Suara.com - Bulan Ramadan selalu menjadi momen istimewa bagi umat Islam. Selain menahan lapar dan dahaga, umat Muslim juga memperbanyak ibadah, termasuk membaca doa saat berbuka puasa.
Namun, sering muncul pertanyaan: apakah doa buka puasa Ramadan berbeda dengan doa buka puasa sunah? Atau sebenarnya sama saja? Berikut penjelasan lengkapnya, sekaligus bacaan doa buka puasa dalam bahasa Arab, latin, dan artinya.
Secara umum, tidak ada perbedaan khusus antara doa buka puasa Ramadan dan doa buka puasa sunah. Dalam ajaran Islam, tidak ditemukan dalil yang secara tegas membedakan lafaz doa berbuka antara puasa wajib dan puasa sunah.
Artinya, doa yang dibaca ketika berbuka puasa Ramadan juga boleh dibaca ketika berbuka puasa sunah seperti Senin-Kamis, puasa Arafah, puasa Syawal, dan lainnya.
Yang membedakan antara puasa Ramadan dan puasa sunah adalah niat dan hukumnya. Puasa Ramadan hukumnya wajib bagi setiap Muslim yang memenuhi syarat, sedangkan puasa sunah bersifat anjuran.
Namun ketika tiba waktu berbuka, doa yang dianjurkan tetap sama karena esensinya adalah rasa syukur kepada Allah SWT atas nikmat yang diberikan serta kekuatan untuk menyelesaikan ibadah puasa.
Ada dua bacaan doa buka puasa yang populer di Indonesia. Pertama adalah doa yang bersumber dari hadis riwayat Abu Dawud. Doa ini dinilai lebih kuat dasar hadisnya oleh banyak ulama.
Doa pertama:
اللَّهُمَّ إِنِّي لَكَ صُمْتُ وَبِكَ آمَنْتُ وَعَلَيْكَ تَوَكَّلْتُ وَعَلَىٰ رِزْقِكَ أَفْطَرْتُ
Baca Juga: Waktu Pembayaran Zakat Fitrah: Kapan yang Wajib, Makruh, hingga Haram?
Latin:
Allahumma inni laka shumtu wa bika aamantu wa ‘alaika tawakkaltu wa ‘ala rizqika afthartu.
Artinya:
“Ya Allah, karena-Mu aku berpuasa, kepada-Mu aku beriman, kepada-Mu aku bertawakal, dan dengan rezeki-Mu aku berbuka.”
Doa ini sangat familiar di Indonesia dan sering diajarkan sejak kecil. Meskipun demikian, sebagian ulama menyebut bahwa sanad hadisnya memiliki kelemahan, meski tetap boleh diamalkan karena termasuk doa yang baik dan maknanya benar.
Doa kedua yang juga banyak dianjurkan berasal dari hadis yang dinilai lebih sahih:
Berita Terkait
-
Waktu Pembayaran Zakat Fitrah: Kapan yang Wajib, Makruh, hingga Haram?
-
8 Rekomendasi Tone Up Cream untuk Makeup Sat-Set Saat Bukber
-
5 Model Gamis Kebanggaan Mertua yang Jadi Tren Lebaran 2026
-
Work-Life Balance Saat Ramadan: Tetap Produktif Tanpa Kehilangan Makna
-
Kapan Mulai Iktikaf Ramadan 2026? Ini Jadwal, Bacaan Niat, dan Tata Caranya
Terpopuler
Pilihan
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
Terkini
-
5 Mesin Cuci Front Loading Langsung Kering Tanpa Jemur, Baju Bisa Langsung Dipakai
-
5 Zodiak Paling Hoki Soal Keuangan dan Karier pada 13 April 2026
-
5 AC Portable Mini Watt Kecil untuk di Kamar: Angin Semriwing, Anti Ribet Pemasangan
-
7 Mesin Cuci 2 Tabung yang Awet dan Hemat Listrik, Cucian Cepat Kering dan Bersih Maksimal
-
Pilah Sampah dari Sumber, Jalan Nyata Jakarta Tekan Timbulan hingga Tuntas
-
Transformasi Pengelolaan Sampah Daerah Harus Dimulai dari Hulu, Bukan Solusi Instan Hilir
-
Kemenekraf Dukung IDD Pavilion Tembus Dunia, Target Ubah Citra Indonesia Jadi Pusat Desain Global
-
Bagaimana Cara agar Cushion Tidak Luntur Saat Berkeringat? 7 Tips Makeup Tahan Lama di Cuaca Panas
-
5 Serum Anti Aging Ampuh untuk Hilangkan Kerutan Wajah
-
5 Bedak Glad2Glow untuk Kulit Sawo Matang yang Tahan Lama