Suara.com - Melakukan peeling sering menjadi pilihan saat Anda ingin kulit tampak lebih cerah dan halus dalam waktu relatif singkat. Prosedur ini bekerja dengan mengangkat lapisan sel kulit mati sehingga wajah terlihat lebih segar.
Namun, setelah tindakan tersebut, kulit berada dalam fase pemulihan yang membuatnya lebih sensitif terhadap berbagai produk perawatan.
Karena itu, memahami skincare yang tidak boleh dipakai setelah peeling sangat penting agar hasil perawatan tidak sia-sia.
Jika Anda terlalu cepat kembali menggunakan produk aktif tertentu, risiko iritasi dan gangguan skin barrier bisa meningkat.
Berikut ini beberapa jenis skincare yang sebaiknya Anda hentikan sementara setelah peeling.
1. Retinol
Bahan ini populer dalam rangkaian anti aging karena kemampuannya mempercepat regenerasi sel. Retinol, yang termasuk dalam kelompok retinoid atau turunan vitamin A seperti asam retinoat, sering ditemukan dalam serum malam dan krim peremajaan kulit.
Setelah peeling, kulit sudah mengalami proses eksfoliasi yang cukup intens. Menggunakan retinoid pada fase ini dapat memicu rasa perih, kemerahan, dan pengelupasan berlebih. Oleh sebab itu, retinol termasuk skincare yang tidak boleh dipakai setelah peeling sampai kondisi kulit benar-benar stabil kembali.
2. Benzoyl Peroxide
Baca Juga: Viral Host Quezelyhere Mundur, Ini Sanksi Hukum Artis yang Pura-Pura Spill Skincare padahal Endorse
Produk jerawat sering mengandalkan kandungan ini untuk membantu mengurangi bakteri penyebab inflamasi. Biasanya Anda dapat menemukannya dalam bentuk gel totol, sabun wajah khusus acne, atau krim perawatan kulit berminyak.
Sifatnya yang kuat dan cenderung mengeringkan membuat benzoyl peroxide kurang aman digunakan setelah peeling. Kulit yang sedang dalam masa pemulihan membutuhkan kelembapan, bukan bahan yang memperparah kekeringan. Jika tetap digunakan, risiko iritasi dan sensasi terbakar bisa meningkat.
3. AHA dan BHA
Beberapa orang terbiasa memakai toner atau serum eksfoliasi untuk menjaga tekstur kulit tetap halus. AHA atau alpha hydroxy acid serta BHA seperti asam salisilat termasuk jenis asam yang bekerja mengangkat sel kulit mati dan membersihkan pori.
Karena peeling sudah melakukan fungsi eksfoliasi secara mendalam, penggunaan AHA dan BHA setelahnya dapat menyebabkan over exfoliation. Kulit bisa menjadi sangat kering, tipis, bahkan lebih sensitif terhadap sinar matahari. Inilah alasan mengapa produk asam eksfoliasi termasuk skincare yang tidak boleh digunakan setelah peeling untuk sementara waktu.
4. Vitamin C
Berita Terkait
Terpopuler
- Profil dan Pekerjaan Jhon LBF, Siap Bantu Ruben Onsu Bayar Kerugian Rp3,5 M
- 6 HP Realme RAM 12 GB dengan Performa Kencang, Mulai Rp2 Jutaan
- 3 Shio yang Menarik Keberuntungan Sepanjang September 2026, Hoki Sebulan Penuh
- Erick Thohir Buka Hasil Evaluasi Timnas Indonesia usai Gagal di Piala AFF 2026
- 5 Pilihan Rice Cooker Panci Keramik yang Awet, Tahan Gores, dan Mudah Dibersihkan
Pilihan
-
Sempat Serukan Serang Hercules! Admin Akun Pemukiman Setan Ditangkap Polisi karena Molotov
-
Pidato Pertama Sebagai Ketua Umum PBNU, Gus Kikin Berseloroh: Baru Dua Jam Saja
-
Jalani Ritual di Danau Sunter, WNA Aljazair Dievakuasi Setelah Dirayu 3 Jam
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
Terkini
-
Tunggakan Rp14,8 Miliar, 303 Pemain Belum Digaji: Ada Klub Raffi Ahmad Rans FC
-
Bukan Cuma Jadi Konsumen! DPR Ingin Indonesia Kuasai Ekosistem AI
-
Alasan Ada Agenda Lain, Anggota DPR Satori Mangkir dari Pemeriksaan KPK
-
Persib Lolos ACL Two dengan Drama! Mariano Peralta Jadi Pahlawan di Menit-Menit Akhir
-
Cegah Risiko Pidana, Pakar Sebut Pemerintah Tepat Atur Pembelian Timah Rakyat
-
Desak Pelaku Pengeroyok Bambang Setiawan Ditangkap, Wamen HAM: Harus Ditindak Tegas!
-
Dedi Mulyadi: Uang Pajak Warga Depok Siap Disulap Jadi Flyover dan Underpass
-
Setengah Karhutla Terjadi di Wilayah Korporasi yang Izinnya dari Negara!
-
Sikap Bupati Bogor Usai KPK Masuk Pemkab: Serahkan Proses Hukum dan Hargai Praduga Tak Bersalah
-
Padam Setelah 30 Jam, Kebakaran Pabrik Plastik di Serang Telan Kerugian Rp41 Miliar