Lifestyle / Komunitas
Kamis, 26 Februari 2026 | 15:10 WIB
Umat Muslim beriktikaf di Masjid Istiqlal, Jakarta. (Suara.com/Oke Atmaja)

Oleh sebab itu, banyak umat Islam memilih untuk fokus beribadah dan menetap di masjid pada periode tersebut.

Umat Muslim beriktikaf di Masjid Istiqlal, Jakarta. (Suara.com/Oke Atmaja)

Niat Iktikaf di Masjid

Agar pelaksanaan iktikaf sampai kepada tujuannya, seseorang perlu meniatkannya di dalam hati. Berikut bacaan niat iktikaf:

Arab:

نَوَيْتُ الاعْتِكَافَ فِي هٰذَا الْمَسْجِدِ سُنَّةً لِلَّهِ تَعَالَى

Latin:

Nawaitul i’tikaafa fii haadzal masjidi sunnatan lillaahi ta’aalaa

Artinya:

"Aku berniat iktikaf di masjid ini sebagai sunah karena Allah Ta’ala."

Niat ini dibaca saat mulai berdiam diri di masjid untuk tujuan iktikaf. Meski sederhana, niat menjadi penentu sah atau tidaknya suatu ibadah.

Baca Juga: 5 Tempat Bukber Estetik di Jogja, Harga Terjangkau Mulai Rp5 Ribuan Saja

Tata Cara Iktikaf

Secara umum, tata cara iktikaf cukup sederhana. Setelah berniat, seorang Muslim menetap di masjid dalam jangka waktu tertentu dengan tujuan beribadah kepada Allah SWT.

Iktikaf sah apabila dilakukan di masjid, terutama masjid yang digunakan untuk salat berjamaah.

Selama iktikaf, dianjurkan untuk mengurangi aktivitas yang tidak berkaitan dengan ibadah. Kita juga dianjurkan untuk menghindari perbuatan sia-sia seperti melakukan percakapan atau kegiatan yang tidak bermanfaat sebaiknya dihindari agar tujuan spiritual tetap terjaga.

Iktikaf dapat dilakukan dalam durasi yang bervariasi, mulai dari beberapa jam hingga sepuluh hari penuh, tergantung kemampuan masing-masing.

Amalan yang Dianjurkan saat Iktikaf

Agar waktu selama iktikaf lebih optimal, berikut beberapa amalan yang dianjurkan:

1. Memperbanyak Salat Sunah

Salat Tahajud, Witir, Dhuha, dan salat sunnah lainnya sangat dianjurkan. Malam-malam terakhir Ramadan menjadi momen terbaik untuk memperbanyak qiyamul lail.

2. Membaca dan Merenungkan Al-Qur’an

Tadarus Al-Qur’an menjadi amalan utama di bulan Ramadan. Selain membaca, memahami dan merenungkan maknanya juga sangat dianjurkan.

3. Berzikir

Mengucapkan kalimat-kalimat thayyibah seperti Subhanallah, Alhamdulillah, Laa ilaaha illallah, dan Allahu Akbar dapat memperkuat keimanan serta menenangkan hati.

4. Memperbanyak Doa

Sepuluh malam terakhir adalah waktu mustajab untuk berdoa. Umat Islam dianjurkan memohon ampunan, rahmat, serta kebaikan dunia dan akhirat.

5. Mempelajari Ilmu Agama

Mengisi waktu dengan membaca buku agama, mendengarkan ceramah, atau berdiskusi tentang ilmu syariat juga menjadi amalan yang bermanfaat.

Demikian itu informasi kapan mulai iktikaf Ramadan 2026. Dengan niat yang tulus, persiapan fisik dan mental, serta perencanaan ibadah yang baik, iktikaf dapat menjadi momen refleksi spiritual yang mendalam.

Terlebih di penghujung Ramadan, ketika setiap Muslim berharap dapat meraih Lailatul Qadar dan menutup bulan suci dengan amalan terbaik.

Kontributor : Mutaya Saroh

Load More