Lifestyle / Komunitas
Selasa, 17 Februari 2026 | 15:32 WIB
shalat tarawih sendiri di rumah apakah boleh? (freepik)

Artinya:

“Aku niat shalat sunnah tarawih dua rakaat menghadap kiblat karena Allah Ta’ala.”

Karena tarawih dikerjakan dua rakaat salam, maka niat dibaca setiap memulai dua rakaat. Yang paling penting adalah kesungguhan hati dan kesadaran bahwa ibadah ini dilakukan semata-mata karena Allah.

Tata Cara Shalat Tarawih Sendiri di Rumah

Secara umum, tata cara shalat tarawih sendiri sama seperti tarawih berjamaah. Perbedaannya hanya pada pelaksanaannya yang dilakukan sendirian.

Terkait jumlah rakaat, di Indonesia, terdapat dua pendapat yang umum diikuti:

  • 8 rakaat, lalu ditutup dengan 3 rakaat witir (total 11 rakaat).
  • 20 rakaat, lalu ditutup dengan 3 rakaat witir (total 23 rakaat).

Keduanya sama-sama memiliki dasar dan boleh diamalkan. Anda bisa memilih sesuai kemampuan. Pelaksanaannya biasanya dilakukan dua rakaat salam. Artinya jika 8 rakaat, maka 4 kali salam. Lalu, jika 20 rakaat, maka 10 kali salam.

Sementara itu, untuk urutan pelaksanaannya, setiap dua rakaat dilakukan seperti shalat sunnah biasa:

  • Niat
  • Takbiratul ihram
  • Membaca doa iftitah
  • Membaca Al-Fatihah
  • Membaca surat pendek Al-Qur’an
  • Rukuk
  • I’tidal
  • Sujud pertama
  • Duduk di antara dua sujud
  • Sujud kedua
  • Bangkit ke rakaat kedua dengan urutan yang sama
  • Tasyahud akhir
  • Salam

Setelah rakaat tarawih selesai, dianjurkan untuk menutupnya dengan shalat witir minimal 1 rakaat, atau yang umum dikerjakan adalah 3 rakaat.

Anda boleh membaca surat apa saja setelah Al-Fatihah, terutama yang mudah dan sudah dihafal. Tidak perlu memaksakan bacaan panjang jika belum mampu.

Baca Juga: 5 Arti Mimpi Makan di Rumah Orang, Ternyata Pertanda Hidup Makin Berkah!

Batas Waktu Mengerjakan Shalat Tarawih

Shalat tarawih dikerjakan setelah shalat Isya hingga sebelum masuk waktu Subuh. Artinya, waktu pelaksanaannya cukup panjang.

Anda bisa mengerjakannya setelah selesai shalat Isya dan sunnah ba’diyah atau di malam hari sebelum tidur. Bahkan, Anda juga bisa melakukannya di sepertiga malam terakhir jika ingin suasana lebih tenang dan khusyuk.

Namun perlu diingat, ketika waktu Subuh telah masuk, maka waktu tarawih telah berakhir dan tidak bisa diganti di siang hari.

Oleh karena itu, pastikan Anda mengerjakannya di rentang waktu malam setelah Isya sampai sebelum azan Subuh berkumandang.

Demikianlah penjelasan terkait shalat tarawih sendiri di rumah apakah boleh, lengkap dengan panduan dan tata caranya. Semoga bermanfaat.

Kontributor : Dini Sukmaningtyas

Load More