Suara.com - Waktu seolah terasa berjalan lebih lambat saat berpuasa di bulan Ramadan. Tak heran jika banyak orang mulai menghitung mundur dan bertanya, kurang berapa jam lagi buka puasa hari ini?
Mengetahui jadwal yang pasti sangat membantu agar kita bisa mengatur aktivitas dengan lebih baik. Selain mengecek waktu Maghrib, penting juga menjaga stamina agar puasa tetap lancar sampai azan berkumandang.
Dengan pola makan yang tepat, manajemen waktu yang baik, serta aktivitas yang terkontrol, puasa bisa dijalani dengan tetap produktif dan bugar.
Berikut ini jadwal buka puasa hari ini untuk wilayah Jabodetabek serta tips sederhana agar tetap produktif hingga waktu Maghrib tiba.
Jadwal Buka Puasa Jabodetabek Hari Ini
Berikut jadwal lengkap untuk Kamis, 19 Februari 2026 di wilayah Jabodetabek:
Jakarta
- Imsak: 04:31
- Subuh: 04:41
- Dzuhur: 12:10
- Ashar: 15:20
- Maghrib (Buka Puasa): 18:18
- Isya: 19:28
Bogor
- Imsak: 04:31
- Subuh: 04:41
- Dzuhur: 12:10
- Ashar: 15:20
- Maghrib (Buka Puasa): 18:23
- Isya: 19:29
Depok
- Imsak: 04:31
- Subuh: 04:41
- Dzuhur: 12:10
- Ashar: 15:20
- Maghrib (Buka Puasa): 18:18
- Isya: 19:28
Tangerang
Baca Juga: Niat Mandi Keramas Sebelum Puasa Ramadan yang Benar untuk Pria dan Wanita
- Imsak: 04:32
- Subuh: 04:42
- Dzuhur: 12:11
- Ashar: 15:21
- Maghrib (Buka Puasa): 18:19
- Isya: 19:29
Bekasi
- Imsak: 04:31
- Subuh: 04:41
- Dzuhur: 12:09
- Ashar: 15:19
- Maghrib (Buka Puasa): 18:17
- Isya: 19:27
Jika sudah masuk waktu Ashar, biasanya waktu berbuka tinggal beberapa jam lagi. Manfaatkan sisa waktu dengan aktivitas ringan agar tubuh tidak terasa terlalu lelah menjelang Maghrib.
Tips Aktivitas Selama Berpuasa Agar Tetap Produktif
Menjalani puasa bukan berarti aktivitas harus berhenti. Berikut beberapa tips yang bisa kamu terapkan agar tetap bugar selama berpuasa:
1. Perhatikan Pola Makan Saat Sahur dan Buka
Saat sahur, pilih makanan bergizi yang membuat kenyang lebih lama seperti nasi merah, oat, telur, ikan, serta sayur dan buah karena karbohidrat kompleks dan protein membantu menjaga energi tetap stabil. Hindari makanan terlalu manis, asin, atau berminyak agar tidak cepat haus dan lemas. Saat berbuka, awali dengan air putih dan kurma atau makanan ringan, lalu beri jeda sebelum makan utama agar pencernaan tidak kaget.
2. Cukupi Kebutuhan Cairan
Berita Terkait
Terpopuler
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- 4 Perbedaan Rice Cooker Keramik vs Stainless Steel untuk Memasak Nasi, Mana yang Lebih Sehat?
- 3 Sepatu Jalan untuk Lansia Paling Nyaman, Hands Free Tak Perlu Membungkuk
- Spanduk Polwan saat Adang Aksi BEMI UI Kena Rujak Netizen: Bu Polwan Salah Bawa Spanduk?
- Kulkas Sharp 2 Pintu Berapa Harganya? Ini 3 Pilihan yang Dingin dan Hemat Listrik Sesuai Review
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Qlola New Skin Hadir, BRI Perkuat Layanan Digital Terintegrasi bagi Nasabah Bisnis
-
Kemasan Rokok Polos Mau Diterapkan, Pengusaha Minta Dampak Ekonomi Dihitung
-
Terjaring OTT, Nasib Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq dan Wakilnya Ditentukan KPK dalam 1x24 Jam
-
BRI Hadirkan Qlola New Skin, Perkuat Solusi Digital untuk Nasabah Bisnis
-
Rice Cooker Cosmos Berapa Harganya? Ini 3 Pilihan Terbaik yang Murah dan Laris Manis
-
BRI Perkuat Ekosistem Emas Nasional dengan Kelolaan Mencapai 153 Ton
-
Kejar Program B50, Bantuan Peremajaan Sawit Naik Jadi Rp60 Juta/Hektare
-
Misteri Hilangnya Fitra di Samudera Hindia: Lenyap dari Kamar Kapal
-
BRI Dukung Arahan Presiden Optimalkan Potensi Emas Indonesia
-
Paus Leo XIV Dorong Pimpinan Gereja Sedunia Salurkan Bantuan untuk Korban Gempa NTT