- Lukisan Kuda Api karya SBY terjual Rp6,5 miliar dalam lelang amal Imlek.
- Hasil lelang lukisan SBY disumbangkan sepenuhnya untuk bantuan kemanusiaan dan prasejahtera.
- Hermanto Tanoko dan Dato' Low Tuck Kwong bersaing ketat lelang lukisan SBY.
Suara.com - Perayaan Imlek Nasional Partai Demokrat tahun ini menyisakan momen spektakuler. Sebuah lukisan karya Presiden ke-6 RI, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), yang berjudul "Kuat dan Energik Laksana Kuda Api" berhasil terjual seharga Rp6,5 miliar dalam sesi lelang amal yang berlangsung kompetitif.
Lukisan berukuran 130 x 80 cm tersebut menjadi pusat perhatian utama dalam acara bertajuk "Harmoni Nusantara". Persaingan harga di antara para pengusaha dan tokoh nasional yang hadir membuat suasana pelelangan memanas sejak harga pembukaan di angka Rp200 juta.
Aksi Saling Tawar Para Pengusaha Besar
Lelang yang dipimpin oleh Ossy Dermawan ini awalnya bergerak di angka ratusan juta rupiah melalui tawaran Syarief Hasan dan Lokot Nasution. Namun, tensi meningkat tajam saat Letkol Deddy Corbuzier melontarkan angka Rp1 miliar.
Persaingan kemudian mengerucut pada dua nama besar, yakni pengusaha Hermanto Tanoko dan perwakilan dari Dato' Low Tuck Kwong. Hermanto Tanoko sempat memberikan tawaran kuat di angka Rp5 miliar hingga Rp6 miliar. Namun, putra dari Dato' Low Tuck Kwong akhirnya menutup lelang dengan tawaran tertinggi sebesar Rp6,5 miliar.
Menariknya, tepat setelah palu lelang diketuk, pengusaha Dewi Kam sempat memberikan tawaran susulan sebesar Rp6,8 miliar. Meski demikian, sesuai prosedur lelang, lukisan tetap sah jatuh ke tangan Dato' Low Tuck Kwong.
Makna Filosofis 'Kuda Api'
Dalam cuplikan video pembuatannya di Cikeas yang diputar di Djakarta Theater, Jakarta Pusat, Rabu (18/2/2026), SBY menjelaskan bahwa lukisan ini dibuat khusus untuk menyambut Tahun Baru Imlek kali ini. Kuda Api dipilih karena melambangkan kekuatan, energi, tekad, serta semangat menuju pencapaian besar (great achievement).
"Saya menempatkan Kuda Api dalam suasana yang teduh dan damai. Warna biru di sini melambangkan kedamaian (peace). Imajinasi saya adalah sebuah kekuatan dan energi besar untuk mencapai tujuan baik, namun tetap dalam suasana kehidupan yang teduh," ujar SBY.
Baca Juga: Menko AHY Siapkan Strategi Mudik Lebaran 2026: Fokus Infrastruktur dan Diskon Tiket
Ia menambahkan bahwa karya ini merupakan wujud doanya agar bangsa Indonesia menuju Indonesia Emas 2045 dalam suasana damai.
Dana Lelang untuk Bantuan Sosial
Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), menegaskan bahwa seluruh dana hasil lelang ini sepenuhnya dialokasikan untuk aksi kemanusiaan, bukan untuk kepentingan partai.
"Hasil lelang lukisan ini sepenuhnya untuk bantuan kemanusiaan, membantu masyarakat prasejahtera, serta warga yang terdampak bencana di berbagai daerah, termasuk masyarakat keturunan Tionghoa," jelas AHY saat ditemui awak media di lokasi acara.
AHY menambahkan bahwa tradisi melelang lukisan untuk tujuan sosial sudah sering dilakukan oleh SBY. Sebelumnya, hasil karya SBY juga telah disalurkan untuk membantu korban bencana di berbagai wilayah Indonesia, termasuk di Sumatra.
"Ini bukan yang pertama kalinya. Saat terjadi bencana di Sumatra, Pak SBY juga melakukan lelang karya untuk membantu masyarakat," pungkasnya.
_________________________
Reporter: Dinda Pramesti K
Berita Terkait
Terpopuler
- Ganjil Genap Jakarta Resmi Ditiadakan Mulai Hari Ini, Simak Aturannya
- Bacaan Niat Puasa Ramadan Sebulan Penuh, Kapan Waktu yang Tepat untuk Membacanya?
- Menkeu Purbaya Pastikan THR ASN Rp55 Triliun Cair Awal Ramadan
- LIVE STREAMING: Sidang Isbat Penentuan 1 Ramadan 2026
- Pemerintah Puasa Tanggal Berapa? Cek Link Live Streaming Hasil Sidang Isbat 1 Ramadan 2026
Pilihan
-
Murka ke Wasit Majed Al-Shamrani, Bojan Hodak: Kita Akan Lihat!
-
Warga Boyolali Gugat Gelar Pahlawan Soeharto, Gara-gara Ganti Rugi Waduk Kedungombo Belum Dibayar
-
Persib Bandung Gugur di AFC Champions League Meski Menang Tipis Lawan Ratchaburi FC
-
KPK akan Dalami Dugaan Gratifikasi Jet Pribadi Menag dari Ketum Hanura OSO
-
7 Fakta Viral Warga Sumsel di Kamboja, Mengaku Dijual dan Minta Pulang ke Palembang
Terkini
-
Menko AHY Siapkan Strategi Mudik Lebaran 2026: Fokus Infrastruktur dan Diskon Tiket
-
Kasatgas Tito Apresiasi Dukungan DPR Percepat Rehabilitasi & Rekonstruksi Pascabencana Sumatra
-
Jalan Lingkar Sumbing Wonosobo Resmi Beroperasi, Dongkrak Ekonomi Tani dan Wisata Pegunungan
-
Eks Menkumham hingga Ketua MK Ajukan Amicus Curiae Bela Tian Bahtiar, Singgung Kebebasan Pers
-
Putus Rantai Stunting, PAM JAYA Bekali Ibu di Jakarta Edukasi Gizi hingga Ketahanan Air
-
KPK akan Dalami Dugaan Gratifikasi Jet Pribadi Menag dari Ketum Hanura OSO
-
SBY Bawakan Lagu Hening di Perayaan Imlek Demokrat: Izinkan Seniman Ini Bicara
-
Hasil Investigasi: KPF Temukan Massa Suruhan di Aksi Penjarahan Rumah Sahroni Hingga Uya Kuya
-
KPK Minta Menag Nasaruddin Umar Klarifikasi Jet Pribadi OSO: Jangan Tunggu Dipanggil
-
Munculnya Grup WhatsApp KPR-Depok hingga Pasukan Revolusi Jolly Roger Sebelum Aksi Demo Agustus 2025