- PBNU gelar program ngaji kitab kuning daring selama Ramadan 2026.
- Gus Mus pimpin ngaji Kitab Al Hikam setiap usai Shalat Tarawih.
- Seluruh program kajian tersedia gratis melalui kanal YouTube resmi NU Online.
Suara.com - Memasuki Ramadan 1447 H yang jatuh pada tahun 2026, semangat memperdalam ilmu agama kini tak lagi terhalang jarak.
Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) melalui kanal NU Online kembali menggelar program pengajian kitab kuning secara daring.
Mulai dari tasawuf, fiqih, hingga akhlak, semua bisa Anda akses hanya bermodalkan kuota internet.
Tak main-main, deretan kiai sepuh dan intelektual NU siap menemani waktu puasa Anda, mulai dari waktu Subuh hingga usai Tarawih.
KH A Mustofa Bisri alias Gus Mus, Mustasyar PBNU sekaligus pengasuh Pesantren Raudlatut Thalibin Rembang ini akan mengampu tiga kitab sekaligus yang bisa disaksikan di kanal YouTube Gusmus Channel, Pondok Leteh, dan NU Online, antara lain:
- Kitab Qosidah Burdah (Imam al-Bushiri): Setelah Shalat Subuh.
- Kitab Arba’in Nawawi: Setelah Shalat Ashar.
- Kitab Al-Hikam (Ibnu Athaillah): Setelah Shalat Tarawih.
Bagi Anda yang ingin setia di satu kanal, YouTube NU Online juga menyajikan jadwal rutin ngaji online harian, antara lain:
- Setelah Subuh: KH Ahmad Mustofa Bisri (Kitab Qasidah Burdah).
- Setelah Ashar: Gus Habibul Huda (Kitab Adabud Dinya Wad Din).
- Setelah Tarawih: KH Ahmad Mustofa Bisri (Kitab Al Hikam).
Kenapa Harus Ikut Ngaji Online?
Selain praktis, ngaji daring ini bertujuan meningkatkan keimanan dan ketakwaan warga nahdliyin serta umat Muslim secara luas.
Tema-tema yang diangkat pun sangat relevan, mulai dari tafsir hadits, tauhid, hingga isu kontemporer yang dijawab langsung dengan rujukan kitab kuning yang kredibel.
Baca Juga: 4 Rekomendasi HP OPPO dengan Layar Besar, Nyaman untuk Orang Tua
Klik tautan di bawah ini untuk mengakses kanal YouTube NU Online guna mengikuti ngaji online.
https://www.youtube.com/@NUOnlineID
Jadikan Ramadan 2026 kali ini lebih bermakna dengan tetap mengaji meski di rumah saja.
Berita Terkait
-
Cek Jadwal Buka Puasa Area Jogja Hari Ini Jumat 20 Februari 2026, Kurang Berapa Jam Lagi?
-
Archipelago Sambut Ramadan dengan Penawaran Spesial "Blessings of Ramadan" di Seluruh Nusantara
-
Apakah Onani Membatalkan Puasa Ramadan? Ini Penjelasan Ulama
-
3 Parfum Scarlett Spesial Ramadan 2026, Cocok Dipakai Tarawih atau Bukber
-
Puasa, Ego, dan Upaya Mengendalikan Diri: Membaca Maknanya dari Psikologi
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Harga Serum Penghilang Flek Hitam yang Efektif dan Aman, Ini 5 Rekomendasi Produknya
- Warga Jogja Protes Desil Naik, Status Miskin Masuk Desil 9, Pemda DIY Minta BPS Klarifikasi
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Pati Kompak! Ratusan Ormas Deklarasi Damai di Alun-alun, Tegaskan Tolak Aksi Provokatif
-
Dari Panggung KKI 2026, Belasan UMKM Sumsel Membidik Pasar Nasional hingga Ekspor
-
Cek Kesehatan Gratis Efektif Deteksi Dini dan Eliminasi Kasus TBC di Tangsel
-
Karhutla Sumsel Belum Terkendali, 8 Lokasi Masih Terbakar, Air Makin Menipis
-
Guncang Lima Kota Besar, Deddy Corbuzier Bawa Invasi Indonesia Podcast Festival 2026 ke Luar Jakarta
-
Kemendagri Dorong Digitalisasi Transaksi Daerah Tak Sekadar Pembayaran, tapi Dongkrak PAD
-
Indonesia - China Sepakat Tingkatkan Kerja Sama Bidang Pertahanan
-
Praperadilan Febrie: Ahli Sebut TPPU Pasca 2026 Wajib Pakai Pasal 607, Bukan UU Lama
-
28 Tahun Berlalu, Luka Mei 1998 Kembali Disuarakan Lewat Lagu
-
Bayi 3 Bulan di OKU Terbaring di ICU, 11 Hari Setelah Diduga Dianiaya Ayah Kandung