton. Arti dari nama ini adalah pakaian panjang yang merujuk pada pakaian tradisional pria atau wanita. Beberapa orang menyebutnya dengan istilah dress Canton.
Sementara itu , qipao lebih umum digunakan dan berasal dari kata Manchu, yakni chipao. Chipao sendiri memiliki arti pakaian pelapis. Seiring berkembangnya jaman, qipao kemudian diadaptasi, dan sebenarnya adalah bahasa Mandarin yang mengacu pada pakaian tradisional wanita di Cina.
Baik dari asal kata dan acuan pakaian yang menjadi awal mulanya, kedua jenis pakaian ini jelas memiliki perbedaan yang signfikan.
Kedua, Terkait Desain dan Detail
Kemudian perbedaan kedua ada pada desain dan detail yang digunakan.
Baca Juga: Semarak Festival Imlek Jakarta 2026, Bundaran HI Bersinar Dihiasi Ratusan Lampion
Dress atau pakaian model cheongsam lebih bersifat modern. Dress ini memiliki bentuk yang memanjang dan cenderung pas di badan saat digunakan. Dress cheongsam dirancang tanpa lengan atau justru dengan lengan panjang. Tampilan ini membuat penggunanya tampak lebih elegan dan hangat.
Sementra itu, qipao memiliki ukuran ayng lebih besar. Dress ini memiliki model kerah tinggi, dengan lengan pendek dan belakan samping. Jika dilihat sekilas, bentuk qipao terasa lebih konservatif dan berupaya mempertahankan aksen-aksen tradisional pakaian Tiongkok. Qipao juga memiliki banyak lapisan, berbeda dengan cheongsam yang digunakan tanpa lapisan.
Ketiga, Perkembangan di Era Kekinian
Perbedaan dari cheongsam dan qipao yang ketiga bisa dilihat dari perkembangannya di era kekinian. Semakin hari, perbedaan keduanya sebenarnya semakin tampak, sehingga semakin mudah pula melihat apakah pakaian yang digunakan berjenis cheongsam atau qipao.
Baju qipao merupakan pakaian tradisional Tiongkok yang berasal dari era Dinasti Qing, sekitar abad ke-16. dahulu, wanita Manchu sebagai etnis minoritas di Tiongkok menggunakannya sebagai pakaian tradisional.
Sementara itu, cheongsam sebenarnya adalah bentuk modern dari qipao. Baju ini mulai populer di abad ke-20, dan menjadi salah satu ikon dari fashion Tiongkok di era tersebut.
Berita Terkait
Terpopuler
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- Contoh Teks Sambutan Ketua RT Malam Tirakatan 17 Agustus yang Singkat, dan Penuh Makna
- 4 Rice Cooker Mini Murah yang Cepat Matang dan Hemat Listrik Sesuai Review Pembeli
Pilihan
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
Terkini
-
Local Media Community Gandeng Google Dukung Penguatan Ekosistem Media Lokal
-
Tegas! Menkeu Purbaya Ungkap Tak Ada Kenaikan Gaji Guru di 2027
-
Renjana Perca, Saat Fashion Indonesia Bertemu Ekonomi Sirkular
-
Modal Foto AI Berseragam Polisi, Pria di Bandung Tipu Korban dan Bawa Lari Uang
-
Insentif Guru Ngaji di Bogor Jadi Rp1,2 Juta per Tahun
-
Jaga Gajah Sumatera, Pertamina Kilang Plaju Perkuat Upaya Melestarikan Warisan Alam Sumsel
-
Temukan 1.500 Warga Terjebak Grup LGBT Daring, Pemkab Serang Siapkan Langkah Pembinaan
-
Bank Sumsel Babel dan Unsri Bersinergi Menyiapkan Generasi Pemimpin Masa Depan
-
Havaianas Debut Kitten Heel di Copenhagen Fashion Week
-
Perombakan Buku Sekolah, Solusi Literasi atau Cuma Proyek Bisnis Baru?