Suara.com - Menjelang Idul Fitri 2026, para pengemudi ojek online (ojol) kembali menantikan kebijakan Tunjangan Hari Raya (THR) atau yang sering disebut Bonus Hari Raya (BHR).
Setelah tahun-tahun sebelumnya kebijakan ini baru bersifat himbauan atau bonus proporsional, pemerintah dan aplikator kini menegaskan kelanjutan skema BHR untuk para mitra ojol menjelang Lebaran tahun ini.
Lalu, berapa besaran THR untuk ojol di 2026? Bagaimana mekanisme perhitungannya? Artikel ini mengulas informasi terbaru yang resmi dan relevan untuk Anda ketahui menjelang momen Lebaran.
Apa itu THR / BHR bagi Ojol?
Sebelumnya, istilah THR (Tunjangan Hari Raya) biasanya dikenal untuk pekerja formal (karyawan). Namun karena status pengemudi ojol sebagai mitra dan bukan staf karyawan, pemerintah bersama aplikator memakai istilah Bonus Hari Raya (BHR) untuk pembayaran bonus ini.
Kebijakan BHR ini bertujuan untuk memberikan dukungan finansial bagi pengemudi ojol yang berkontribusi besar dalam mobilitas dan logistik masyarakat menjelang hari raya Idul Fitri.
Perkiraan Besaran THR / BHR Ojol 2026
1. Skema Minimal 25% dari Pendapatan Bersih 12 Bulan
Menurut pernyataan resmi Kementerian Ketenagakerjaan & laporan media nasional, THR/BHR 2026 untuk pengemudi ojol ditetapkan paling sedikit 25% dari rata-rata pendapatan bersih selama 12 bulan terakhir.
Artinya:
Jika rata-rata pendapatan bersih bulanan seorang driver adalah Rp 2 juta, maka THR minimal = 25% × Rp 2 juta = Rp 500.000.
Baca Juga: Pengamat: BHR untuk Mitra Ojol Bentuk Kebijakan Perusahaan Berbasis Produktivitas
Ini berlaku bagi pengemudi yang aktif terdaftar selama 12 bulan terakhir.
2. Perkiraan Nominal BHR untuk Ojol
Berdasarkan data pemerintah dan perusahaan aplikasi:
- BHR untuk ojol roda dua diperkirakan sekitar Rp 150.000 hingga Rp 900.000, tergantung aktivitas dan kinerja driver selama setahun.
- Nominal paling rendah biasanya sekitar Rp 150 ribu, sementara yang aktif dan berkinerja baik bisa mencapai mendekati Rp 900 ribu atau lebih.
3. Total Anggaran & Jumlah Penerima
Pemerintah memperkirakan sekitar 850.000 pengemudi ojol akan menerima BHR dengan total anggaran mencapai Rp 220 miliar yang disalurkan oleh aplikator besar seperti Gojek dan Grab.
Siapa yang Berhak Menerima THR Ojol 2026?
Secara garis besar, penerima BHR adalah:
Berita Terkait
Terpopuler
- Sejumlah Harga BBM Naik Hari Ini, JK: Tidak Bisa Tahan Lagi Negara Ini, Keuangannya Defisit
- 10 Bulan di Laut, 4000 Marinir di Kapal Induk USS Gerald Ford Harus Ngantri Buat BAB
- 5 Tinted Sunscreen yang Bagus untuk Flek Hitam dan Melasma
- 7 Bedak Compact Powder Anti Luntur Bikin Glowing Seharian, Cocok Buat Kegiatan Outdoor
- Kecewa Warga Kaltim hingga Demo 21 April, Akademisi Ingatkan soal Kejadian Pati
Pilihan
-
Gempa 7,5 M Guncang Jepang, Peringatan Tsunami hingga 3 Meter Dikeluarkan
-
Respons Santai Jokowi Soal Pernyataan JK: Saya Orang Kampung!
-
Pemainnya Jadi Korban Tendangan Kungfu, Bos Dewa United Tempuh Jalur Hukum
-
Penembakan Massal Louisiana Tewaskan 8 Anak, Tragedi Paling Berdarah Sejak Awal Tahun 2024
-
Viral Tendangan Kungfu ke Lawan, Eks Timnas Indonesia U-17 Terancam Sanksi Berat
Terkini
-
7 Rekomendasi Tinted Sunscreen untuk Acne Prone Skin, Ringan dan Gak Bikin Breakout
-
5 Rekomendasi Kaos Kaki Lari Anti Lecet, Olahraga Makin Aman dan Nyaman
-
Apa Bedanya Melasma dan Flek Hitam? Ini 4 Sunscreen yang Efektif Menyamarkan
-
5 Sepatu Running Lokal Senyaman Puma untuk Daily Trainer, Ada yang Carbon Plate
-
Kenapa Pengering Mesin Cuci Tidak Mau Berputar? Ini 7 Cara Mengecek Sebelum Panggil Teknisi
-
5 Rekomendasi Bedak Translucent Powder, Bye Wajah Kilap dan Pori Besar
-
Eco-Anxiety di Kalangan Gen Z Meningkat, Ancaman atau Justru Pemicu Aksi Lingkungan?
-
6,9 Ton Ikan Sapu-Sapu Diangkat dari Jakarta: Mengapa Spesies Ini Jadi Ancaman Serius?
-
6 Body Lotion Murah, Bikin Kulit Cerah dan Terhidrasi saat Cuaca Panas
-
6 Rekomendasi Sunscreen Tone Up Terbaik, Wajah Cerah Instan Tanpa White Cast!