Suara.com - Sebentar lagi, umat Islam akan menyambut datangnya bulan suci Ramadan 1447 Hijriah yang diperkirakan jatuh pada Kamis, 19 Februari 2026. Bulan suci Ramadan selalu jadi momen istimewa yang dinanti banyak orang.
Pasalnya, momen ini tidak hanya sebagai waktu menunaikan ibadah puasa, namun juga kesempatan untuk mempererat silaturahmi, saling memaafkan, serta membersihkan hati dari segala hal buruk yang membelenggu.
Saling maaf-maafan menjelang Ramadan, masih menjadi salah satu tradisi yang masih terus terjaga sampai saat ini. Permohonan maaf ini biasanya dibagikan kepada keluarga, sahabat, kerabat dan tetangga, bisa melalui grup WhatsApp. Di era digital seperti saat ini, ucapan Ramadan pun semakin kreatif, termasuk penggunaan bahasa daerah, seperti Bahasa Sunda.
Ucapan Maaf Menjelang Ramadan Bahasa Sunda
Ucapan maaf menjelang Ramadan dalam bahasa Sunda dapat disampaikan secara langsung atau melalui pesan sosial media. Berikut ini adalah beberapa contoh ucapan maaf menjelang Ramadan bahasa Sunda beserta artinya:
1. "Samemeh lebet ka sasih anu pinuh barokah. Nyuhunkeun keikhlasan pikeun sagala kalepatan mangrupikeun tindakan anu pas. Kumargi kitu sim kuring nyuhunkeun dihapunten tina samudaya kalakuan, kalakuan sareng kalepatan simkuring saparakanca."
Artinya: Sebelum menginjak bulan penuh berkah. Memohon keikhlasan atas segala kesalahan adalah tindakan yang patut dilakukan. Maka dari itu, mohon maaf atas segala tindakan, perbuatan, dan kekhilafan kawan.
2. "Bulan Romadhon nyaéta bulan ampunan. Tapi dosa ka manusa merlukeun kaikhlasan. Kumargi kitu, nyuhunkeun dihapunten sareng nyuhunkeun kaikhlasan kana sagala lampah anjeun, Wahai sobat."
Artinya: Bulan Ramadan adalah bulan ampunan. Namun dosa kepada manusia diperlukan sebuah keikhlasan. Oleh sebab itu, mohon maaf dan minta keikhlasan atas segala perbuatan, wahai kawan.
Baca Juga: Apakah Boleh Puasa Seminggu Sebelum Ramadan? Begini Penjelasan Ulama
3. Ngahaturkeun sembah pangabakti, bilih aya cariosan anu nyugak kana manah. Wilujeng lungsur netepan puasa.
Artinya: Menyampaikan rasa hormat, mohon maaf jika ada perkataan yang melukai hati. Selamat menunaikan ibadah puasa.
4. Ibu/Bapak, hapunten samudaya kalepatan abdi. Mugi saum taun ieu mawa berkah pikeun urang sadaya.
Artinya: Ibu/Bapak, mohon maaf atas segala kesalahan saya. Semoga puasa tahun ini membawa berkah untuk kita semua.
5. Munggaran Ramadan 2026, abdi nyuhunkeun dihapunten lahir sareng batin.
Artinya: Mengawali Ramadan 2026, saya memohon maaf lahir dan batin.
Berita Terkait
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Empuk untuk Jogging hingga Long Run Sesuai Review Pembeli
- Pemain Timnas Terlibat? 3 Kejanggalan Dugaan Pengaturan Skor Piala AFF 2026
- 4 Shio yang Diprediksi Nasibnya Makin Baik pada 15 Agustus 2026, Siapa Saja?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
Pilihan
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
-
Info Terbaru Gempa NTT: 15 Warga Manggarai Tewas, 280 Bangunan Jadi Puing
-
5 Bandara Rusak Diguncang Gempa NTT, Landasan Pacu Sampai Retak
-
Pesona Masjid Pancasila Kediri: Sederhana di Luar, Bikin Pangling di Dalam
Terkini
-
15 Contoh Teks Doa HUT Ke-81 RI pada 17 Agustus 2026 yang Penuh Makna
-
Hari Jadi Ke-81 Jateng: Akses Pendidikan Kian Luas dan Gratis, Harapan Tak Lagi Terkikis
-
Dianggap Mitos hingga Diakui Pahlawan Nasional: Siapakah Ratu Kalinyamat?
-
Daftar Harga HP itel Agustus 2026 Lengkap untuk Pemilih Gadget Murah
-
Tahan Beli, Harga Emas Batangan Bisa Tembus Rp2,8 Juta/Gram Pekan Depan
-
Lewat Cara Ini Biaya Pembangunan Rumah Justru Lebih Murah
-
Imbas Gempa NTT, Dua Lokasi Wisata di Manggarai Ditutup
-
Guncang Lamongan Sound Fest 2026, SPL Audio Panen Transaksi hingga Terima Penghargaan Bupati
-
4 Rekomendasi Tanaman Hias Pembawa Keberuntungan Menurut Prinsip Feng Shui, Mudah Dirawat
-
Asal-usul Lomba Bidar di Palembang, Tradisi Sungai Musi yang Berawal dari Kisah Cinta