- Prabowo Subianto resmi mencopot Dadan Hindayana dari jabatan Kepala BGN pada 2 Juni 2026.
- Posisi tersebut kini diisi oleh Nanik Sudaryati Deyang yang dikenal terlibat dalam pengembangan program gizi nasional.
- Publik kini banyak mencari informasi mengenai latar belakang pendidikan dan perjalanan karier Nanik S Deyang hingga dipercaya memimpin BGN.
Suara.com - Presiden Prabowo Subianto resmi mencopot Dadan Hindayana dari jabatan Kepala BGN (Badan Gizi Nasional) pada Selasa, 2 Juni 2026.
Posisi tersebut kini dipercayakan kepada Nanik Sudaryati Deyang atau yang lebih dikenal sebagai Nanik S Deyang, sosok yang selama ini turut berperan dalam pengembangan program gizi nasional.
Pergantian pimpinan BGN ini langsung menarik perhatian publik, terutama karena lembaga tersebut memegang peran penting dalam pelaksanaan berbagai program strategis pemerintah.
Tak heran, profil hingga latar belakang pendidikan Nanik S Deyang kini banyak dicari oleh masyarakat.
Lantas, sebenarnya Nanik S Deyang menempuh pendidikan di mana dan seperti apa perjalanan kariernya hingga kini dipercaya menjadi Kepala BGN?
Pendidikan Nanik S Deyang, Resmi Jadi Kepala BGN Baru
Nama Nanik Sudaryati Deyang atau Nanik S Deyang tengah menjadi sorotan publik setelah ditunjuk Presiden Prabowo Subianto sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) yang baru.
Penunjukan tersebut menarik perhatian karena Nanik menggantikan Dadan Hindayana yang dikenal sebagai akademisi lulusan S3 Entomologi (Ilmu Serangga) di Leibniz University Hannover, Jerman.
Dari sisi pendidikan, Nanik S Deyang merupakan alumni Fakultas Biologi Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed), Purwokerto.
Latar belakang keilmuan ini membuatnya memiliki kedekatan dengan bidang sains dan kesehatan yang berkaitan dengan tugas BGN dalam meningkatkan kualitas gizi masyarakat.
Baca Juga: Siapa Nanik S Deyang? Ini Profil Pengganti Kepala BGN yang Dicopot Presiden
Perempuan kelahiran Madiun, Jawa Timur, 3 Januari 1968 itu memulai karier profesionalnya di dunia jurnalistik.
Nanik tercatat pernah menjadi wartawan tabloid Bangkit sebelum meniti karier lebih tinggi di sejumlah perusahaan media nasional.
Berdasarkan Data Pers 2014, karier Nanik berkembang ke level manajemen media dengan menjabat sebagai Pemimpin Utama majaalah Femme serta Direktur Utama tabloid Info Kecantikan.
Sumber yang sama juga menyebutkan bahwa Nanik pernah menjadi Komisaris untuk beberapa media, di antaranya ada The Politic, Info Kuliner, dan Peluang Usaha.
Selain berkiprah di dunia media, Nanik juga dikenal aktif dalam dunia politik Tanah Air.
Pada Pilpres 2019, Nanik dipercaya menjadi Wakil Ketua Badan Pemenangan Nasional (BPN) pasangan Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno.
Berita Terkait
Terpopuler
- Parfum Paling Wangi Rasa Apa? Ini 5 Rekomendasi Aroma yang Populer
- 5 Rekomendasi Lipstik Wardah untuk Usia 40-an yang Elegan, Nyaman di Bibir dan Awet
- 5 HP Samsung Galaxy A Series Termurah: Layar Super AMOLED, 5G hingga NFC
- Pesaing Vario 125 dari Yamaha, Tampang Bernuansa R1M
- 5 Parfum Wanita Terbaik untuk Acara Malam, Wanginya Elegan dan Memikat
Pilihan
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
Terkini
-
Menunggu 22 Tahun Hingga Hamil di Usia 45: Kisah Nyata Perjuangan Bayi Tabung yang Menginspirasi
-
Euforia Piala Dunia 2026 Tak Cukup Selamatkan Ekonomi Meksiko: Stadion Penuh, Pemasukan Lesu
-
KPK Tolak Laporan Menhut Raja Juli Kembalikan Amplop Bupati Kuansing
-
Jejak Brutal MYF: Pembacok Samurai di Lumajang yang Ternyata Predator Pemerkosa Driver Ojol
-
Detik-detik Kakek Saniman Terhantam CBR Saat Putar Balik di Watudakon Jombang
-
Jika Argentina Juara, Benarkah Dinasti Baru Sepak Bola Dunia Resmi Dimulai?
-
Deschamps Akui Prancis dan Inggris Sama-sama Ogah Main, tapi Tetap Serius Bidik Tempat Ketiga
-
Pulau Panggang Krisis BBM, Nelayan Terancam Tak Bisa Melaut
-
Misteri Pembunuhan di Ruangan Tertutup dalam Novel Everything Becomes F
-
Panut Rilis Buku Otobiografi, Tegaskan Komitmen Kawal Benteng Hijau Sumatra