Artinya:
“Aku niat shalat sunnah tarawih dua rakaat menghadap kiblat karena Allah Ta’ala.”
Karena tarawih dikerjakan dua rakaat salam, maka niat dibaca setiap memulai dua rakaat. Yang paling penting adalah kesungguhan hati dan kesadaran bahwa ibadah ini dilakukan semata-mata karena Allah.
Tata Cara Shalat Tarawih Sendiri di Rumah
Secara umum, tata cara shalat tarawih sendiri sama seperti tarawih berjamaah. Perbedaannya hanya pada pelaksanaannya yang dilakukan sendirian.
Terkait jumlah rakaat, di Indonesia, terdapat dua pendapat yang umum diikuti:
- 8 rakaat, lalu ditutup dengan 3 rakaat witir (total 11 rakaat).
- 20 rakaat, lalu ditutup dengan 3 rakaat witir (total 23 rakaat).
Keduanya sama-sama memiliki dasar dan boleh diamalkan. Anda bisa memilih sesuai kemampuan. Pelaksanaannya biasanya dilakukan dua rakaat salam. Artinya jika 8 rakaat, maka 4 kali salam. Lalu, jika 20 rakaat, maka 10 kali salam.
Sementara itu, untuk urutan pelaksanaannya, setiap dua rakaat dilakukan seperti shalat sunnah biasa:
- Niat
- Takbiratul ihram
- Membaca doa iftitah
- Membaca Al-Fatihah
- Membaca surat pendek Al-Qur’an
- Rukuk
- I’tidal
- Sujud pertama
- Duduk di antara dua sujud
- Sujud kedua
- Bangkit ke rakaat kedua dengan urutan yang sama
- Tasyahud akhir
- Salam
Setelah rakaat tarawih selesai, dianjurkan untuk menutupnya dengan shalat witir minimal 1 rakaat, atau yang umum dikerjakan adalah 3 rakaat.
Anda boleh membaca surat apa saja setelah Al-Fatihah, terutama yang mudah dan sudah dihafal. Tidak perlu memaksakan bacaan panjang jika belum mampu.
Baca Juga: 5 Arti Mimpi Makan di Rumah Orang, Ternyata Pertanda Hidup Makin Berkah!
Batas Waktu Mengerjakan Shalat Tarawih
Shalat tarawih dikerjakan setelah shalat Isya hingga sebelum masuk waktu Subuh. Artinya, waktu pelaksanaannya cukup panjang.
Anda bisa mengerjakannya setelah selesai shalat Isya dan sunnah ba’diyah atau di malam hari sebelum tidur. Bahkan, Anda juga bisa melakukannya di sepertiga malam terakhir jika ingin suasana lebih tenang dan khusyuk.
Namun perlu diingat, ketika waktu Subuh telah masuk, maka waktu tarawih telah berakhir dan tidak bisa diganti di siang hari.
Oleh karena itu, pastikan Anda mengerjakannya di rentang waktu malam setelah Isya sampai sebelum azan Subuh berkumandang.
Demikianlah penjelasan terkait shalat tarawih sendiri di rumah apakah boleh, lengkap dengan panduan dan tata caranya. Semoga bermanfaat.
Kontributor : Dini Sukmaningtyas
Berita Terkait
Terpopuler
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Aksi Ngamen di Jalan Viral, Pinkan Mambo Ngaku Bertarif Fantastis Setara BLACKPINK
- Penyebab BRImo Sempat Terkendala Pagi Ini, Kini Layanan Pulih Sepenuhnya
- 6 Smartwatch di Bawah Rp1 Juta, Fitur Premium untuk Aktivitas Sehari-hari
- Kata Anak Pinkan Mambo Usai Tahu Sang Ibu Ngamen di Jalan: Downgrade Semenjak Nikah Sama Suaminya
Pilihan
-
Akses Jalan Diblokir, Warga Kepung Pesantren Darul Istiqamah Maros
-
Brady Ebert Bekas Gitaris Turnstile Ditangkap Terkait Kasus Percobaan Pembunuhan
-
Tak Ganggu Umat Muslim, Pihak Yayasan Pastikan Rumah Doa Jemaat POUK Tesalonika Jauh dari Masjid
-
Diperiksa Kasus Penggelapan Rp2,4 Triliun, Apa Peran Dude Harlino dan Istri di PT DSI?
-
Diguncang Gempa M 7,6, Plafon Gereja Paroki Rumengkor Ambruk Jelang Ibadah Kamis Putih
Terkini
-
Usai Lebaran, Ini Cara Cerdas Mengisi Kembali Kebutuhan Tanpa Bikin Dompet Menipis
-
7 Sunscreen SPF 50 untuk yang Sering Beraktivitas Outdoor, Anti Perih dan Kusam
-
Daftar Harga Sunscreen Azarine Terbaru April 2026, Mulai Rp30 Ribuan
-
5 Zodiak Paling Hoki dan Sukses pada 4 April 2026, Kamu Masuk Daftar?
-
Pinkan Mambo Kuliah di Mana? Viral Live Ngamen di Pinggir Jalan
-
Apa Kegunaan Moisturizer? Ini 10 Manfaat Penting yang Wajib Kamu Tahu
-
Tak Bisa Dipalsukan, Apa itu Ijazah Blockchain yang Diraih Pratama Arhan?
-
7 Sepatu Lari Terbaik Adidas Alternatif Adizero untuk Daily Run hingga Race
-
30 Ucapan Selamat Hari Paskah 2026 dalam Bahasa Inggris yang Benar dan Penuh Makna
-
5 Kebijakan WFH Paling Nyeleneh di Dunia Imbas Perang, Indonesia Tak Ada Apa-apanya