Lifestyle / Komunitas
Selasa, 24 Februari 2026 | 14:16 WIB
Ilustrasi Beasiswa Fully Funded yang Tidak Wajib Pulang ke Indonesia. (Freepik)

Suara.com - Belakangan ini, publik ramai membicarakan kasus Dwi Sasetyaningtyas, penerima beasiswa dari Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP), yang menjadi sorotan karena suaminya tidak kembali ke Indonesia setelah masa studi yang dibiayai negara selesai.

Permasalahan tersebut kembali membuka diskusi lama ketika seseorang menerima beasiswa dari pemerintah Indonesia, ada tanggung jawab moral dan kontraktual untuk pulang dan berkontribusi di tanah air.

LPDP memang memiliki aturan tegas mengenai kewajiban kembali dan masa pengabdian, karena dana yang digunakan berasal dari anggaran negara.

Kasus ini mungkin membuat banyak calon mahasiswa mulai bertanya lebih kritis sebelum mendaftar beasiswa. Apakah semua beasiswa mengharuskan penerimanya kembali ke negara asal? Jawabannya tidak.

Ada banyak program fully funded dari pemerintah asing maupun lembaga internasional yang tidak memiliki kewajiban pulang ke Indonesia.

Artinya, setelah lulus, penerima beasiswa bebas menentukan arah hidupnya apakah ingin bekerja di negara tujuan, melanjutkan studi, berpindah ke negara lain, atau kembali ke Indonesia atas pilihan pribadi, bukan karena kontrak.

Berikut ini 7 beasiswa fully funded yang dikenal luas karena tidak mensyaratkan kewajiban kembali ke Indonesia.

1. MEXT Scholarship

MEXT Scholarship adalah program beasiswa dari pemerintah Jepang yang telah lama menjadi favorit mahasiswa Indonesia. Program ini tersedia untuk jenjang sarjana, magister, doktoral, hingga program riset non-gelar di berbagai universitas Jepang.

Baca Juga: Dwi Sasetyaningtyas Anak Siapa? Profesi Ayahnya Tidak Sembarangan

Cakupan pendanaannya sangat komprehensif. Penerima dibebaskan dari biaya kuliah, memperoleh tunjangan hidup bulanan, tiket pesawat pulang-pergi, serta asuransi kesehatan.

Dalam banyak kasus, mahasiswa juga mendapatkan pelatihan bahasa Jepang sebelum memasuki perkuliahan utama.

Karena beasiswa ini diberikan langsung oleh pemerintah Jepang kepada individu mahasiswa internasional, tidak ada kontrak dengan pemerintah Indonesia yang mengharuskan penerima kembali setelah lulus.

Banyak alumni MEXT yang membangun karier di Jepang, bekerja di perusahaan multinasional, atau melanjutkan studi di negara lain.

Beasiswa yang tidak harus kembali ke Indonesia (freepik)

2. GKS

Global Korea Scholarship, atau GKS, merupakan program beasiswa dari pemerintah Korea Selatan yang dikelola oleh NIIED. Beasiswa ini tersedia untuk jenjang S1 hingga S3 dan mencakup pembiayaan penuh.

Load More