- LPDP mengaudit total dana beasiswa alumni berinisial AP, dipicu polemik unggahan istri tentang kewarganegaraan anak mereka.
- Direktur Utama LPDP mengonfirmasi perhitungan meliputi dana pokok studi 2015-2016 dan 2017-2021 beserta nilai bunganya.
- Menteri Keuangan menyatakan AP wajib mengembalikan seluruh dana LPDP dan akan dimasukkan daftar hitam sanksi administratif.
Suara.com - Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) saat ini tengah melakukan proses audit mendalam untuk menentukan nilai total pengembalian dana beasiswa yang harus dibayarkan oleh alumni berinisial AP.
Langkah tegas ini diambil menyusul polemik di media sosial yang melibatkan istri AP, yakni Dwi Sasetyaningtyas (DS), yang dinilai telah merendahkan martabat bangsa melalui unggahan terkait kewarganegaraan anak mereka.
Direktur Utama LPDP, Sudarto, memberikan keterangan resmi mengenai perkembangan kasus ini dalam taklimat media yang digelar di kantor Kementerian Keuangan, Jakarta, pada Rabu (25/2) malam.
Sudarto menegaskan bahwa pihak lembaga memiliki catatan lengkap mengenai seluruh aliran dana yang telah diberikan kepada AP selama masa studinya di luar negeri.
“Kalau (uang) yang dikembalikan, masih dihitung. Kami ada datanya, ada hitung-hitungannya,” kata Direktur Utama LPDP Sudarto dalam taklimat media di kantor Kementerian Keuangan, Jakarta, Rabu (25/2) malam.
Proses kalkulasi ini mencakup periode studi yang cukup panjang. Sudarto menjelaskan bahwa AP menempuh masa studi pada rentang tahun 2015 hingga 2016, yang kemudian berlanjut kembali pada periode 2017 hingga 2021.
Mengingat durasi pendidikan yang mencapai beberapa tahun tersebut, LPDP harus memastikan setiap komponen biaya, mulai dari biaya hidup, uang kuliah (tuition fee), hingga biaya pendukung lainnya, terdata dengan akurat sebelum ditagihkan kembali kepada yang bersangkutan.
Selain dana pokok pendidikan, pihak LPDP juga sedang menghitung nilai bunga yang timbul dari keseluruhan dana yang telah digelontorkan.
Sudarto berkomitmen untuk mengumumkan hasil akhir dari perhitungan tersebut kepada masyarakat luas, mengingat dana yang dikelola oleh LPDP merupakan dana publik yang harus dipertanggungjawabkan secara transparan.
Baca Juga: Anak Pejabat Terima Beasiswa LPDP? Dirut Sudarto Buka Suara: Kami Cari Top of The Top Talenta
Langkah LPDP ini sejalan dengan instruksi dari Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa.
Sebelumnya, Menkeu telah memberikan pernyataan keras bahwa AP akan mengembalikan seluruh dana beasiswa yang diterimanya kepada negara sebagai bentuk konsekuensi atas tindakan yang dinilai tidak menunjukkan rasa nasionalisme.
“Bosnya LPDP sudah berbicara dengan suami yang bersangkutan. Dan dia sepertinya sudah setuju untuk mengembalikan uang yang dipakai dari LPDP. Jadi termasuk bunganya loh. Uang LPDP kan kalau saya taruh uang itu di bank, ya kan ada bunganya, kan dengan treatment yang fair,” ujar Purbaya dalam konferensi pers APBN KiTa edisi Februari 2026 di Jakarta, Senin (23/2).
Menteri Keuangan secara terbuka menyatakan kekecewaannya terhadap sikap alumni tersebut.
Purbaya menekankan bahwa setiap rupiah yang dikelola oleh LPDP memiliki tanggung jawab moral yang besar karena bersumber dari kontribusi seluruh rakyat Indonesia melalui pajak, serta sebagian lainnya berasal dari utang negara.
Dana tersebut dialokasikan secara khusus dengan harapan para penerimanya dapat berkontribusi kembali bagi pembangunan sumber daya manusia (SDM) di tanah air.
Berita Terkait
-
Anak Pejabat Terima Beasiswa LPDP? Dirut Sudarto Buka Suara: Kami Cari Top of The Top Talenta
-
Disorot soal Kontribusi LPDP, Tasya Kamila Minta Maaf dan Bahas Pajak
-
Warning Bagi Awardee! LPDP Sanksi Alumni Tak Pulang, Wajib Kembalikan Dana Hingga Rp2 Mi
-
Isyana Sarasvati Kuliah di Mana? Bantah Tuduhan Terima Beasiswa LPDP
-
Tasya Kamila Sampaikan Permintaan Maaf Terkait Unggahan Kontribusi LPDP, Kini Singgung Pajak
Terpopuler
- Lirik Lagu 'MBG Mas Bahlil Ganteng' yang Viral, Lengkap Asal Usulnya
- 7 HP Midrange Serasa Flagship 2026: Spesifikasi Premium dan Performa Juara
- 5 HP Realme RAM 12 GB dan Kamera Jernih Paling Murah Mulai Rp2 Jutaan
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 4 Sepatu Nike Tanpa Tali Serbaguna: Nyaman untuk Olahraga, Praktis buat Jalan Santai
Pilihan
-
Bos Nvidia Serobot Antrean Jagung Bakar dengan Traktir Semua Pembeli, Egois atau Dermawan?
-
BREAKING NEWS! Persija Resmi Tidak Perpanjang Kontrak Mauricio Souza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
Terkini
-
Digeruduk Yakuza Mangenes, Pengasuh Ponpes Pekalongan Ditangkap usai Diduga Cabuli 25 Santri
-
Iduladha 1447 H, Kemensos Salurkan 295 Ekor Hewan Kurban ke Berbagai Wilayah Indonesia
-
Bukan Cuma Pagar Canggih, Gang Haji Jeni Kini Punya 'Smart Geprek' Pengubah Sampah Jadi Cuan
-
Gedung Putih Bangun Arena Baku Pukul untuk Rayakan HUT ke-250 AS dan Ulang Tahun Trump
-
Alarm Bahaya! Ratusan Siswa di 26 Provinsi Terpapar Radikalisme Lewat Medsos dan Game Online
-
Ketua MUI Soal Sapi Kurban Prabowo Pakai APBN: Sah Secara Syar'i
-
DPR Murka! Skandal Riset Palsu WNI di Denmark Hancurkan Marwah Akademisi RI
-
Sapi Kurban Pak Suardi 'Ngambek' Saat Mau Dipotong, Damkar DKI Sampai Turun Tangan
-
Tipu-Tipu 'Paranormal Sakti' di Duren Sawit, Motor Korban Raib Usai Ritual Paku
-
Vila dan Homestay Wajib Punya NIB Mulai 1 Agustus, yang Ilegal Bakal Dicoret dari Aplikasi