Suara.com - Belakangan ini, publik ramai membicarakan kasus Dwi Sasetyaningtyas, penerima beasiswa dari Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP), yang menjadi sorotan karena suaminya tidak kembali ke Indonesia setelah masa studi yang dibiayai negara selesai.
Permasalahan tersebut kembali membuka diskusi lama ketika seseorang menerima beasiswa dari pemerintah Indonesia, ada tanggung jawab moral dan kontraktual untuk pulang dan berkontribusi di tanah air.
LPDP memang memiliki aturan tegas mengenai kewajiban kembali dan masa pengabdian, karena dana yang digunakan berasal dari anggaran negara.
Kasus ini mungkin membuat banyak calon mahasiswa mulai bertanya lebih kritis sebelum mendaftar beasiswa. Apakah semua beasiswa mengharuskan penerimanya kembali ke negara asal? Jawabannya tidak.
Ada banyak program fully funded dari pemerintah asing maupun lembaga internasional yang tidak memiliki kewajiban pulang ke Indonesia.
Artinya, setelah lulus, penerima beasiswa bebas menentukan arah hidupnya apakah ingin bekerja di negara tujuan, melanjutkan studi, berpindah ke negara lain, atau kembali ke Indonesia atas pilihan pribadi, bukan karena kontrak.
Berikut ini 7 beasiswa fully funded yang dikenal luas karena tidak mensyaratkan kewajiban kembali ke Indonesia.
1. MEXT Scholarship
MEXT Scholarship adalah program beasiswa dari pemerintah Jepang yang telah lama menjadi favorit mahasiswa Indonesia. Program ini tersedia untuk jenjang sarjana, magister, doktoral, hingga program riset non-gelar di berbagai universitas Jepang.
Baca Juga: Dwi Sasetyaningtyas Anak Siapa? Profesi Ayahnya Tidak Sembarangan
Cakupan pendanaannya sangat komprehensif. Penerima dibebaskan dari biaya kuliah, memperoleh tunjangan hidup bulanan, tiket pesawat pulang-pergi, serta asuransi kesehatan.
Dalam banyak kasus, mahasiswa juga mendapatkan pelatihan bahasa Jepang sebelum memasuki perkuliahan utama.
Karena beasiswa ini diberikan langsung oleh pemerintah Jepang kepada individu mahasiswa internasional, tidak ada kontrak dengan pemerintah Indonesia yang mengharuskan penerima kembali setelah lulus.
Banyak alumni MEXT yang membangun karier di Jepang, bekerja di perusahaan multinasional, atau melanjutkan studi di negara lain.
2. GKS
Global Korea Scholarship, atau GKS, merupakan program beasiswa dari pemerintah Korea Selatan yang dikelola oleh NIIED. Beasiswa ini tersedia untuk jenjang S1 hingga S3 dan mencakup pembiayaan penuh.
Berita Terkait
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Dicopot Dedi Mulyadi Gegara KTP, Segini Fantastisnya Gaji Kepala Samsat Soekarno-Hatta!
- Intip Kekayaan Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi gara-gara Pajak
- 5 HP Murah 5G di Bawah Rp2 Juta, Koneksi Kencang untuk Multitasking
Pilihan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
Terkini
-
Terpopuler: Dicopot Dedi Mulyadi, Gaji Kepala Samsat Soekarno Hatta Segini Tapi Kekayaannya...
-
5 Lipstik Lokal untuk Makeup Bold, Warna Intens Elegan dan Tahan Seharian
-
Mengapa Benjamin Netanyahu Mengubah Namanya? Ini Nama Asli PM Israel
-
Profil Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi
-
5 Parfum Ahmed Al Maghribi Termurah, Wangi Mewah ala Asia Tengah
-
6 Shio Paling Hoki pada 11 April 2026: Banjir Cuan di Akhir Pekan
-
5 Urutan Skincare Pagi Azarine Bright & Glow Booster untuk Mencerahkan Wajah Kusam
-
5 Rekomendasi Sepatu Lokal Mirip Onitsuka Tiger, Harga Mulai Rp 100 Ribuan
-
Harga 4 Parfum Refill YSL, Wangi Mewah dan Tahan Lama
-
Harga Sabun Cuci Muka Barber Daily Berapa? 3 Tipe Facewash Terbaik Buat Pria