- TelkomGroup membuka program mudik gratis pada menjelang Lebaran 2026.
- Kuota yang tersedia pada mudik kali ini sebanyak 1.700 kursi.
- TelkomGroup menyediakan 27 armada bus dan 3 kapal laut untuk program mudik gratis 2026.
Suara.com - Menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 H, tradisi mudik menjadi momen yang ditunggu-tunggu oleh jutaan masyarakat Indonesia. Untuk mendukung perjalanan pulang kampung yang aman dan nyaman, TelkomGroup kembali menghadirkan program mudik dengan tema "Mudik Aman, Berbagi Harapan"
Pada Lebaran 2026 ini, TelkomGroup menyediakan 1.700 kuota menggunakan 27 armada bus dan 3 rute kapal laut untuk menjangkau destinasi pemudik di luar Pulau Jawa.
Pendaftaran dibuka mulai 3 Maret 2026 secara online dan akan ditutup ketika kuota telah terpenuhi sepenuhnya. Mengingat keterbatasan kursi, calon peserta disarankan untuk segera mendaftar agar tidak kehabisan kesempatan.
Jadwal Keberangkatan
Mudik gratis bersama TelkomGroup 2026 dijadwalkan berangkat pada Selasa, 17 Maret 2026 titik kumpul di Museum Satria Mandala, Jakarta Selatan.
Informasi mengenai detail waktu dan teknis keberangkatan akan disampaikan secara langsung kepada para peserta yang sudah terverifikasi.
Rute Perjalanan
Jakarta – Surabaya – Malang
Jakarta – Magelang – Sleman – Yogyakarta – Wonosari
Jakarta – Semarang
Jakarta – Yogyakarta
Jakarta – Ponorogo
Jakarta – Malang
Jakarta – Lampung
Jakarta – Palembang
Jakarta – Tasikmalaya
Cara Pendaftaran
Baca Juga: 10 Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu Bank Mandiri Terdekat di Jakarta
Pendaftaran program mudik bersama TelkomGroup 2026 dibuka mulai 3 Maret 2026. Calon pemudik dapat mengakses melalui laman resmi https://mudik2026.telkomgroup.id/.
Perlu diingat bahwa kuota keberangkatan terbatas sehingga masyarakat diimbau untuk segera mendaftar melalui laman resmi yang disediakan oleh TelkomGroup.
Calon peserta harus membuat akun baru dengan mengisi data diri dasar seperti nama, alamat email, dan nomor telepon. Setelah akun dibuat, lengkapi formulir pendaftaran dengan informasi lengkap, termasuk pilihan rute dan jumlah peserta (maksimal per keluarga). Calon peserta juga diminta untuk mengunggah dokumen pendukung.
Syarat utama untuk mengikuti program ini adalah menjadi warga negara Indonesia yang berdomisili di Jakarta atau sekitarnya, serta tidak memiliki akses transportasi mudik lainnya. Peserta harus sehat jasmani dan rohani, serta bersedia mematuhi protokol keselamatan selama perjalanan.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Sabun Cuci Muka dengan Kolagen untuk Kencangkan Wajah, Bikin Kulit Kenyal dan Glowing
- Tak Perlu Mahal! Ini 3 Mobil Bekas Keluarga yang Keren dan Nyaman
- Dapat Status Pegawai BUMN, Apa Saja Tugas Manajer Koperasi Merah Putih?
- 5 HP Xiaomi yang Awet Dipakai Bertahun-tahun, Performa Tetap Mantap
- Oki Setiana Dewi Jadi Kunci Kasus Pelecehan Syekh Ahmad Al Misry Terbongkar Lagi, Ini Perannya
Pilihan
-
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz, IRGC: Amerika Serikat Perompak!
-
Selat Hormuz Kembali Ditutup? Iran Dituding Tembak Kapal Tanker di Dekat Oman
-
BREAKING NEWS! Iran Resmi Buka Blokade Selat Hormuz Sepenuhnya
-
Kisah di Balik Korban Helikopter Sekadau, Perjalanan Terakhir yang Tak Pernah Sampai
-
DPR Minta Ombudsman RI Segera Konsolidasi Internal Usai Ketua Jadi Tersangka Korupsi Nikel
Terkini
-
6 Shio Paling Cuan Minggu 19 April 2026, Waspadai Hari Bahaya Babi Air
-
4 Zodiak Paling Beruntung 19 April 2026, Rahasia Capricorn dan Scorpio Raih Kesuksesan
-
Harga Plastik Es Cekek Mahal? Ini Rekomendasi Tumbler Kece Harga Ciamik
-
Apa Merk Pensil Alis yang Bagus dan Tahan Air? Ini 5 Pilihan Produknya Agar Alis On Fleek Seharian
-
Kulkas Inverter vs Biasa Lebih Bagus Mana? Ini 5 Rekomendasi yang Paling Awet
-
5 Sepatu Lari Lokal Murah dengan Fitur Mewah, Tak Kalah Keren dari Asics
-
Sepatu On Cloud Seri Apa yang Paling Murah? Ini 5 Terbaik untuk Jalan Jauh dan Daily Run
-
Air Fryer Butuh Berapa Watt? Ini 5 Pilihan Paling Hemat Listrik untuk Dapur
-
Eyeliner yang Bagus dan Tahan Lama Merk Apa? Ini 5 Pilihan Produknya yang Anti Luntur
-
Kronologi Terbongkarnya Kasus Pelecehan Syekh Ahmad Al Misry, Santri Jadi Korban