- Jakarta Premium Outlets menyelenggarakan pameran seni kolaborasi dengan Kenji Chai selama Februari hingga Maret 2026.
- Kenji Chai menampilkan karya seni eksklusif yang memadukan pop art dengan simbol budaya Imlek dan harapan kemakmuran.
- Kolaborasi tersebut mencakup desain angpao eksklusif dan program interaktif "Wish It. Write It. Win It." bagi pengunjung.
Suara.com - Perayaan Tahun Baru Imlek 2026 diisi dengan sentuhan berbeda di Jakarta Premium Outlets. Bukan sekadar menghadirkan dekorasi serba merah dan ornamen lampion, destinasi belanja ini menggandeng Kenji Chai untuk menghadirkan pameran seni spesial yang berlangsung sepanjang Februari hingga Maret 2026.
Kolaborasi ini menjadi pertemuan terkurasi antara seni kontemporer, nilai budaya, dan gaya hidup urban dalam satu pengalaman yang imersif. Dikenal lewat karakter visualnya yang kuat, Kenji Chai memadukan pop art dengan simbolisme budaya yang kaya dan ekspresi warna yang berani.
Dalam kolaborasi ini, ia menghadirkan rangkaian karya eksklusif yang merefleksikan harapan, kemakmuran, serta semangat perayaan Tahun Kuda Api. Setiap karya dirancang bukan hanya untuk dinikmati secara visual, tetapi juga untuk mengajak pengunjung merasakan energi pembaruan yang identik dengan Imlek.
Instalasi artistik tersebar di area pameran, dilengkapi berbagai spot foto interaktif yang menjadikan pengalaman berkunjung lebih personal dan ekspresif.
Pengunjung tidak hanya melihat karya, tetapi diajak masuk ke dalam narasi visual yang dibangun sang seniman. Aktivitas menulis harapan pun menjadi bagian dari pengalaman tersebut, menghadirkan ruang refleksi di tengah suasana perayaan.
“Sebagai seniman, saya selalu tertarik mengeksplorasi bagaimana tradisi bisa diterjemahkan ke dalam bahasa visual yang relevan dengan generasi hari ini. Imlek adalah tentang harapan dan awal baru, dan saya ingin setiap orang yang datang bisa merasakan semangat itu melalui karya-karya ini,” ungkap Kenji Chai dalam kesempatan terpisah.
Kolaborasi ini juga meluas ke elemen yang lebih intim dan simbolik. Kenji Chai mendesain angpao eksklusif yang dapat ditukarkan pengunjung mulai 1 Februari hingga 3 Maret 2026 dengan minimum transaksi tertentu.
Desainnya memadukan elemen klasik Imlek dengan sentuhan ilustrasi modern khas dirinya, menjadikan angpao bukan sekadar amplop keberuntungan, melainkan karya seni yang bisa dikoleksi.
Country General Manager Jakarta Premium Outlets, Chriz Liew, menegaskan bahwa inisiatif ini merupakan bagian dari komitmen jangka panjang untuk menghadirkan pengalaman yang lebih bermakna.
Baca Juga: Satu Februari, Empat Makna: Valentine, Imlek, Pra-Paskah, dan Ramadan
“Tahun Baru Imlek adalah momen yang penuh makna akan pembaruan, harapan, dan kebersamaan. Melalui kolaborasi kami dengan Kenji Chai, kami tidak hanya menawarkan perayaan yang meriah; kami juga menciptakan pengalaman imersif di mana seni, budaya, dan ritel bersatu dalam cara yang benar-benar menginspirasi,” ujarnya.
Selain pameran seni, suasana perayaan semakin semarak dengan program interaktif “Wish It. Write It. Win It.” yang mengajak pengunjung menuliskan harapan di Wall of Hope untuk berkesempatan memenangkan hadiah bernilai hingga Rp10 juta.
Pertunjukan dan parade barongsai pada pertengahan Februari turut menghidupkan atmosfer tradisi, menghadirkan dentuman genderang dan atraksi akrobatik yang memikat perhatian.
Bagi Jakarta Premium Outlets, Imlek kali ini bukan hanya momentum promosi musiman, melainkan ruang pertemuan antara kreativitas dan komunitas.
“Kami ingin menjadikan setiap kunjungan lebih dari sekadar berbelanja. Ini tentang menciptakan kenangan dan memperkuat ikatan emosional dengan para pengunjung,” tutup Chriz Liew.
Di tengah dinamika kota yang serba cepat, kolaborasi ini menjadi pengingat bahwa seni mampu menjembatani tradisi dan modernitas. Imlek pun dirayakan bukan hanya sebagai seremoni tahunan, tetapi sebagai pengalaman estetis yang hidup dan beresonansi dengan semangat zaman.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Desil Mendadak Melonjak, Warga Jogja Terancam Kehilangan Bansos
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Yonif 413/Bremoro Gelar Donor Darah Bersama Warga di Karanganyar
-
Prajurit dan Persit Yonif 413/Bremoro Galang Bantuan untuk Korban Gempa NTT
-
Wajah Baru Bogor Barat, 6 Stasiun Kereta Siap Garap Jalur Parung Panjang - Jasinga
-
Dear Mom, Kabut Asap Makin Pekat, Ini Tanda Anak Mulai Terdampak
-
Kabut Asap Palembang Makin Pekat, Kapan Sekolah Mulai Belajar dari Rumah?
-
Ekonom Ungkap Efek Domino Karhutla: Dari Biaya Berobat hingga Pendapatan Warga Tertekan
-
Sumsel Dikepung 1.742 Hotspot, Seberapa Aman Warga dari Kabut Asap?
-
Viral Debt Collector Cek Nomor Mesin Kendaraan, Anggota DPR: Ya Sudah Lha
-
Lahan Perkebunan Indofood di Muba Terbakar, Mengapa Sumber Api Diminta Diusut?
-
Tak Perlu Transit, Citilink Kini Terbang Langsung Palembang-Yogyakarta Setiap Hari