Suara.com - Memilih menu sahur ibu hamil tentu tidak bisa sembarangan. Anda perlu memastikan asupan yang dikonsumsi saat sahur mampu memberikan energi tahan lama sekaligus memenuhi kebutuhan gizi ibu dan janin selama berpuasa.
Kombinasi karbohidrat kompleks, protein, serat, vitamin, serta mineral sangat penting agar tubuh tetap bertenaga hingga waktu berbuka.
Selain itu, porsi dan cara pengolahan juga berpengaruh pada kesehatan bumil. Hindari makanan terlalu berminyak atau tinggi gula agar tidak mudah lemas dan mual.
Berikut beberapa pilihan menu bergizi yang bisa Anda pertimbangkan sebagai variasi sahur selama Ramadan.
1. Semur Daging
Aroma khas rempah membuat semur daging cocok dijadikan lauk sahur bergizi. Hidangan ini menggunakan daging sapi, bawang merah, bawang putih, kecap manis, pala, cengkeh, serta sedikit kayu manis untuk cita rasa hangat.
Cara membuatnya cukup dengan menumis bumbu halus, memasukkan potongan daging, lalu memasak hingga empuk dengan api kecil.
Kandungan protein hewani pada daging membantu pembentukan jaringan janin, sementara zat besi berperan mencegah anemia pada ibu hamil.
Untuk menjaga kadar lemak, pilih bagian daging tanpa banyak lemak dan masak tanpa santan. Sajikan bersama nasi merah agar energi lebih stabil sepanjang hari.
Baca Juga: Memilih Guna Lisan di Bulan Ramadan: Membaca Al-Qur'an atau Ghibah?
2. Bola-Bola Daging
Olahan ini bisa menjadi variasi menarik dalam daftar menu sahur ibu hamil karena praktis dan mudah dikunyah. Bola-bola daging dibuat dari daging sapi giling yang dicampur bawang putih, telur, merica, dan sedikit tepung sebagai pengikat, lalu direbus atau dipanggang hingga matang.
Protein tinggi di dalamnya membantu pertumbuhan sel janin dan menjaga stamina ibu. Jika dipanggang dibanding digoreng, kadar lemaknya lebih rendah sehingga lebih ramah untuk pencernaan bumil. Sajikan dengan saus tomat homemade agar lebih sehat dan minim gula tambahan.
3. Sayur Bening
Untuk pilihan lebih ringan, sayur bening bisa menjadi solusi tepat. Biasanya terdiri dari bayam, jagung manis, wortel, dan sedikit bawang temu kunci sebagai penyedap alami. Proses memasaknya sederhana, cukup merebus air lalu memasukkan bahan hingga matang.
Bayam kaya asam folat yang penting dalam perkembangan sistem saraf janin. Kandungan seratnya juga membantu mencegah sembelit, masalah yang kerap dialami ibu hamil. Kombinasikan dengan lauk berprotein agar kebutuhan gizi tetap seimbang saat sahur.
4. Roti Gandum dengan Telur
Perpaduan roti gandum dan telur memberikan sumber karbohidrat kompleks serta protein dalam satu sajian. Anda bisa memanggang roti gandum lalu menambahkan telur ceplok matang sempurna atau telur rebus sebagai topping.
Karbohidrat kompleks membantu menjaga kadar gula darah tetap stabil, sehingga ibu tidak cepat lapar. Telur mengandung kolin yang penting untuk perkembangan otak janin. Menu ini praktis, tidak berat di perut, dan cocok bagi bumil yang sering mual di pagi hari.
5. Tumis Brokoli Daging
Brokoli yang ditumis bersama irisan daging sapi rendah lemak menjadi kombinasi seimbang antara serat dan protein. Gunakan bawang putih, saus tiram rendah sodium, dan sedikit minyak zaitun untuk menumis agar tetap sehat.
Vitamin C dalam brokoli membantu penyerapan zat besi dari daging, sehingga mencegah risiko anemia. Menu ini cocok sebagai variasi menu sahur ibu hamil karena mengandung antioksidan yang mendukung daya tahan tubuh selama berpuasa.
6. Telur Orak-Arik dan Roti Gandum
Pilihan sederhana ini tetap bernutrisi tinggi. Telur dikocok dengan sedikit susu rendah lemak lalu dimasak dengan api kecil hingga lembut. Sajikan bersama roti gandum panggang agar lebih mengenyangkan.
Kombinasi protein dan karbohidrat kompleks membantu ibu hamil merasa kenyang lebih lama. Kandungan vitamin B12 dan protein pada telur juga mendukung pembentukan sel darah merah, sehingga tubuh tetap segar sepanjang hari.
7. Tumis Daging Sapi Rendah Lemak
Daging sapi tanpa lemak yang ditumis bersama paprika dan bawang bombai bisa menjadi pilihan lezat sekaligus sehat. Proses memasaknya cepat, cukup tumis bumbu hingga harum lalu masukkan daging dan sayuran.
Zat besi dan protein di dalamnya membantu menjaga kadar hemoglobin ibu hamil. Agar lebih sehat, gunakan sedikit minyak dan hindari tambahan penyedap berlebihan. Menu ini memberikan energi tahan lama tanpa membuat perut terasa begah.
8. Bihun Goreng
Bihun goreng bisa menjadi variasi karbohidrat selain nasi. Gunakan bihun berbahan dasar beras atau jagung, tambahkan telur, ayam suwir tanpa lemak, serta aneka sayuran seperti kol dan wortel.
Karbohidrat dari bihun memberikan energi, sementara tambahan protein dan sayur melengkapi kebutuhan nutrisi. Pastikan tidak terlalu berminyak agar tetap nyaman di lambung. Sajian ini cocok untuk bumil yang ingin makanan lebih ringan saat sahur.
9. Ayam Bakar Tanpa Lemak
Sebagai penutup, ayam bakar tanpa kulit menjadi pilihan sumber protein rendah lemak. Lumuri ayam dengan bawang putih, ketumbar, dan sedikit madu, lalu panggang hingga matang sempurna.
Protein membantu pertumbuhan jaringan janin dan menjaga massa otot ibu. Mengolah dengan cara dipanggang membuat kandungan lemak lebih rendah dibanding digoreng. Sajikan bersama sayur dan nasi merah untuk kombinasi gizi seimbang dalam daftar menu sahur ibu hamil yang sehat dan aman.
Dengan memilih bahan segar dan cara masak yang tepat, Anda dapat menjalani puasa dengan lebih nyaman tanpa mengabaikan kebutuhan nutrisi selama kehamilan.
Kontributor : Hillary Sekar Pawestri
Berita Terkait
-
Memilih Guna Lisan di Bulan Ramadan: Membaca Al-Qur'an atau Ghibah?
-
Lewat #TemanAdemRamadan, Aqua Kampanyekan Puasa Lebih Adem dan Sabar
-
Kurang Berapa Jam Lagi Buka Puasa Jogja Hari Ini 21 Februari 2026? Simak Cara Berbuka yang Sehat
-
Ramadan dan Gaya Hidup Konsumtif: Mengapa Keuangan Jadi Kacau?
-
Jadwal Ngaji Online Bareng Kiai PBNU Selama Ramadan 2026: Ada Gus Mus hingga KH Afifuddin Muhajir
Terpopuler
- 5 Sepatu Tanpa Tali 'Kembaran' Skechers Versi Murah, Praktis dan Empuk
- Tembus Pelosok Bumi Tegar Beriman: Pemkab Bogor Tuntaskan Ratusan Kilometer Jalan dari Barat-Timur
- 6 Rekomendasi Sabun Mandi di Alfamart yang Wangi Semerbak dan Antibakteri
- Ahmad Sahroni Resmi Kembali Jabat Pimpinan Komisi III DPR, Gantikan Rusdi Masse
- Bupati Kulon Progo Hapus Logo Geblek Renteng hingga Wajibkan Sekolah Pasang Foto Kepala Daerah
Pilihan
-
Jadwal Buka Puasa Bandar Lampung 21 Februari 2026: Waktu Magrib & Salat Isya Hari Ini
-
Siswa Madrasah Tewas usai Diduga Dipukul Helm Oknum Brimob di Kota Tual Maluku
-
Impor Mobil India Rp 24 Triliun Berpotensi Lumpuhkan Manufaktur Nasional
-
Jadwal Imsak Jakarta Hari Ini 20 Februari 2026, Lengkap Waktu Subuh dan Magrib
-
Tok! Eks Kapolres Bima AKBP Didik Resmi Dipecat Buntut Kasus Narkoba
Terkini
-
9 Rekomendasi Menu Sahur untuk Anak Kos, Hemat, Simple, tapi Tetap Sehat
-
Ciri-ciri Lipstik yang Wudhu Friendly dan Cocok Dipakai untuk Tarawih
-
5 Rekomendasi Sabun Mandi di Indomaret yang Bisa Mencerahkan Badan, Harga Murah
-
9 Menu Buka Puasa Tanpa Nasi untuk yang Sedang Diet
-
5 Pasta Gigi Terbaik untuk Gigi Kuning, Bikin Senyum Lebih Cerah dan Percaya Diri
-
Cara Daftar Mudik Gratis Lebaran 2026 Lewat Tol, Lengkap Jadwal dan Rutenya
-
Kurang Berapa Jam Lagi Buka Puasa Jogja Hari Ini 21 Februari 2026? Simak Cara Berbuka yang Sehat
-
5 Bedak Wudhu Friendly Tahan hingga 10 Jam untuk Kulit Halus dan Bebas Kilap
-
Jadwal Ngaji Online Bareng Kiai PBNU Selama Ramadan 2026: Ada Gus Mus hingga KH Afifuddin Muhajir
-
5 Merek Kurma Premium Sekelas Kurma Sukari, Nikmat dan Kaya Serat